Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Aceh

Publication Berita
Sebanyak 36 pengemudi angkutan Barang Berbahaya dan beracun (B-3) dibekali…
22 Jan. 2024, 14.28, 1019

Sebanyak 36 pengemudi angkutan Barang Berbahaya dan beracun (B-3) dibekali pelatihan oleh PT. Kolaborasi Hambang Setiawan di Kota Lhokseumawe 21 s.d. 22 Januari 2024PT. Kolaborasi Hambang Setiawan bekerjasama dengan BPTD Kelas II Aceh untuk menerapkan pelatihan kepada pengemudi B3 diwilayah Aceh untuk menciptakan pengemudi B3 yang berkualitas baik.Kepala BPTD Kelas II Aceh, Mulyahadi membuka kegiatan pelatihan di Hotel Diana Kota Lhokseumawe dan hadir langsung membimbing para peserta saat praktek lapangan di halaman Terminal Tipe A Lhokseumawe."Pada pelatihan ini kami harap pengemudi dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya, karena mengemudi barang Berbahaya dan Beracun berbeda dengan kendaraan angkutan pada umumnya" ungkap Mulyahadi, Kepala BPTD Kelas II Aceh.Kegiatan ini terbagi menjadi 2 (dua) kelas, seperti praktek langsung di Terminal Tipe A Lhokseumawe dan pelatihan teori di Hotel Diana.Sebelumnya, Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan SDP Iin Indawati melakukan survey kepada perusahaan-perusahaan B-3 yang belum mendapatkan sertifikasi pelatihan untuk dapat mendaftarkan para pengemudinya untuk hadir pada kegiatan pelatihan ini."Ucapan terimakasih kami kepada perusahaan yang telah mengantarkan para pengemudinya untuk partisipasi pada kegiatan ini, kami berharap para pengemudi dapat lulus dan mendapatkan nilai yang memuaskan"Kegiatan ini merupakan bentuk upaya BPTD Kelas II Aceh untuk menciptakan keselamatan lalu lintas yang baik, khususnya para pengemudi B-3.

Publication Berita
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sinab…
20 Jan. 2024, 12.58, 1003

Pada hari Jumat, 19 Januari 2024, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terkait peningkatan pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sinabang. Kegiatan ini juga melibatkan monitoring ruang Satpel dan mess pegawai Satpel Pelabuhan Penyeberangan Singkil.Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, antara lain, Bpk. Hikmat Hidayat Putu, MT - Kasi Prasarana Jalan SDP.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kelancaran pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sinabang serta menjaga kualitas ruang kerja dan fasilitas bagi pegawai Satpel Pelabuhan Penyeberangan Singkil.Rangkaian Kegiatan:- Monitoring Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sinabang:- Pemeriksaan progres fisik pembangunan.- Evaluasi kualitas material yang digunakan.- Identifikasi potensi permasalahan dan solusi.- Monitoring Ruang Satpel dan Mess Pegawai:- Pemeriksaan kondisi ruang Satpel.- Evaluasi fasilitas dan kenyamanan mess pegawai.- Pembahasan untuk peningkatan kualitas lingkungan kerja.Harapan dan Tujuan,Dengan kegiatan ini, diharapkan Satpel PP Sinabang dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sinabang. Pemantauan terhadap fasilitas ruang Satpel dan mess pegawai juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas para pegawai.Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala guna memastikan proyek pembangunan berjalan dengan baik dan fasilitas pendukungnya optimal. Semua pihak mengharapkan hasil yang positif dari upaya bersama ini.

Publication Berita
BPTD Kelas II Aceh melakukan Ramp Chek pada 4 Terminal Tipe A AKAP dan AKD…
30 Nov. 2023, 15.38, 1192

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh melakukan inspeksi keselamatan terhadap kendaraan umum (Ramp Chek) pada 4 (empat) Terminal Tipe A untuk memastikan kelaikan dan perizinan angkutan AKAP dan AKDP di Provinsi Aceh.BPTD Kelas II Aceh mengerahkan Tim PPNS dan Tim Pengujian Kendaraan Bermotor untuk memeriksan kendaraan angkutan penumpang secara intensif pada 4 (empat) Terminal Tipe A yang dimulai dari Terminal Tipe A Banda Tanggal 08 – 09 November 2023, Terminal Tipe A Paya Ilang Tanggal 17 – 18 November 2023, Terminal Tipe A Lhokseumawe Tanggal 23 – 26 November 2023 serta Terminal Tipe A Langsa dalam waktu dekat.“Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan BPTD Kelas II Aceh untuk memastikan kelaikan jalan angkutan penumpang dalam rangka libur panjang akhir tahun 2023/2024” Sambut Kasi Sarana Angkutan Jalan Sungai Danau dan Penyeberangan, Iin Indawati.Pada Rampchek tersebut, Kasi Kasi Sarana Angkutan Jalan SDP memberikan peringatan keras kepada pengendara yang uji berkala nya telah tidak aktif, apabila ditemukan kembali maka akan di tahan kendaraan tersebut di Terminal Asal Tujuan seperti Terminal Tipe A Banda Aceh dan Terminal Tipe A Paya Ilang.Sementara pada terminal transit seperti Terminal Tipe A Lhokseumawe dan Terminal Tipe A Langsa akan diminta kepada operator angkutan untuk men-standby-kan kendaraan jika kedapatan ada kendaraan yang tidak laik namun dipaksakan untuk tetap jalan.Hal ini bertujuan untuk membuat efek jera bagi perusahaan angkutan dan juga demi keselamatan masyarakat saat menggunakan angkutan penumpang.Hal lain yang didapat pada kegiatan rampchek tersebut adalah rata-rata didapati angkutan AKDP yang melakukan penyimpangan trayek dari Provinsi Aceh sampai ke wilayah Kota Medan. Untuk hal ini diarahkan agar jenis kendaraan ini melakukan izin Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP) di Kementerian Perhubungan melalui aplikasi spionam.“Terakhir harapan kami kepada para operator angkutan dapat memperhatikan dengan intens terhadap kondisi kelaikan kendaraan nya melalui tertib dalam pengujian berkala dan perizinannya” demikian ungkap Iin Indawati..Menyambut libur panjang akhir tahun 2023/2024, lonjakkan penumpang dipastikan akan terjadi menjelang akhir tahun. BPTD Kelas II Aceh terus berupaya untuk memeberikan pelayanan prima pada masyarakat yang menggunakan transportasi darat serta mengawasi adanya lonjakkan serta keselamatan penumpang.

Publication Berita
BPTD Kelas II Aceh melakukan rapat persiapan pembentukkan posko pelayanan …
30 Nov. 2023, 14.51, 889

BPTD Kelas II Aceh melakukan rapat persiapan pembentukkan posko pelayanan pada libur panjang akhir tahun 2023/2024 mendatang di Terminal Tipe A Lhokseumawe. (21/11/23).Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) mengumpulkan seluruh jajaran Koordinator Satuan Pelayanan Terminal, UPPKB dan Pelabuhan Penyeberangan pada rapat tersebut guna membicarakan dan mencari solusi pada setiap unit kerja dalam menghadapi lonjakkan penumpang.“Kita berharap nanti pada liburan Akhir Tahun, setiap Satuan Pelayanan Terminal, UPPKB dan Pelabuhan Penyeberangan dapat melayani para penumpang dengan semaksimal mungkin dan tidak ada kendala sama sekali” Ujar Kepala Balai, Mulyahadi.Pada rapat ini, seluruh jajaran Koordinator Satuan Pelayanan menyampaikan beberapa kendala yang terjadi dilapangan dan langsung mencari solusi pada rapat ini bersama-sama.Sebelumnya, Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) atau Libur Akhir Tahun selalu menjadi ajang masyarakat untuk melakukan aktivitas liburan, maka dengan itu BPTD Kelas II Aceh perlu melakukan persiapan untuk melayani masyarakat nantinya pada liburan akhir tahun nanti.

Publication Berita
Dirjen Darat Minta BPTD Aceh Keluarkan SPB KMP Aceh Hebat 1 Rute Calang-Si…
21 Nov. 2023, 14.19, 786

ACEH JAYA - Direktorat Jenderal (Dirjen) Kementerian Perhubungan menyurati Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, untuk mengeluarkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) di Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Calang, Aceh Jaya.Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kasi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau Penyeberangan dan Pengawasan BPTD Kelas II Aceh, Fahni yang ditemui AJNN di Pelabuhan Calang, Selasa, 25 Juli 2023."Terkait kembalinya pelayanan KMP Aceh Hebat 1 di Pelabuhan Calang itu wewenangnya provinsi Aceh, karena KMP Aceh Hebat 1 juga dari provinsi," kata Fahni. "Namun memang kedatangan kami hari ini untuk membahas surat dari Dirjen Darat yang meminta untuk di keluarkan SPB, maka dari itu kami siap menerbitkan SPB jika ada pelayanan dari Calang ke Sinabang," tambahnya.Fahni juga menegaskan jika selama KMP Aceh Hebat 1 melayani trayek Calang - Sinabang tidak ada kendala, hanya saja beberapa waktu lalu terkendala dengan regulasi yang belum ada. "Selama ini tidak ada kendala, kemarin hanya terkendala administrasi yang menjadi regulasinya," tegas Fahni. Sementara itu, General Manager (GM) PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry, Husin Alatas mengaku jika pihaknya masih menunggu arahan karena ini lebih ke aturan atau regulasi terkait dibuka kembali trayek Calang - Sinabang."Kita akan ikuti semua prosesnya, namun tentunya kami siap apapun arahan dan instruksi nanti dari Dishub Provinsi Aceh kami siap menjalankan jika memang sudah ada regulasinya. Jika memang harus kembali ke Calang kita siap, tentunya setelah adanya regulasi yang jelas," ungkap Husin.Husin menjelaskan jika ASDP hanya diberikan tugas sebagai operator KMP Aceh Hebat 1, namun demikian, operasi tanpa regulasi juga tidak jalan."Kami (ASDP) hanya diberikan tugas sebagai operator KMP Aceh Hebat 1, jika memang sudah ada perintah sesuai regulasi maka kita siap," tegasnya.Sementara, hingga hari ini KMP Aceh Hebat 1 masih melakukan pelayanan rute Meulaboh - Sinabang sampai 31 Juli 2023 masih sama dengan jadwal yang sudah di rilis."Untuk sementara masih di Meulaboh, jadwalnya masih sama seperti yang sudah kita rilis hingga 31 Juli 2023, karen saat ini itu yang menjadi pegangan sebelum adanya arahan lebih lanjut apakah nantinya ada penyesuaian lagi," jelas Husin."Untuk kendala teknis ataupun kendala lainnya tidak ada, tapi ini hanya karena regulasi, jadi jangan sampai ada temuan kemudian tidak ada tindak lanjut, atau disalah gunakan," pungkasnya.