Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Aceh

Publication Berita
Peninjaun Intensif Pekerjaan Marka Jalan di Batas Aceh Selatan dan Subulus…
19 Mei 2024, 16.00, 242

Pengecekan pekerjaan secara menyeluruh terhadap marka jalan di Ruas 036-1 Bakongan (KM 510) – Perbatasan Aceh Selatan/Subulussalam, Tim yang terlibat dalam pengecekan ini melakukan evaluasi terhadap ketebalan marka jalan dan retro marka yang telah diterapkan.Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya BPTD Kelas II Aceh untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di wilayah tersebut. Tim melakukan peninjauan terhadap ketebalan marka jalan, serta efektivitas retro marka dalam memandu pengendara di sepanjang ruas tersebut.Marka jalan yang diterapkan meliputi marka solid putih sebagai garis tepi jalan. Penerapan marka ini diharapkan dapat memberikan panduan yang jelas bagi pengendara, terutama saat kondisi jalan tidak terlalu terang, sehingga meminimalisir risiko kecelakaan.Dengan sangat memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Melalui pengecekan pekerjaan ini, kami berupaya memastikan bahwa marka jalan yang diterapkan memiliki kualitas yang baik dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Publication Berita
Bertemu Sekda Simeulue, BPTD Kelas II Aceh Mendukung Pemerintah Siemeulu U…
18 Mei 2024, 19.00, 661

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Simuelue, membahas program pembangunan transportasi di kepulauan Simuelue, dalam jamuan makan malam tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simuelue dan General Manager PT ASDP Cabang Singkil. Salah satu sorotan utama dari pertemuan ini adalah apresiasi yang diberikan oleh Sekretaris Daerah Simuelue terhadap kinerja BPTD Kelas II Aceh atas pembangunan dermaga di Pelabuhan Penyeberangan Simuelue. Dermaga ini dianggap sebagai langkah penting dalam meningkatkan konektivitas antarpulau dan mobilitas masyarakat di daerah tersebut.Dalam suasana yang penuh keramahan, kedua belah pihak membahas potensi kerja sama lebih lanjut dalam pengembangan infrastruktur transportasi di Simuelue. Keterlibatan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simuelue dan GM PT ASDP Cabang Singkil menjadi penegas semangat kolaborasi untuk meningkatkan pelayanan transportasi di wilayah tersebut.Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama untuk terus memajukan sektor transportasi di Kabupaten Simuelue. BPTD Kelas II Aceh terus mendukungan pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan transportasi yang lebih efisien dan berkualitas bagi masyarakat Simuelue.

Publication Berita
Sukses Uji Sandar Perdana, Dermaga Baru Sinabang Tunjukkan Kemajuan Infras…
16 Mei 2024, 16.00, 338

Sinabang, Simeulue – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh sukses melakukan uji sandar kapal di dermaga yang telah rampung dibagun di Pelabuhan Penyeberangan Sinabang, Kabupaten Simeulue. Kamis (9/6/24)Kegiatan ini, yang berlangsung lancar, dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Simeulue dan para stakeholder terkait, menandai langkah maju dalam pembangunan infrastruktur transportasi di Pulau Sinabang.Pembangunan dermaga ini, dilaksanakan oleh BPTD Kelas II Aceh pada tahun 2023 yang menelan biaya 22,8 miliar rupiah menggunakan APBN dan selesai pada tahun 2024 ini.Pembagunan dermaga ini diharapkan dapat memperlancar dan meningkatkan perekonomian lokal serta meningkatkan sistem transportasi penyeberangan di Pulau Sinabang. Ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan prasarana dan fasilitas transportasi di Aceh.Kepala BPTD Kelas II Aceh menyampaikan harapannya bahwa dengan beroperasinya dermaga baru ini, pelabuhan Sinabang dapat menjadi pusat aktivitas maritim yang mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah serta memperkuat konektivitas antarpulau di sekitarnya.Ia juga menegaskan rencana penghibahan fasilitas ini kepada Pemerintah Aceh, khususnya Dinas Perhubungan Provinsi Aceh, sebagai pengelola pelabuhan Sinabang.Lebih lanjut, Kementerian Perhubungan dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui BPTD Kelas II Aceh berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah Aceh dalam meningkatkan infrastruktur transportasi darat, sebagai upaya memperkuat perekonomian lokal dan mempermudah akses bagi masyarakat.Kesiapan dermaga ini tidak hanya memperlihatkan perkembangan infrastruktur yang signifikan di kawasan itu tetapi juga menjanjikan era baru dalam transportasi dan logistik di Provinsi Aceh.

Publication Berita
BPTD Kelas II Aceh Mengajak Pemda Aceh Barat Untuk Kolaborasi, Optimalisa…
8 Mei 2024, 10.05, 921

Meulaboh, Aceh Barat - Dalam upaya meningkatkan fungsi dan manfaat infrastruktur di Aceh Barat, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh melakukan audiensi dengan sejumlah stakeholder penting di Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini melibatkan Dinas Perhubungan, Puskesmas Meureubo, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Camat serta Keuchik Meureubo, Aceh Barat. Audiensi ini bertujuan untuk membahas potensi pemanfaatan Terminal Tipe A Meulaboh. Selasa (7/6/24)Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPTD menyampaikan keinginannya untuk mengoptimalisasi penggunaan Terminal Tipe A Meulaboh yang saat ini kurang dimanfaatkan dengan baik. Diketahui bahwa terminal tersebut memiliki kondisi yang terawat namun minim pemanfaatan karena kurangnya kendaraan angkutan. Ini membuat Terminal Tipe A Meulaboh belum bisa beroperasi secara optimal sebagai pusat transportasi di lintas barat Provinsi Aceh.Sebagai solusi, Kepala BPTD menawarkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Barat untuk memanfaatkan sebagian gedung terminal. Pembahasan ini mencakup pemanfaatan untuk berbagai sarana pemerintah seperti Puskesmas, pasar, Badan Usaha Milik Gampung (BUMG), dan lainnya, yang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.Inisiatif ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan pemanfaatan aset negara namun juga mendukung kegiatan perekonomian dan pelayanan publik di Kabupaten Aceh Barat. Kolaborasi antara BPTD dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Barat dianggap sebagai langkah strategis dalam optimalisasi infrastruktur yang telah ada dan sebagai upaya dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.Pemerintah Daerah Aceh Barat menyambut baik usulan ini dan akan segera membahas lebih lanjut tentang rencana pemanfaatan tersebut. Kesepakatan bersama diharapkan dapat segera tercapai untuk memastikan bahwa Terminal Tipe A Meulaboh dapat berfungsi maksimal demi kesejahteraan masyarakat.

Publication Berita
BPTD Kelas II Aceh Gelar Rakor dengan Pemilik Karoseri untuk Tingkatkan Ku…
3 Mei 2024, 15.40, 797

Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kelengkapan administrasi kendaraan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi khusus bersama pemilik karoseri di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas pembangunan terkait Surat Keterangan Rancang Bangun (SKRB) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT), yang mana penerbitannya masih tergolong rendah di Aceh. (2/5/24)Rapat yang dihadiri oleh lima pemilik karoseri ini menjadi ajang diskusi penting mengenai perlunya pemahaman dan keseriusan dalam mengikuti prosedur pembuatan bak truk dan bagian kendaraan lainnya sesuai dengan SKRB. Pihak BPTD Kelas II Aceh menekankan bahwa para pemilik karoseri perlu menghindari penggunaan jasa pihak lain untuk mendapatkan izin-izin tersebut, agar tidak terjadi manipulasi data yang bisa merugikan pihak karoseri itu sendiri.Kepala Balai BPTD Kelas II Aceh juga menyarankan agar setiap perusahaan yang menghadapi kesulitan dalam proses pembuatan izin SKRB atau SRUT sebaiknya langsung mendatangi kantor Balai agar dapat dibantu hingga selesai tanpa biaya, dengan dukungan penuh dari staf teknis.Selain itu, dibahas pula hal teknis yang harus dihindari oleh karosesi supaya tidak mempersulit proses penerbitan izin, seperti perbedaan data pada SK Rancang Bangun, penggunaan warna lampu rotator yang tidak standar, kurangnya foto kendaraan, tidak terpasang atau tidak memenuhi standar Rear Under Protection (RUP),u serta penghalangan pintu darurat bus oleh kursi penumpang.Sebagai upaya mempermudah komunikasi, Kepala Balai menginisiasi pembuatan grup komunikasi dengan pemilik perusahaan karoseri. Grup ini diharapkan bisa mewadahi informasi mengenai jadwal pemeriksaan cek fisik serta membimbing proses perizinan dan lainnya.Inisiatif ini menandakan komitmen BPTD Kelas II Aceh dalam mendukung perkembangan industri karoseri di Aceh, serta memastikan kesesuaian dan keamanan kendaraan yang beroperasi di jalan raya.

Publication Berita
Longsor Menerjang Jalan Subulussalam Menuju Sidikalang, Akses Lalu Lintas …
3 Mei 2024, 15.31, 2917

Subulussalam, Aceh - Sebuah kejadian longsor terjadi di jalan nasional lintasan Subulussalam - Sidikalang, Sumatera Utara, tepatnya di perbatasan Kota Subulussalam dan Sumatera Utara, Provinsi Aceh pada 1 Mei 2024, pukul 02.00 dini hari. Meskipun tidak melaporkan adanya korban jiwa, insiden ini mengakibatkan sebuah truk terseret oleh material longsor.Longsoran tanah diperkirakan menutup akses jalan sepanjang 20 meter, sehingga menghambat pergerakan transportasi dan logistik antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Akibat dari peristiwa ini, akses jalan nasional menuju ke Sumatera Utara terputus total, memaksa pengguna jalan mencari rute alternatif.Personil dari Unit Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Subulussalam dibawah naungan Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh langsung terjun ke lokasi untuk membantu mengatur lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan yang terjebak. UPPKB Subulussalam juga memfasilitasi rest area bagi kendaraan yang tidak dapat melewati jalur terdampak.Untuk sementara Pelayanan Penimbangan Kendaraan di UPPKB Subulussalam dialihkan untuk membantu kendaraan-kendaraan yang tidak bisa melintas agar dapat memasuki area UPPKB Subulussalam supaya tidak terjadi penumpukkan di badan jalan yang akan dilalui oleh kendaraan alat berat untuk membersihkan longsoran. Kami dapati laporan dari Pelabuhan Penyeberangan Singkil, dampak kejadian ini banyak para penumpang dan kendaraan angkutan barang yang hendak menuju ke Pulau Nias dari Pelabuhan Penyeberangan Singkil menjadi terjebak di area longsoran.Pihak Kepolisian dan Dinas terkait bekerja keras untuk menanggapi situasi darurat ini, dengan fokus pada pemulihan akses dan mencegah terjadinya longsor susulan yang mungkin dipicu oleh kondisi cuaca atau faktor lainnya. Pencegahan dan kesiapsiagaan menjadi prioritas, sambil menunggu upaya pemulihan yang berlangsung.

Publication Berita
Kepala Bagian Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tinjau…
29 April 2024, 16.00, 795

Kepala Bagian Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, beserta tim, melakukan kunjungan ke Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh dalam rangka evaluasi penetapan peraturan perundang-undangan bidang perhubungan darat mengenai prasarana transportasi jalan berupa kegiatan monitoring pelaksanaan peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 24 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan. Di Kantor BPTD Kelas II Aceh, Hari ini, (26/4/24).Selama kunjungan ini, tim hukum dan Humas juga meninjau Terminal Tipe A, Tipe B, dan Tipe C di Provinsi Aceh untuk memastikan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai.Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk memastikan bahwa semua terminal di Provinsi Aceh mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menerapkan SOP yang tepat guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi.Kunjungan ini untuk memastikan bahwa peraturan perundang-undangan di bidang perhubungan darat dijalankan dengan baik di Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh dan untuk meninjau penerapan SOP di setiap Terminal penumpang di Provinsi Aceh. Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan di Terminal. Selama kunjungan, tim memberikan arahan dan masukan kepada pihak pengelola terminal terkait pemenuhan peraturan perundang-undangan dan peningkatan penerapan SOP di setiap terminal yang dikunjungi.

Publication Berita
Jumlah penumpang Pelabuhan Ulee Lheue terus meningkat, Operasional di pela…
12 April 2024, 21.06, 1349

Banda Aceh (12/4/2024). Masa Angkutan Lebaran 2024 telah memasuki puncaknya dengan jumlah penumpang yang terus meningkat di Pelabuhan Ulee Lheue. Meskipun terjadi kepadatan, baik dari sisi penumpang maupun kendaraan yang akan menyeberang, operasional di pelabuhan berlangsung dengan lancar. Penggunaan teknologi informasi terkini dalam sistem manajemen antrian dan pemberian informasi real-time kepada penumpang telah membawa perubahan signifikan dalam penanganan kepadatan. Selain itu, peningkatan fasilitas dan pelayanan di Pelabuhan Ulee Lheue, termasuk area tunggu yang lebih nyaman dan prosedur keamanan yang diperketat, telah memberikan pengalaman positif bagi para pengguna jasa.Meskipun dihadapkan pada peningkatan volume penumpang yang signifikan, Pengawas Operasional (Was-Osp) dari Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh harus dapat menyeimbangkan kondisi dilapangan. Tim Was-Ops memastikan para penumpang memasuki dan keluar dari kapal dengan prosedur yang benar. Serta melakukan pemeriksaan pada daya angkut agar kapal tidak melebihi kapasitas dalam mengangkut penumpang.Kondisi cuaca pada pagi hari terpantau cerah, namun pada siang ini hujan deras menguyur sebagian kota Banda Aceh hingga pukul 14.00 siang ini.

Publication Berita
Kepala BPTd Kelas II Aceh Pastikan Kondisi Aman dan Lancar di Pelabuhan Pe…
11 April 2024, 23.38, 912

Banda Aceh - Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, melakukan peninjauan ke Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, guna memastikan kondisi penyeberangan aman dan lancar untuk para pemudik yang kembali ke rutinitas atau melakukan liburan setelah perayaan Lebaran. Peninjauan ini dilakukan sebagai antisipasi apabila terjadi peningkatan volume penumpang pada masa pasca-Lebaran. Hari ini (11/4/24)Dalam kunjungannya, Kepala BPTD Kelas II Aceh menyampaikan bahwa pemeriksaan dan peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dalam menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien untuk masyarakat Aceh. “Kami ingin memastikan bahwa semua aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang terpenuhi dari kelayakan kapal, hingga kesiapan petugas di lapangan,” ujar beliau.Kepala BPTD Kelas II Aceh juga mengapresiasi kerja sama dari semua pihak yang terlibat dalam operasional penyeberangan, termasuk petugas pelabuhan, kepolisian, dan petugas kesehatan, yang telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga kelancaran dan keamanan penyeberangan selama masa perayaan Lebaran.Sebagai tindak lanjut dari peninjauan ini, akan dilakukan berbagai pengamatan dibidang keselamatan yang diperlukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa mendatangPeninjauan ini diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap para personil Pengawas Operasional (Was-Ops) BPTD Kelas II Aceh untuk terus meningkatkan pelayanan dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan jasa transportasi penyeberangan, serta mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi di Aceh.