Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Sulawesi Tenggara

Publication Berita
Kepala BPTD Sultra Hadiri Launching Perdana Ferry Lintasan Sawaea-Labuan
11 Nov. 2023, 12.01, 1225

Sultra, Beritaterbit.com – Kepala BPTD Kelas II Sulawesi Tenggara Ariyandi Ariyus S.SIT., MM, menghadiri kegiatan launching penyeberangan perdana Ferry Sawaea-Labuan Kabupaten Konawe Kepulauan.Ariyandi Ariyus Kepala BPTD Kelas II Sulawesi Tenggara sekaligus mewakili Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat dalam meresmikan lintasan baru di Provinsi Sulawesi Tenggara.Didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha dan Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, SDP dan Pengawasan beserta Staf.Dikatakannya, “Ini menghubungkan antara Pulau Wawonii (Kabupaten Konawe Kepulauan) ke Pulau Buton (Kabupaten Buton Utara),” ucap Ariyandi Ariyus, Sabtu (11/11/2023).Launching penyeberangan perdana Ferry KMP Semumu melayani lintasan Sawaea-Labuan Kabupaten Konawe Kepulauan secara simbolis dengan dilaksanakannya pemotongan pita hingga kunjungan pada armada ferry.Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Konawe Kepulauan, Bupati Buton Utara, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ir. Ridwan Bae, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Kadis Perhubungan Provinsi, GM PT ASDP Cabang Bau-Bau, GM Perum Damri Kendari, OPD Kabupaten Konawe Kepuluan, OPD Kabupaten Buton Utara dan lapisan masyrakat Kabupaten Konawe Kepulauan.

Publication Berita
BPTD Sultra Sukses Gelar Gowes PKJ
24 Juli 2023, 17.00, 1035

KENDARINEWS.COM –Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses menggelar kegiatan Pekan Keselamatan Jalan (PKJ) 2023 di Kota Kendari. Dalam kegiatan ini, masyarakat Bumi Anoa diedukasi  tentang pentingnya keselamatan Jalan melalui Gowes bersama BPTD Kelas II Sultra, di Terminal Tipe A Puuwatu,Minggu (23/7). Gowes kali ini menempuh jarak 10 kilo meter dengan total peserta kurang lebih 400 orang.Kepala BPTD Kelas II Sultra, Ariyandi Ariyus mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka  pekan keselamatan jalan (PKJ), yang secara nasional diadakan diseluruh Provinsi se Indonesia dari Kementerian Perhubungan.“Jadi hari ini puncak kegiatan  pekan keselamatan jalan yang sebelumnya kita juga sudah lakukan rangkaian kegiatannya yakni safety talk and safety riding goes to school, di SMAN 4 Kendari.  Tentunya  kegiatan ini juga dilakukan sebagai bentuk sosialisasi dalam meningkatkan keselamatan jalan serta mewujudkan zero fatality,”kata Ariyandi Ariyus usai Gowes, Minggu (23/7).Ia menambahkan, keselamatan jalan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Untuk itu, semua pihak harus berkomitmen mendukung langkah pencegahan kecelakaan lalu lintas, salah satunya melalui budaya tertib berlalu lintas di jalan.“Dalam kegiatan ini selain sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat akan pentingnya keselamatan jalan melalui Gowes, kita juga rangkaikan  dengan donor darah, penampilan sadar lalu lintas usia dini, hiburan, dan penandatanganan komitmen bersama untuk keselamatan jalan antara BPTD wilayah Sultra, bersama Pemda Provinsi dan Kota Kendari,”ujarnya.Kegiatan Gowes ini tentu tak akan berhenti begitu saja.  Kedepan akan ada kegiatan lanjutan lagi dengan  Dinas Perhubungan Provinsi Sultra, dan Dishub kota Kendari.“Tadi pak walikota juga sudah bahas bersama bahwa kita akan adakan lagi Gowes  dalam rangka Harhubnas (Hari Perhibungan Nasional)  bersama Pemkot Kendari dan Pemrov Sultra. Semoga kegiatan itu nantinya juga sukses seperti kegiatan hari ini,”harapnya.Sementara itu, ditempat yang sama Walikota Kendari,Asmawa Tosepu mengaku sangat mengapresiasi Kementerian  perhubungan RI dalam hal ini  Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sultra dengan kegiatan gowes yang digelar.“Gowes ini juga sebagai simbol  mulai dioperasikannya kembali terminal tipe A Puuwatu Kendari. Apalagi kini tampilan terminal sudah nampak megah, semoga fasilitas dan pelayanan yang baik diterminal bisa membuat masyarakat dan supir angkutan  antar provinsi maupun antar kota bisa lebih nyaman,”ujarnya.Dalam momen gowes kali ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama untuk keselamatan jalan. ” Keselamatan jalan merupakan hal yang amat penting dan harus sama-sama dijaga. Sehingga gaung keselamatan jalan diwilayah ini harus terus kita sebar luaskan agar masyarakat kota lebih sadar akan pentingnya keselamatan jalan,”ucapnyaMewakili Gubernur Sultra, Kepala Dishub Sultra, Muhammad Rajulan mengaku sangat menyambut baik komitmen keselamatan jalan yang dihadirkan BPTD kelas II Kendari.“Tentu keselamatan jalan merupakan hal penting bagi setiap pengguna angkutan jalan. Ini bukan saja menjadi komitmen BPTD Sultra tetapi komitmen kita bersama dalam menghadirkan lalu lintas yang aman, nyaman dan tertib di wilayah  kita,”ujarnya.Pihaknya pun mengaku, gowes yang dirangkaikan dengan edukasi keselamatan jalan sangatlah menarik sebab selain masyarakat mendapatkan kesehatan juga memperoleh pemahaman akan pentingnya keselamatan jalan.“Kami ucapkan selamat pada  BPTD Kelas II Sultra karena telah sukses menggelar puncak Pekan Keselamatan Jalan melalui Gowe bersama Pemda dan para komunitas sepeda di Sultra. Serta selamat pula karena terminal Tipe A Puuwatu kini mulai kembali beroperasi dan selamat hari jadi ke 6 untuk BPTD Sultra. Sukses selalu,”pungkasnya. (rah/kn)

Publication Berita
BPTD Sultra Temukan Puluhan Sopir Bandel yang Abaikan Aturan Tata Cara Mua…
7 Juni 2023, 12.08, 1000

Kendari – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tenggara (Sultra) menemukan puluhan sopir bandel yang mengabaikan aturan dan tata cara memuat barang di atas kendaraan yang digunakan.Para sopir ini ditemukan melanggar aturan saat pihak BPTD Sultra dan instansi terkait lainnya melakukan kegiatan penegakan hukum yang berlokasi di Jalan Poros Unaaha – Pondidaha, Desa Lasoso, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Selasa (6/6/2023).Kepala Seksi Sarana dan Angkutan Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sultra, Suripto mengatakan, kegiatan itu berlangsung selama dua hari yakni Senin dan Selasa atau 5 dan 6 Juni.Hari pertama, kendaraan yang diperiksa sebanyak 37 unit dan yang ditindak atau melanggar aturan sebanyak 33 unit, sedangkan sisanya atau 4 kendaraan lainnya patuh terhadap aturan yang berlaku.Di hari kedua, ada 48 unit kendaraan yang diperiksa dan hanya 1 kendaraan yang memenuhi aturan, sedangkan 47 unit kendaraan lainnya melanggar aturan tata cara memuat barang.Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, sopir yang bandel dan melanggar sejumlah aturan tidak memiliki izin angkutan barang khususnya kartu pengawasan, muatan melebihi tinggi dan lebar bak kendaraan yang digunakan, over dimensi, serta tidak ada bukti lulus uji elektronik yang dikantongi para sopir.Olehnya itu, BPTD Sultra memberikan dua sanksi kepada para sopir di antaranya edukasi agar melengkapi dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dan sanksi penilangan.“Sasaran kami adalah angkutan barang khusus dan umum. Untuk pengurusan perizinannya, angkutan barang umum di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedangkan angkutan barang umum di provinsi,” katanya kepada Kendariinfo.Dengan adanya operasi penegakan hukum di jalan raya ini, BPTD Sultra mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat khususnya sopir bermuatan barang agar mengikuti setiap aturan yang berlaku.