Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Jambi

Publication Berita
BPTD Pantau Arus Mudik di Terminal Alam Barajo Jambi, Hingga H-5 Sudah Rib…
5 April 2024, 13.53, 305

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pergerakan pemudik dengan Bus AKAP mulai meningkat tiap harinya di Terminal Tipe A Alam Barajo Kota Jambi.Kepala BPTD Kelas II Jambi, Eko Indra Yanto mengatakan berdasarkan hasil pantauan dari H-7 sampai saat ini H-5 sedikitnya ada 2 ribuan pemudik keluar Jambi."Terpantau ada kenaikan untuk jumlah penumpang kurang lebih 37 persen atau 2 ribuan orang yang sudah melakukan perjalanan keluar Jambi,” kata Eko Indra usai mendampingi Gubernur Jambi Al Haris di acara pelepasan Peserta Program Mudik Gratis di Terminal Alam Barajo pada Jumat (5/4/2024).Sedangkan pihaknya memprediksi keberangkatan penumpang semasa mudik lebaran ini sebanyak 10.092 orang. Dengan jumlah keberangkatan bus sebanyak 5.933 kendaraan.“Bus yang berangkat ke luar Jambi mengalami penurunan, meski turun namun kapasitas bus terisi penuh, sehingga penumpang cukup meningkat,” ujarnya.Eko bilang untuk pergerakan penumpang diangkutan penyeberangan di Kuala Tungkal mengalami penurunan hingga H-5 ini. Hal itu dikarenakan belum merupakan titik puncaknya dari arus mudik.“Kemungkinan Sabtu dan Minggu mengalami peningkatan dari Batam khususnya melalui penyebrangan Kuala Tungkal," ucapnya.Untuk bus yang beroperasi untuk mudik juga sudah dilakukan rumpcheck periode 1 Januari hingga 31 Maret 2024.Hasilnya Bus yang di rampcheck sebanyak 1.142 unit. Bus laik jalan dan operasional ada 846 unit, Bus laik jalan bersyarat (peringatan/perbaikan) ada 82 unit dan Bus dilarang beroperasi ada 220 unit.“Dengan lakukan rampchekc terus menerus kesiapan bus makin siap dan kita harapkan juga khususnya para pengguna jasa harus lebih hati-hati membeli tiket. Sekarang sudah dijual online tidak lagi melalui calo karena sekarang lebih mudah,” pungkasnya. (Tribunjambi.com/Musawira)

Publication Berita
BPTD Jambi Sosialisasi dan Pembinaan Angkutan Sungai Jelang Lebaran 2024
23 Maret 2024, 17.34, 495

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Danau Sipin di Kota Jambi akan menjadi objek wisata andalan yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah saat hari Libur Idul Fitri 1445 H/2024 mendatang.Untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan di wisata danau Sipin, BPTD Kelas II Jambi turun langsung bercengkerama dengan pelaku wisata.Dalam hal ini melakukan sosialisasi dan pembinaan keselamatan pelayaran angkutan sungai dan danau dalam menghadapi angkutan lebaran 2024. Kegiatan sosialisasi dipimpin Kepala BPTD Kelas II Jambi, Eko Indra Yanto turut mengundang PT Jasa Raharja Putra, PT. Jasa Raharja Cabang Jambi, Dishub Provinsi Jambi dan Kota Jambi.Selain wisata Danau Sipin, BPTD Jambi juga menyasar di Dermaga Angso Duo dan Dermaga Tanggo Rajo. Guna kesiapan angkutan lebaran 2024 agar keselamatan dan keamanan pada kapal wisata dan kapal penumpang angkutan Sungai, danau di Kota Jambi berjalan baik.Eko Indra Yanto mengatakan dirinya turun ke lokasi ini untuk mengingatkan kepada pelaku ketek wisata untuk memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan.“Kedatangan kami ingin mempersiapkan terkait angkutan lebaran terutama di wisata ketek di danau Sipin, dan beberapa dermaga sungai di kota Jambi,” katanya pada Sabtu (23/3/2024). Dalam kesempatan ini BPTD Kelas II Jambi memberikan life jacket atau jaket pelampung kepada operator sungai dan danau.Ia pun juga berpesan untuk selalu memakai jaket pelampung ini saat beraktivitas di atas air apalagi untuk penumpang, karena pentingnya keselamatan. “Kami ingin mempersiapkan nantinya disaat angkutan lebaran di danau wisata ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” katanya.Di lokasi ke dua di Dermaga Tanggo Rajo, Eko juga menyampaikan bahwa pentingnya keselamatan dan keamanan pelayaran angkutan sungai dan danau dalam menghadapi angkutan lebaran 2024.“Semoga tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan, saya harap semua berjalan lancar,” pungkasnya.

Publication Berita
Terminal Alam Barajo Kota Jambi Sambut Arus Mudik 2024, Terdata Ratusan Bu…
21 Maret 2024, 13.48, 1793

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terminal Tipe A Alam Barajo Kota Jambi siap menyambut lonjakan pemudik pada momen arus mudik lebaran 2024.Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Alam Barajo Kota Jambi, Rahmad mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pendataan jumlah kendaraan bus AKAP yang ada di Jambi."Dari 19 PO Bus AKAP setidaknya ada 190 armada dengan 684 shift tempat duduk. Itu sudah kita sampaikan dan laporkan ke BPTD Kelas II Jambi," katanya pada Kamis (21/3/2024). Rahmad memperkirakan bahwa puncak arus mudik terjadi mulai 5 April atau H-5 jelang lebaran. Sedangkan arus balik kemungkinan terjadi sekitar 15 April."H-7 kemungkinan ramai aktifitas kedatangan dan keberangkatan bus penumpang di terminal kita," ujarnya. Adapun tujuan bus tersebut sesuai dengan arah kendaraan menuju ke Jogja, Bandung, Jakarta, Palembang dan Sumbar. Karena PO yang didata itu sesuai dengan jurusan kendaraannya masing-masing."Setiap keberangkatan nanti anggota akan melakukan rump check kendaraan agar keselamatan dalam berpergian terjamin. Dalam waktu dekat ini kita akan melaksanaan rapat persiapan untuk menentukan kapan mulai dibuka dan kapan ditutupnya," pungkasnya.

Publication Berita
Persiapan Hadapi Mudik Lebaran 2024, BPTD Jambi Pantau Kondisi Fasilitas P…
17 Maret 2024, 12.18, 471

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi lakukan pemantauan fasilitas perlengkapan jalan jelang mudik lebaran 2024.Kegiatan yang dipimpin Kepala BPTD Kelas II Jambi, Eko Indra Yanto menyasar beberapa titik di jalan nasional yang akan berakhir pada 19 Maret ini.Beberapa titik menjadi sasaran pemantauan, seperti jalan nasional batas Muara Bulian - batas Kabupaten Batanghari dan Muaro Jambi.Pengecekan ini dalam rangka kesiapan fasilitas perlengkapan jalan untuk mendukung aktivitas mudik lebaran mendatang.Eko Indra Yanto mengatakan kegiatan ini untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada pemudik dalam melakukan aktivitas mudik lebaran tahun ini. “Kegiatan ini sederhana namun penting untuk dilakukan untuk mendukung serta menjaga fungsi fasilitas keselamatan jalan terutama rambu - rambu lalu lintas di ruas jalan nasional di Provinsi Jambi,” katanya pada Minggu (17/3/2024).Karenanya pihaknya pun membersihkan rambu - rambu yang usang atau kotor dalam rangka mendukung transportasi yang berkeselamatan yang merupakan fungsi Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, melalui BPTD Kelas II Jambi dalam rangka kesiapan angkutan lebaran 2024.“Kita memastikan semua fasilitas keselamatan berfungsi baik,” ujarnya.Lebih lanjut dijelaskannya secara umum kondisi rambu lalu lintas di daerah ini berfungsi dengan baik. Namun demikian perawatan dan pengecekan rutin akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.“Jika ada fasilitas yang ditemukan tidak berfungsi baik, kita akan melaksanakan koordinasi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kab/Kota dan Provinsi Jambi serta instansi terkait lainnya,” pungkasnya.

Publication Berita
Pemkab Kerinci dan Sungai Penuh Usulkan Layanan Angkutan Jalan Perintis ke…
1 Maret 2024, 11.04, 786

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - BPTD Kelas II Jambi menerima usulan dan permohonan terkait layanan angkutan jalan perintis dari Pemkab Kerinci dan Pemkot Sungai Penuh.Menindaklanjuti usulan itu Kepala BPTD Kelas II Jambi, Eko Indra Yanto telah menurunkan timnya untuk meninjau lokasi yang diusulkan tersebut. Tim terdiri dari BPTD Kelas II Jambi, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi dan Perum DAMRI Cabang Jambi.Survei usulan layanan angkutan jalan perintis ini dikatakan Eko dimulai 25 - 28 Februari 2024. Survei ini bertujuan untuk melihat kelayakan trayek yang diusulkan oleh daerah tersebut.“Dari Kota Sungai Penuh ada 2 (dua) yang diusulkan yaitu Simpang Tiga Renah Kayu Embun (Desa Sungai Jernih) melintasi Terminal Tipe C Kota Sungai Penuh dan Bukit Padon Tinggi KM. 14 dan Desa Sungai Ning tujuan Terminal Tipe C Kota Sungai Penuh,” katanya, pada Jumat (1/3/2024).Sedangkan Kabupaten Kerinci mengusulkan Desa Muara Emat melintasi PLTA Kerinci, Sanggaran Agung dan tujuan Bandara Depati Parbo Kerinci dan Desa Telun Berasap melintasi Desa Bedeng 8, Siulak, Bandara tujuan Depati Parbo Kerinci Via Sungai Penuh.“Kita juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci serta Pemerintah Desa yang dilintasi usulan trayek angkutan jalan perintis,” ujarnya.Adapun usulan itu dengan pertimbangan potensi bangkitan perjalanan penumpang. Potensi pengembangan wilayah secara ekonomi, sosial, budaya, prasarana jalan yang dilalui, jarak trayek, waktu tempuh, layanan angkutan eksisting dan Lintasan penghubung daerah terpencil.Sebagaimana Peraturan Menteri Perhubungan Republik lndonesia Nomor PM 73 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Subsidi Angkutan Jalan Perintis.Bahwa Angkutan Jalan Perintis adalah angkutan orang dengan menggunakan Kendaraan Bermotor Umum yang menghubungkan wilayah tertentu yang tidak tersedia atau belum cukup tersedia moda transportasi darat.Hal ini pula bertujuan untuk meningkatkan kemampuan daya beli masyarakat, untuk aksesbilitas angkutan antar daerah masih rendah, trayek yang penetapan tarifnya di bawah biaya operasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah dan/atau Serta mendorong pertumbuhan dan pengembangan Wilayah.Serta menghubungkan wilayah terisolasi dan/atau belum berkembang dengan kawasan perkotaan yang belum dilayani angkutan umum untuk menghubungkan daerah terpencil, terluar, dan tertinggal dengan wilayah yang sudah terbangun di wilayah Indonesia.Penyelenggaraan  subsidi angkutan jalan perintis juga melayani daerah yang terkena dampak bencana alam dan melayani perpindahan penumpang dari Angkutan penyeberangan perintis atau Angkutan udara perintis.

Publication Berita
Terminal Tipe A dan UPPKB di Jambi Disiapkan Sebagai Posko Monitoring dan …
23 Des. 2023, 13.00, 625

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak empat terminal penumpang Tipe A dan tiga UPPKB (Jembatan Timbang) di Provinsi Jambi disiapkan untuk mendukung kenyamanan para pengendara yang melintas.Kesiapan sarana dan prasarana di Satuan Pelayanan (Satpel) yang dikelola Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi disediakan untuk para pemudik pada momentum libur Natal dan Tahun Baru ini.Kepala BPTD Kelas II Jambi, Eko Indra Yanto menyiapkan tujuh Satpel itu dijadikan sebagai posko monitoring dan pelayanan tempat rest area bagi para pemudik.Satpel tersebut yakni Satpel TTA Alam Barajo, Satpel TTA Sribulan Sarolangun, Satpel TTA Pulau Tujuh Bangko dan Satpel TTA Muaro Bungo, Satpel UPPKB Jambi-Merlung, Satpel UPPKB Muara Tembesi dan Satpel UPPKB Pelawan Sarolangun.“Bagi para pemudik yang merasa capek dan lelah setelah perjalanan bisa menggunakan fasilitas rest area ini,” katanya pada Sabtu (23/12/2023).Selain difungsikan sebagai posko monitoring dan pelayanan serta rest area,  petugas posko juga difungsikan untuk melakukan pemantauan lalu lintas di sekitaran lokasi posko dalam rangka mendukung kelancaran pergerakan masa Angkutan Nataru 2023/2024.Terkait angkutan Batubara mulai hari ini, secara operasional sudah dihentikan sementara hingga 2 Januari nanti melalui surat edaran Gubernur Jambi. "Iya, jadi silahkan masyarakat memanfaatkan tempat rest area pada titik lokasi Satpel yang telah kami siapkan," pungkasnya.

Publication Berita
Disebut Masih Banyak Dimanfaatkan Masyarakat, Usulkan Halte Sungai di 4 Ka…
11 Des. 2023, 11.00, 1270

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Halte Sungai di Jambi kembali akan diusulkan pada tahun mendatang. Sebanyak 4 Kabupaten akan menjadi lokasi pembuatan halte ini. Hal ini disuarakan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi yang juga menangani lalu lintas perlintasan air di Jambi.Kepala BPTD Kelas II Jambi Eko Indra Yanto membenarkan usulan itu."Benar untuk usulan tahun 2025, kami merencanakan pembangunan Halte Sungai di Kabupaten Tanjab Timur, Tanjab Barat, Muaro Jambi dan Sarolangun," ucap Eko.Terkait hal itu, sudah dilakukan koordinasi bersama Pemkab dan Dinas terkait dan juga data dukung telah disampaikan ke BPTD."Usulan itu disampaikan ke Sesditjen Hubdat melalui Bagren Hubdat dan dilengkapi dengan data dukung usulan program dan kegiatan," jelasnya.Halte sungai ini masih banyak dimanfaatkan masyarakat Jambi di tepian Sungai Batanghari. Seperti di Tanjab Timur dan Muaro Jambi. Tercatat beberapa halte sungai sudah dimiliki seperti di Tanjab Timur.Ia berharap, dengan keseriusan semua stakeholder perhubungan dan perencanaan di Provinsi Jambi usulan ke Kementerian Perhubungan bisa disetujui."Kami sudah melakukan rakornis pada pekan lalu bersama Kepala Dinas Perhubungan dan Bappeda se-Provinsi Jambi, dan menghasilkan beberapa usulan program kegiatan pagu kebutuhan Tahun 2025," terangnya.Tak hanya Halte sungai yang diusulkan, pihak BPTD menyatakan dalam waktu dekat juga akan melakukan analisa dan evaluasi Daerah Rawan Kecelakaan (DRK) sehingga dapat mengurangi titik-titik lokasi rawan kecelakaan di Provinsi Jambi."ini diperlukan koordinasi dan kolaborasi antar stakeholder agar tercapainya realisasi peningkatan Pelayanan Sarana Prasarana Umum bagi masyarakat," akunya.Selain itu, untuk inovasi terdekat yang akan dilakukan pihak BPTD seperti pelayanan tiket."Kami sedang melakukan pengembangan pelayanan ticketing atau akses pembelian ticket yang dilakukan secara online sehingga diharapkan dapat menunjang peningkatan pelayanan Pelabuhan Roro Kuala Tungkal," pungkasnya. (aba)

Publication Berita
BPTD Siapkan Posko Kesehatan Statis dan Rest Area, Arus Nataru Diprediksi …
7 Des. 2023, 13.00, 537

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kenaikan arus keberangkatan dan kedatangan pada moment Natal dan Tahun Baru 2024 mendatang diprediksi melonjak hingga 21 persen. Hal ini berdasarkan data pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi.Kepala BPTD Kelas II Jambi Eko Indra Yanto mengatakan, peningkatan akan terjadi di Terminal Tipe A yang dikelola pihaknya. "Diprediksi meningkat 21 persen untuk kedatangan dan keberangkatan penumpang bus di empat Terminal Tipe A." ujar Eko (6/12)Terminal Tipe A (TTA) itu yakni di Satuan Pelayanan (Satpel) Alam Barajo Kota Jambi, Satpel TTA Sribulan Sarolangun, Satpel TTA Pulau Tujuh Bangko dan Satpel TTA Muara Bungo.Eko mengungkapkan data tahun lalu, untuk jumlah kendaraan pada masa Nataru 2022/2023 sebanyak 396 kendaraan dengan jumlah penumpang tercatat 3.595 orang."Sedangkan prediksi masa Nataru 2023/2024 sebanyak 432 kendaraan dan jumlah penumpang 3.739 orang dan puncak arus mudik pertama terjadi mulai Jumat 22 Desember 2023 dan arus mudik tahap kedua terjadi pada 29 Desember 2023" jelasnya.Sedangkan untuk arus balik tahap pertama pada 26 Desember 2023 dan tahap kedua pada 1 Januari 2024. "Untuk itu kami menyiapkan sejumlah posko agar para pemudik merasa aman dan nyaman dalm berkendara." jelasnyaPosko Kesehatan Statis dan Rest Area, kata Eko, tersebar di beberapa daerah diantaranya Kantor Induk BPTD Kelas II Jambi, Satpel TTA Alam Barajo, Satpel TTA Sribulan Sarolangun, Satpel TTA Pulau Tujuh Bangko, Satpel TTA Muaro Bungo, UPPKB Muara Tembesi, UPPKB Jambi Merlung dan PP Roro Kuala Tungkal. (aba)

Publication Berita
BPTD Jambi Lakukan Rakornis Perhubungan Darat, Ini Hasilnya
6 Des. 2023, 13.00, 1028

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rakornis Bidang Perhubungan Darat di Provinsi Jambi yang diikuti seluruh kepala dinas perhubungan, Bappeda provinsi/kabupaten dan kota se Provinsi Jambi menghasilkan beberapa usulan program/kegiatan pagu kebutuhan 2025.Usulan itu disampaikan ke Sesditjen Hubdat melalui Bagren Hubdat dan dilengkapi dengan data dukung usulan program/kegiatan.Selain itu saat ini, BPTD Kelas II Jambi sedang melakukan pengembangan pelayanan ticketing atau akses pembelian ticket yang dilakukan secara online sehingga diharapkan dapat menunjang peningkatan pelayanan Pelabuhan Roro Kuala Tungkal.Tak hanya itu, Kepala BPTD Kelas II Jambi, Eko Indra Yanto juga merencanakan pembangunan halte sungai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Muaro Jambi dan Kabupaten Sarolangun.Ia meminta masing-masing daerah segera menyampaikan data dukung usulan yang telah disampaikanSelain itu, pihaknya juga akan melakukan analisa dan evaluasi Daerah Rawan Kecelakaan (DRK) sehingga dapat mengurangi titik-titik lokasi rawan kecelakaan di Provinsi Jambi.“Ini diperlukan koordinasi dan kolaborasi antar stakeholder agar tercapainya realisasi peningkatan Pelayanan Sarana Prasarana Umum bagi masyarakat,” katanya.Rapat Koordinasi Teknis Bidang Perhubungan Darat 2023 mengusung tema “Meningkatkan Sinergitas Pemangku Kepentingan Dalam Mewujudkan Transportasi Darat Yang Berkualitas Di Provinsi Jambi Menuju Jambi Mantap di Hotel Aston Jambi & Conference Center.