Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Aceh

Publication Berita
Kunjungan PJ Gubernur Aceh Ke Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue Demi Keam…
7 April 2024, 15.14, 911

Banda Aceh – Kunjungan kerja Pelaksana Jabatan (PJ) Gubernur Aceh ke Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi daerah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik.PJ Gubernur Aceh tidak sendirian, beliau ditemani oleh Kepala Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Aceh, Kepala SAR Nasional Banda Aceh, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banda Aceh, serta Kepala PT. Jasa Raharja Aceh. Kehadiran mereka menegaskan kesiapan dan keseriusan provinsi Aceh dalam menyambut musim mudik.Selain itu, kunjungan ini turut diikuti oleh Kapolda Aceh dan Pangdam Iskandar Muda, memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan. Tujuan utama adalah untuk memastikan bahwa kondisi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik tercapai dengan selamat, nyaman, dan aman.Kegiatan ini mengudara berbagai perspektif keamanan dan kenyamanan, termasuk keadaan infrastruktur pelabuhan, kesiapan layanan darurat, serta prediksi cuaca selama periode mudik. Semua stakeholder terkait diminta untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi, demi mencegah kemungkinan kendala yang bisa dialami oleh pemudik.Pemerintah Aceh berharap, dengan diadakannya kunjungan ini, semua pihak terkait dapat meningkatkan kesiapan mereka dalam melayani masyarakat selama musim mudik, sekaligus menjadi bukti kinerja pemerintah daerah dalam memastikan seluruh proses perjalanan berlangsung lancar dan aman.

Publication Berita
PJ Gubernur Aceh Meninjau Posko Angkutan Lebaran di Terminal Tipe A Banda …
7 April 2024, 0.50, 413

PJ Gubernur Aceh bersama Kapolda Aceh dan Pangdam Iskandar Muda serta Sekretaris Daerah Aceh (Sekda) melakukan inspeksi ke Posko Lebaran yang berlokasi di Terminal Tipe A Banda Aceh. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi menjelang hari raya Lebaran.Selama peninjauan, PJ Gubernur Aceh menekankan pentingnya keselamatan penumpang sebagai prioritas utama. Beliau mengungkapkan, “Keselamatan penumpang adalah nomor satu,” menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawasi dan memastikan perjalanan masyarakat selama musim Lebaran berjalan aman dan nyaman.Lebih lanjut, pemerintah provinsi Aceh berupaya keras dalam memastikan bahwa semua aspek terkait dengan perjalanan lebaran, mulai dari kesiapan armada hingga kesehatan pengemudi, berada dalam kondisi optimal. Gubernur menambahkan, “Kami akan memastikan seluruh armada bus laik jalan, dan para pengemudi telah melalui tes kesehatan serta bebas dari penggunaan narkoba melalui tes urin.”Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Aceh tidak hanya ditemani oleh Kapolda dan Sekda, tetapi juga Pangdam Iskandar Muda. Mereka turut serta dalam membagikan bingkisan kepada para petugas pos dan penumpang yang berada di terminal, sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kesiapan mereka menjelang Lebaran.Pengawalan dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Perhubungan Aceh dan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi persiapan Lebaran tahun ini. Kegiatan peninjauan posko Lebaran di Terminal Tipe A Banda Aceh ini mencerminkan upaya bersama demi memastikan perjalanan lebaran yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat Aceh.

Publication Berita
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh Secara Resmi Membu…
4 April 2024, 12.11, 897

Banda Aceh – Dalam rangka menyambut masa mudik Lebaran tahun ini, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh secara resmi membuka posko angkutan Lebaran di setiap Satuan Pelayanan (Satpel) di Provinsi Aceh. Pembukaan posko tersebut diadakan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan transportasi darat selama masa angkutan Lebaran. Hari ini (3/4/24)Kegiatan pembukaan posko ini diselenggarakan melalui conference zoom meeting oleh Kepala BPTD Kelas II Aceh. Kepala BPTD Kelas II Aceh menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi yang baik antara semua pihak terkait untuk mengoptimalkan fungsi posko dalam membantu masyarakat.“Kami menginstruksikan kepada seluruh jajaran di Satuan Pelayanan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mulai dari pemantauan kondisi lalu lintas, informasi rute alternatif, hingga penanganan darurat harus dapat dikelola dengan baik,” ujar Kepala BPTD Kelas II Aceh. Beliau juga menambahkan bahwa posko ini akan aktif 24 jam selama masa angkutan Lebaran, siap melayani dan menjawab segala kebutuhan informasi dan bantuan bagi pemudik.Selain itu, Kepala BPTD juga menghimbau kepada seluruh pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, seperti melakukan pengecekan kondisi kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas untuk keamanan bersama. Persiapan ini diharapkan dapat mengurangi potensi terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas selama masa mudik Lebaran.Pembukaan posko angkutan Lebaran oleh BPTD Kelas II Aceh ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan layanan publik, khususnya di sektor transportasi darat, sebagai bentuk tanggung jawab dalam menyikapi peningkatan volume perjalanan yang terjadi setiap tahunnya saat musim mudik Lebaran. Dengan adanya posko ini, diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat dalam menjalankan tradisi mudik Lebaran.

Publication Berita
Kepala BPTD Kelas II Aceh Menggagas Skema Transportasi Untuk PON Di Termin…
2 April 2024, 15.23, 897

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh merancang skema transportasi yang inovatif menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Terminal Tipe A Banda Aceh. Dengan fokus pada efisiensi kenyamanan dan keamanan, langkah ini bertujuan untuk memastikan mobilitas yang lancar bagi atlet dan pengunjung. (1/4/24).Dalam upaya mengatasi tantangan transportasi menjelang acara besar ini, Kepala BPTD menekankan untuk fokus pada layanan angkutan umum, pengaturan jalur khusus, dan optimalisasi fasilitas Terminal Tipe A untuk menampung lonjakan pengguna transportasi.Terminal Tipe A Banda Aceh menjadi pusat penting dalam skema transportasi ini. Dengan koordinasi yang kuat antara pihak terkait, diharapkan sistem transportasi akan beroperasi secara mulus, dengan harapan semua pihak dapat menyelenggarakan PON dengan efektif.Inisiatif ini mencerminkan komitmen Kementerian Perhubungan untuk menyediakan infrastruktur yang handal dan efisien bagi acara olahraga nasional ini. Dengan skema transportasi yang matang, Aceh siap menjadi tuan rumah yang sukses untuk PON yang bersejarah ini.Jangan lewatkan perkembangan lebih lanjut seputar skema transportasi PON di Banda Aceh. Tetap ikuti kami untuk mendapatkan informasi terbaru! #pon2024

Publication Berita
Kepala BPTD Kelas II Aceh Meninjau Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberanga…
31 Maret 2024, 23.00, 927

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, melakukan serangkaian kunjungan monitoring ke Satuan Pelayanan di Lintas Barat Provinsi Aceh. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi fasilitas, sarana, dan prasarana transportasi beroperasi dengan baik.Dalam kunjungan tersebut, Kepala BPTD memeriksa berbagai fasilitas transportasi, seperti Wilayah Kerja Pelabuhan Penyeberangan Meulaboh, Labuhan Haji dan Pelabuhan Penyeberangan Singkil dibawah naungan BPTD, kemudian Terminal Tipe A Meulaboh, serta Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Subulussalam.Pengawasan ini dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan peningkatan mobilitas selama periode Lebaran.Selain itu, aspek peningkatan kualitas tempat tinggal pegawai yang bertugas di fasilitas-fasilitas tersebut juga menjadi perhatian khusus, dengan harapan dapat meningkatkan semangat kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.Penekanan yang kuat diberikan pada aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi. Setiap fasilitas transportasi yang dikunjungi dievaluasi untuk memastikan bahwa standar keselamatan dan pelayanan dapat terpenuhi dengan baik.Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen BPTD kelas II Aceh dalam memastikan kesiapan dan kelancaran operasional transportasi darat di Provinsi Aceh, khususnya dalam menghadapi lonjakan pemudik dan pengunjung yang diperkirakan akan meningkat signifikan selama masa Lebaran.Diharapkan, dengan upaya peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur transportasi publik ini, masyarakat akan mendapatkan manfaat berupa layanan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien. Seluruh elemen terkait dihimbau untuk bekerja sama dalam memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Publication Berita
Optimasi Persiapan Angkutan Lebaran: BPTD Kelas II Aceh dan Kadishub Provi…
27 Maret 2024, 22.39, 366

Dalam rangka mengoptimalkan layanan kepada masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2024, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh mengungkapkan komitmennya untuk memastikan perjalanan masyarakat di Provinsi Aceh berlangsung lancar dan aman. Hal ini di ungkapkan Kepala Balai melalui forum rapat koordinasi teknis yang digelar oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Aceh yang dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota di Aceh. Bertempat di Aula Multimoda Dishub Aceh, Hari ini (27/3/24).Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan transportasi darat selama masa angkutan Lebaran, dimana volume perjalanan lalu lintas penggerakkan Masyarakat mengalami peningkatan signifikan. Posko-posko yang didirikan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh pada setiap Satuan Pelayanan bertujuan memantau, mengawasi dan memberikan informasi lengkap mengenai kondisi perjalanan serta mengatur lalu lintas untuk menghindari kemacetan yang berlebih.Selain pendirian posko, Balai juga telah merencanakan sejumlah kegiatan lain, termasuk pengecekan kelayakan kendaraan angkutan Lebaran, peningkatan koordinasi dengan instansi terkait.Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh ini. Dengan kehadiran posko ini, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan layanan informasi perjalanan, bantuan darurat, dan juga membantu dalam memperlancar mobilitas selama periode Angkutan Lebaran.Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh berharap dengan persiapan yang matang dan kerjasama yang baik dari semua pihak terutama dengan Dishub Aceh, masa Angkutan Lebaran 2024 di Provinsi Aceh dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman bagi semua masyarakat.

Publication Berita
Pj. Walikota Lhokseumawe secara resmi menyerahkan aset Terminal Tipe A Lho…
22 Maret 2024, 23.41, 1518

Dalam upaya peningkatan layanan transportasi publik di Kota Lhokseumawe, Pj. Walikota Lhokseumawe secara resmi menyerahkan aset Terminal Tipe A Lhokseumawe Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Serah terima aset ini dilakukan langsung kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh. Acara penting ini berlangsung di Kantor Walikota Lhokseumawe. Kamis (21/3/24)Terminal Tipe A yang baru ini, diproyeksikan untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi pengguna transportasi di wilayah tersebut. Keputusan untuk memindahkan fungsi terminal dari lokasi sebelumnya di Mon Geundong, Kecamatan Banda Sakti, ke lokasi baru yang beralamat di Desa Meunasah Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Lhokseumawe dalam akses transportasi.Pemindahan terminal ini juga merupakan bagian dari strategi yang lebih besar dalam penataan infrastruktur transportasi di Lhokseumawe. Dengan dukungan dan pengawasan langsung dari Kementerian Perhubungan, diharapkan Terminal Tipe A baru ini dapat menjadi sarana transportasi yang representatif, aman, dan nyaman bagi masyarakat.Dalam acara serah terima tersebut, Pj. Walikota Lhokseumawe menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan Kementerian Perhubungan. Beliau mengungkapkan optimismenya bahwa dengan beroperasinya Terminal Tipe A ini, layanan transportasi di Kota Lhokseumawe akan semakin baik dan memenuhi standar keamanan serta kenyamanan yang diharapkan oleh masyarakat.Penyerahan aset ini menjadi langkah penting dalam usaha peningkatan dan pengembangan infrastruktur transportasi di Lhokseumawe. Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi upaya-upaya tersebut. Harapannya, dengan peralihan kelola ini, Terminal Tipe A Lhokseumawe dapat secara optimal memberikan pelayanan dan menunjang mobilitas warga setempat, serta berkontribusi pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Lhokseumawe.Kedepannya, Terminal Tipe A Lhokseumawe diharapkan tidak hanya menjadi pusat transportasi darat, tetapi juga simbol kemajuan dan integrasi sistem transportasi yang berkelanjutan di wilayah itu.

Publication Berita
Mempererat Silaturahmi, BPTD Kelas II Aceh Kunjungi Ditlantas Polda Aceh
22 Maret 2024, 23.35, 640

Di tengah dinamika transportasi darat yang terus berkembang, Kepala Balai Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh mengunjungi Kantor Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh. Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi juga kesempatan untuk membangun hubungan yang erat dan membangkitkan semangat baru dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi di Aceh. Hari ini (20/3/24)Kepala Balai Transportasi Darat Aceh disambut baik oleh oleh suasana hangat dari Direktur Lalu Lintas PoldaAceh. Kunjungan dimulai dengan sambutan ramah yang mencerminkan niat baik untuk memperkuat hubungan antar-instansi.Dalam pembicaraannya, Kepala Balai Transportasi Darat Kelas II Aceh menegaskan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antara Balai Transportasi Darat dan Ditlantas Polda. “Silaturahmi hari ini adalah langkah awal kita untuk bersama-sama menciptakan solusi yang inovatif dan efektif dalam mengatasi tantangan di bidang transportasi darat,” ujarnya dengan penuh semangat.Direktur Lalu Lintas Polda Aceh menyambut kunjungan tersebut dengan antusiasme yang sama, menekankan pentingnya kerjasama lintas-instansi dalam mencapai tujuan bersama untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan transportasi di Aceh.Selama kunjungan, kedua belah pihak mengadakan diskusi, pertukaran ide, dan perencanaan langkah-langkah dalam mengsukseskan Angkutan Lebaran tahun ini agar berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada masalah.BPTD Kelas II Aceh dan Ditlantas Polda Aceh memiliki peran dan tanggung jawab yang penting terhadap keselamatan Transportasi Darat pada masa Angkutan Lebaran ini. maka dengan itu, perlu adanya sinergisitas yang baik agar Pelaksanaan Angkutan Lebaran ini berjalan sesuai harapan.Kunjungan Kepala Balai Transportasi Darat Aceh ke Ditlantas Polda Aceh bukan hanya sekedar pertemuan formal, tetapi sebuah langkah berani menuju masa depan yang lebih cerah dalam pengelolaan transportasi di Aceh. Dengan semangat baru dan komitmen yang kuat, kerjasama antar-intansi ini Diharapkan akan membawa dampak positif.

Publication Berita
BPTD Kelas II Aceh dan Perum Damri Banda Aceh Teken Kontrak Subsidi Angkut…
22 Maret 2024, 23.31, 903

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, yang mewakili Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Melakukan penandatanganan kontrak dengan General Manager Perum DAMRI Cabang Banda Aceh terkait angkutan perintis barang untuk Tahun Anggaran 2024, sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjaga kestabilan harga barang di Provinsi Aceh. Hari ini (19/3/24)Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, dalam meningkatkan subsidi angkutan barang perintis.Menurut data laman website hubdat.dephub.go.id, Subsidi Angkutan Barang Perintis yang dijalankan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat meningkat dari tahun ke tahun. Di tahun ini ada kenaikan sebesar 46% menjadi 22 Milyar dari yang sebelumnya 15 Milyar pada tahun 2023. Hal ini menunjukan komitmen pemerintah untuk terus hadir dalam rangka memajukan perekonomian masyarakat di wilayah Terdepan, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP).Tidak hanya Provinsi Aceh, namun ada lima provinsi lain yang juga mendapat subsidi angkutan barang pada tahun ini. Antara lain Provinsi Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, Papua, dan Provinsi Maluku Utara. Keputusan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan aksesibilitas barang ke wilayah-wilayah terpencil serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah tersebut.Penandatanganan kontrak ini merupakan langkah awal dari implementasi program subsidi angkutan barang perintis di Provinsi Aceh dan provinsi-provinsi lainnya. Dengan sinergi antara pemerintah dan perusahaan transportasi seperti Perum DAMRI, diharapkan layanan angkutan barang perintis akan semakin meningkat, memberikan manfaat bagi masyarakat luas.