Publikasi

Publikasi BPTD Kelas III Daerah Istimewa Yogyakarta

Publication Galleri Foto
Rampcheck Bus Pariwisata di Pantai Kukup
16 Agu 2024, 10.25, 773

BPTD Kelas III DIY bersama Ditlantas Polda DIY, Satlantas Polres Gunung Kidul, Dishub Provinsi DIY, Dishub Kab. Gunung Kidul, Jasa Raharja Cabang Yogyakarta, didukung personil Denpom IV/2 Yogyakarta mengadakan inspeksi keselamatan LLAJ (Rampcheck) bus pariwisata di parkir wisata Pantai Kukup, Gunung Kidul, DIY, pada hari Sabtu, 20 April 2024.Kegiatan ini bertujuan untuk memeriksa kelaikan bus pariwisata, baik dari sisi kondisi fisik kendaraannya maupun administrasi perizinannya. Dengan demikian diharapkan dapat menjamin keselamatan masyakarat pengguna jasa bus pariwisata tersebut.

Publication Pengumuman
LHKPN Pimpinan Unit Kerja 2023
15 Agu 2024, 9.39, 657

Publication Galleri Foto
Rampcheck Bus Pariwisata di Tebing Breksi
18 Juli 2024, 10.43, 599

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III D.I.Yogyakarta menggelar kegiatan inspeksi keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yaitu pemeriksaan kelaikan kendaraan (rampcheck) terhadap bus-bus pariwisata di tempat wisata Tebing Breksi, Sleman, D.I.Yogyakarta (22/6/2024).

Publication Siaran Pers
Akhir Pekan, BPTD Kelas III D.I.Yogyakarta Rampcheck Bus Pariwisata di Te…
22 Juni 2024, 9.41, 659

Yogyakarta (22/6/2024) - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III D.I.Yogyakarta menggelar kegiatan inspeksi keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yaitu pemeriksaan kelaikan kendaraan (rampcheck) terhadap bus-bus pariwisata di tempat wisata Tebing Breksi, Sleman, D.I.Yogyakarta.Kepala BPTD Kelas III D.I.Yogyakarta, Yanti Marliana mengatakan, "Animo masyarakat yang berwisata ke Yogyakarta cukup tinggi, terlebih di akhir pekan, oleh karena itu kami mengadakan rampcheck seperti ini untuk memastikan kelaikan bus-bus pariwisata yang masuk di wilayah kerja kami." Pada akhir pekan, tempat-tempat wisata di Yogyakarta selalu dipadati pengunjung, beberapa diantaranya menggunakan bus pariwisata.Yanti menambahkan, "Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bus-bus tersebut memenuhi persyaratan teknis dan administrasi. Antara lain pemeriksaan kondisi fisik kendaraan meliputi rem, roda, wiper, lampu, dan tersedianya alat penunjang keselamatan seperti alat pemecah kaca jika terjadi keadaan darurat. Sedangkan dari sisi persyaratan administrasi dilakukan pemeriksaan dokumen persyaratan perjalanan seperti SIM, STNK, Kartu Uji Berkala, dan Kartu Pengawasan." Selain itu pihaknya juga mengingatkan tentang iuran wajib Jasa Raharja yang wajib dibayarkan oleh pemilik kendaraan, dengan itu jika terjadi kecelakaan, korban berhak mendapatkan santunan.Dari hasil inspeksi keselamatan LLAJ di lokasi wisata tersebut telah diperiksa 16 unit kendaraan bus. Sebanyak 8 unit diantaranya dinyatakan laik jalan, kemudian dilakukan penegakan hukum berupa penilangan terhadap 7 unit bus. Pelanggaran yang dilakukan antara lain: habis masa uji berkala (3 unit), tidak sesuai/tidak memiliki izin (3 unit), tidak memenuhi persyaratan teknis (1 unit). Selain itu terdapat 1 unit bus yang ditindak pihak kepolisian karena hanya dapat menunjukkan SIM pengemudi.Berdasarkan Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor AJ.202/1/15/DJPD/2024 perihal Tata Cara Penindakan dan Penegakan Hukum Angkutan Pariwisata, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah memberi arahan kepada BPTD seluruh Indonesia untuk melaksanakan inspeksi keselamatan LLAJ terhadap seluruh armada bus penumpang umum dan bus pariwisata di terminal, pool, maupun tempat wisata di wilayah kerja masing-masing. Kegiatan ini dilakukan terus menerus sebagai tugas rutin yang dilaporkan hasilnya secara berkala kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat.Pada kegiatan ini, BPTD Kelas III DIY melibatkan mitra kerja dan instansi terkait antara lain Dinas Perhubungan Provinsi DIY, Ditlantas Polda DIY, Satlantas Polres Sleman, dan Jasa Raharja Cabang Yogyakarta. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjamin keselamatan masyakarat pengguna jasa bus pariwisata tersebut.(*)

Publication Berita
BPTD Kelas III D.I.Yogyakarta Gelar Pekan Keselamatan Jalan 2024
4 Juni 2024, 9.48, 1192

Yogyakarta (18/5) - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III D.I.Yogyakarta menggelar kegiatan Pekan Keselamatan Jalan 2024 di Terminal Tipe A Giwangan, Yogyakarta, Minggu, 18/5/2024.Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut, Kepala BPTD Kelas III D.I.Yogyakarta, Yanti Marliana mengatakan, "Kegiatan Pekan Keselamatan Jalan ini merupakan salah satu program untuk mendukung penurunan angka kecelakaan sebagaimana tertuang dalam Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan."Pemerintah telah menerbitkan Perpres No 1 Tahun 2022 tentang Penetapan RUNK Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan tujuan untuk menurunkan indeks fatalitas korban kecelakaan lalu lintas jalan sebesar 85% per 10.000 kendaraan dan 65% per 100.000 penduduk pada Tahun 2040. Hal ini sejalan dengan Resolusi PBB A/RES/74/299 "Improving global road safety", yang memproklamasikan Dekade Aksi Keselamatan Jalan 2021-2030, dengan target mencegah setidaknya 50% fatalitas dan cedera akibat kecelakaan lalu lintas jalan pada Tahun 2030.Yanti melanjutkan, "Pada tahun 2024 ini, Pekan Keselamatan Jalan mengusung tema “Sustainable Transport” dengan hashtag #Rethinkmobility yang memiliki makna antara lain bahwa para pemangku kepentingan perlu memikirkan kembali mobilitas masyarakat, hal ini termasuk berjalan kaki, bersepeda, dan menggunakan transportasi umum, yang dapat mendorong peningkatan kesehatan bagi masyarakat."Menurutnya, keselamatan adalah hal yang utama bagi seluruh pengguna jalan. Jaringan jalan harus dirancang dengan mempertimbangkan risiko keselamatan kepada anak-anak, remaja, disabilitas, pejalan kaki, pesepeda, dan pengguna angkutan umum. Berjalan kaki dan bersepeda, berkontribusi pada kesehatan masyarakat dan mewujudkan kota yang ramah lingkungan. Selain itu, penyelenggaraan angkutan umum haruslah aman, terjangkau, mudah diakses, dan berkelanjutan sehingga dapat menyelesaikan permasalahan transportasi umum.Pekan Keselamatan Jalan 2024 yang berlangsung pada 18-19 Mei 2024, terdiri dari rangkaian kegiatan meliputi Safety Riding dan Edukasi Keselamatan, Donor Darah, Jalan Santai, serta Talkshow Sosialisasi Keselamatan Jalan. "Harapan kami, kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif secara langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat tentang pentingnya arti keselamatan dan bagaimana cara berlalu lintas yang baik sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan dan tingkat fatalitas akibat dari kecelakaan lalu lintas," kata Yanti.Dalam kesempatan tersebut, diserahkan penghargaan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul atas inisiasinya menjadi pelopor sosialisasi keselamatan jalan berupa kegiatan Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD). Penghargaan diberikan oleh Kepala BPTD Kelas III DIY kepada perwakilan Dishub Kab. Bantul.Pada acara Talkshow Sosialisasi Keselamatan Jalan, hadir 3 orang narasumber, yaitu Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum, dengan materi Etika Tertib Berlalu-lintas; Gunawan, Subdit Promitra Direktorat Sarana Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat, dengan materi Pentingnya Berkendara yang Berkeselamatan, serta Harry Herawan, Kabid Ops PT Jasa Raharja Yogyakarta, dengan materi Sinergi Pelayanan Jasa Raharja Cabang D.I.Yogyakarta.Selain itu hadir pula perwakilan dari Setditjen Perhubungan Darat, Pemda DIY, Satker PJN DIY, Dinas Kesehatan DIY, Dishub Provinsi DIY, Dishub Kabupaten Kota se-DIY, DAMRI Cabang Yogyakarta, dan DPD Organda Yogyakarta.Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini melibatkan setidaknya 300an peserta yang terdiri dari pelajar SMAN 5 Yogyakarta, SMK Berbudi Yogyakarta, SMAN 8 Yogyakarta, SMAN 1 Depok Sleman, Gezeh Touring Community, komunitas Pelaku Touring, pegawai di lingkungan BPTD Kelas III DIY, dan masyarakat umum.HUT ke-1 BPTD Kelas III DIYPada hari ini, Minggu, 19 Mei 2024, tepat satu tahun BPTD Kelas III DIY hadir di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat dengan wilayah kerja provinsi DIY, BPTD Kelas III DIY mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan terminal tipe A, unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor, pengendalian dan pengawasan keselamatan sarana, prasarana, lalu lintas dan angkutan jalan, khususnya di jalan nasional, serta keselamatan dan keamanan pelayaran angkutan sungai, dan danau. Yanti mengatakan, "Kami berharap dengan hadirnya BPTD Kelas III DIY di Daerah Istimewa Yogyakarta ini, dapat semakin meningkatkan sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan dan mitra kerja untuk bersama-sama mewujudkan transportasi yang selamat, aman, dan berkelanjutan,"pungkasnya.(*)

Publication Berita
BPTD Kelas III D.I.Yogyakarta Gelar FGD Evaluasi Penyelenggaraan Angkutan …
4 Juni 2024, 9.35, 560

Yogyakarta (16/5/2024) - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III D.I.Yogyakarta mengadakan Focus Group Discussion (FGD) terkait Evaluasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2024/1445 di wilayah DIY, bertempat di Artotel Suites Bianti, Yogyakarta.Dalam sambutannya, Kepala BPTD Kelas III DIY, Yanti Marliana mengatakan bahwa kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik lebaran 2024 meningkat. Pada periode Angkutan Lebaran 2024 lalu, berdasarkan hasil survey secara nasional dari berbagai indikator, sebanyak 73,9℅ masyarakat merasa puas terhadap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2024. Masyarakat menilai lebaran tahun ini lebih lancar dan aman dibanding tahun sebelumnya. Dengan fasilitas dan layanan angkutan umum, kondisi jalan dan antrian di pelabuhan penyeberangan dinilai memuaskan.Masyarakat juga memberikan apresiasi terhadap kinerja kepolisian dalam melakukan pengaturan lalu lintas dan kebijakan yang diterapkan seperti one way dan contra flow serta pembatasan angkutan barang selama periode lebaran. Pada angkutan lebaran 2024 sebanyak 11,7 juta orang yang mudik dengan tujuan Yogyakarta.BPTD Kelas III DIY telah melakukan pemeriksaan Laik Jalan Kendaraan Bus di Terminal, Pool Bus PO Pariwisata, dan tempat wisata. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi dokumen persyaratan perjalanan seperti STNK, Kartu Uji, Kartu Pengawasan, dan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan seperti pemeriksaan rem, roda, lampu, dan alat penunjang keselamatan.FGD ini bertujuan untuk menyampaikan hasil evaluasi angkutan lebaran dan hasil pemeriksaan laik jalan bus AKAP dan Pariwisata di DIY. Diharapkan melalui diskusi dengan narasumber yang ada terkait penyelenggaraan angkutan umum penumpang dapat muncul masukan dan evaluasi pada operator bus serta bagi instansi pemangku kepentingan dalam rangka pemberian layanan dan peningkatan aspek keselamatan.Narasumber yang hadir pada FGD tersebut yaitu Dirlantas Polda DIY, Alfian Nurrizal; Kabag Ops. Jasa Raharja Cabang Yogyakarta, Harry Herawan; Ketua Tim Angkutan Dalam Trayek, Direktorat Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Hestyanto Prabowo. Selain itu hadir pula Kepala Cabang PT Jasa Raharja Yogyakarta, Imam Mustofa; Kabag Bin Ops Ditlantas Polda DIY, Ricky. Sebagai peserta, hadir wasatpel Terminal Giwangan dan Dhaksinarga, perwakilan Dishub Provinsi DIY, Dishub Kabupaten/Kota se-DIY, DAMRI, dan sejumlah pengusaha PO. Pariwisata di wilayah DIY. (*)

Publication Siaran Pers
Jelang Libur Idul Adha, BPTD Kelas III D.I.Yogyakarta Gelar Rampcheck Bus …
14 Mei 2024, 9.30, 409

Yogyakarta (14/5) - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III D.I.Yogyakarta menggelar kegiatan inspeksi keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yaitu pemeriksaan kelaikan kendaraan (rampcheck) terhadap bus-bus pariwisata di tempat parkir wisata Tlogo Putri, Kaliurang, Sleman, D.I.Yogyakarta.Kepala BPTD Kelas III D.I.Yogyakarta, Yanti Marliana mengatakan, "Kegiatan rampcheck ini bertujuan untuk memastikan kelaikan bus-bus pariwisata yang digunakan untuk melayani masyarakat."Pemeriksaan yang dilakukan meliputi dokumen persyaratan perjalanan seperti STNK, Kartu Uji Berkala, dan Kartu Pengawasan. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan kondisi fisik kendaraan seperti pemeriksaan rem, roda, lampu, dan alat penunjang keselamatan.Hal ini dilakukan dalam rangka mewujudkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan menghadapi libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Adha 2024. "Kegiatan semacam ini sebenarnya sudah rutin dilaksanakan, namun saat ini secara khusus dilaksanakan untuk menghadapi long week end libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Adha 2024," kata Yanti.Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah memberi arahan kepada BPTD seluruh Indonesia untuk melaksanakan inspeksi keselamatan LLAJ terhadap seluruh armada bus penumpang umum dan bus pariwisata di terminal, pool, maupun tempat wisata di wilayah kerja masing-masing. Kegiatan ini dilakukan terus menerus sebagai tugas rutin yang dilaporkan hasilnya secara berkala kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat.Dalam pelaksanaannya, BPTD Kelas III DIY menggandeng mitra kerja dan instansi terkait antara lain Dinas Perhubungan Provinsi DIY, Dinas Perhubungan Kab. Sleman, Ditlantas Polda DIY, Satlantas Polres Sleman, Denpom IV/2 Yogyakarta, dan Jasa Raharja Cabang Yogyakarta. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjamin keselamatan masyakarat pengguna jasa bus pariwisata tersebut.(*)

Publication Berita
Menhub Cek Terminal Giwangan Yogyakarta
15 Maret 2024, 11.17, 750

Yogyakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek Terminal Tipe A Giwangan Yogyakarta yang akan segera direvitalisasi, Senin (11/3).Menhub mengatakan, pemerintah berkomitmen merevitalisasi seluruh terminal di wilayah Indonesia. Revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan layanan angkutan jalan, sehingga terminal bus tidak hanya menjadi tempat naik turun penumpang saja, tapi juga memiliki fungsi lain seperti perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, serta terintegrasi dengan moda transportasi lainnya."Presiden Jokowi telah berkomitmen untuk merevitalisasi terminal-terminal di Indonesia untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat," ujar Menhub.Rencananya, revitalisasi Terminal Giwangan akan dilakukan melalui dua tahap. Pentahapan ini dimaksudkan untuk menjamin pelayanan terminal tetap bisa berjalan untuk masyarakat. Beberapa pekerjaan yang dilakukan pada tahap I antara lain persiapan dan pendahuluan, renovasi bangunan pada bagian sisi selatan, mekanikal dan elektrikal lantai II, serta penataan jalur bus double decker.Kemudian, beberapa pekerjaan yang akan dilakukan pada tahap II antara lain persiapan dan pendahuluan, renovasi bangunan pada sisi tengah dan utara, mekanikal dan elektrikal, serta pemagaran terminal.Turut hadir pada peninjauan Direktur Prasarana Transportasi Jalan Toni Tauladan, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas III Yogyakarta Yanti Marliana, serta Korsatpel Giwangan beserta jajaran.

Publication Berita
DAMRI Mulai Buka Rute KSPN di Yogyakarta, Tarif Rp 20.000
20 Nov. 2023, 12.40, 28442

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Darat memberikan subsidi terhadap pelayanan angkutan umum pada kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN).Salah satu daerah yang menjadi tujuan wisata adalah D.I Yogyakarta. Provinsi ini memiliki cukup banyak destinasi wisata, mulai dari wisata sejarah, wisata alam, wisata seni, wisata edukasi, dan lainnya. Ditjen Perhubungan Darat memberikan subsidi angkutan KSPN yang dilaksanakan oleh Perum DAMRI di Yogyakarta.General Manager Damri Cabang Yogyakarta, Boy Aryadi mengatakan, tahun ini atensi masyarakat pengguna angkutan KSPN di Yogyakarta meningkat."Kami didukung oleh BPTD Kelas III Yogyakarta baik disisi promosinya dan sosialisasinya. Ada peningkatan load factor yang signifikan mulai dari 2021, 2022, dan 2023 ini," kata Boy, dalam keterangan tertulis, Jumat (13/10/2023).Menurutnya peningkatan keterisian penumpang terlihat pada saat akhir pekan, mulai hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. "Titik trayek utama memang yang ke Borobudur, ada pula trayek ke arah pantai tapi karena trayeknya cukup panjang, durasi perjalanan juga lama, sehingga mereka yang akan berwisata habis waktunya di perjalanan,” ucap Boy.Untuk diketahui, tarif untuk semua rute tersebut adalah Rp 20.000, dengan tiket yang dapat dipesan langsung dengan pembayaran tunai ataupun menggunakan QRIS.Sementara itu, Kasubdit Angkutan Multimoda dan Antarmoda Kemenhub, Iman Sukandar mengatakan, pengembangan sektor pariwisata memiliki prinsip aksesibilitas, amenitas, dan atraksi. "Kementerian Perhubungan punya peran dalam membantu meningkatkan kunjungan wisatawan pada beberapa destinasi wisata tersebut," ujar Iman, pada kesempatan yang sama. "Penyelenggaraan Angkutan KSPN berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 - 2025, kemudian pemerintah juga menetapkan Destinasi Wisata Prioritas dan Destinasi Wisata Super Prioritas," kata dia. Saat ini di Yogyakarta terdapat 5 rute angkutan KSPN sebagai berikut:1. YIA - Purworejo - Salaman - Candi Borobudur. Tersedia setiap hari dengan jadwal keberangkatan dari YIA pukul 06.00 WIB, 07.00 WIB, 12.00 WIB, dan 14.00 WIB. Sedangkan keberangkatan dari Candi Borobudur pukul 09.00 WIB, 11.00 WIB, 15.00 WIB, dan 16.00 WIB.2. YIA - Palbapang - Imogiri. Tersedia setiap hari dengan jadwal keberangkatan dari YIA pukul 08.00 WIB, 10.00 WIB, 15.00 WIB, dan 16.00 WIB. Keberangkatan dari Palbapang pukul 09.30 WIB, 11.30 WIB, 16.30 WIB, dan 17.30 WIB, sedangkan keberangkatan dari Imogiri pukul 10.00 WIB, 12.00 WIB, 17.00 WIB, dan 18.00 WIB.3. Kantor Bank Indonesia - Tugu - Monumen Yogya Kembali - Turi - Candi Borobudur. Tersedia setiap hari dengan jadwal keberangkatan dari Kantor Bank Indonesia pukul 04.30 WIB, 06.30 WIB, 10.00 WIB, dan 12.00 WIB. Sedangkan dari Candi Borobudur pukul 07.00 WIB, 09.00 WIB, 13.00 WIB, dan 15.00 WIB.4. Titik Nol Km Malioboro - Tebing Breksi - Candi Prambanan - Candi Borobudur. Tersedia setiap hari dengan jadwal keberangkatan dari Malioboro pukul 05.30 WIB, 06.00 WIB, 11.00 WIB, dan 12.30 WIB. Dari Tebing Breksi pukul 06.10, 06.40, 11.40, dan 13.10 WIB. Dari Candi Prambanan pukul 06.30, 07.00, 12.00, dan 13.30 WIB. Sedangkan dari Candi Borobudur pukul 08.00, 09.30, 13.30, dan 15.00 WIB.5. Titik Nol Km Malioboro - Pantai Baron - Pantai Parangtritis. Tersedia setiap hari dengan jadwal keberangkatan dari Malioboro pukul 06.30 WIB, 07.30 WIB, 12.30 WIB, dan 13.30 WIB. Dari Pantai Baron pukul 08.30 WIB, 09.30 WIB, 14.30 WIB, dan 15.30 WIB. Dari Pantai Parangtritis pukul 09.30 WIB, 10.30 WIB, 15.30 WIB, dan 16.30 WIB.