PALU – Menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah / 2026 Masehi sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tengah menyelenggarakan kegiatan Tausiyah yang dirangkaikan dengan persiapan Angkutan Lebaran pada hari Jumat, 13 Februari 2026. Acara yang berlangsung di Kantor Induk BPTD Kelas II Sulawesi Tengah ini dihadiri oleh segenap jajaran pegawai dengan suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Balai BPTD Kelas II Sulawesi Tengah. Turut hadir mendampingi beliau, Kepala Subbagian Tata Usaha, para Kepala Seksi, serta para Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) dari berbagai wilayah kerja di lingkungan BPTD Kelas II Sulawesi Tengah.
Selain sebagai wujud rasa syukur dan ajang saling bermaaf-maafan jelang bulan puasa, pertemuan ini dimaksimalkan sebagai wadah koordinasi internal. Mengingat peran vital BPTD dalam sektor transportasi darat, agenda Tausiyah ini dirangkaikan dengan pembahasan awal mengenai kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026. Kehadiran para Kepala Seksi dan Wasatpel menjadi momentum tepat untuk menyamakan persepsi terkait kesiapan sarana, prasarana, serta langkah mitigasi lonjakan arus mudik dan balik di wilayah Sulawesi Tengah.
"Kegiatan Tausiyah ini merupakan momentum untuk membersihkan hati dan memperkokoh solidaritas. Namun di saat yang sama, kita juga harus bersiap menghadapi tugas besar di depan mata, yakni penyelenggaraan Angkutan Lebaran. Dengan bekal keimanan dan koordinasi yang kuat sejak dini, diharapkan pelayanan keamanan dan kenyamanan transportasi darat bagi masyarakat Sulawesi Tengah dapat berjalan maksimal," ujar Kepala Balai.
Acara kemudian dilanjutkan dengan siraman rohani (Tausiyah) yang disampaikan langsung oleh Ustadz yang dihadirkan secara khusus. Dalam ceramahnya, Ustadz mengingatkan seluruh jamaah mengenai keutamaan dan kemuliaan bulan Ramadan 1447 H. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga niat, bahwa melayani masyarakat—terutama dalam memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan mudik mereka—merupakan ladang ibadah yang bernilai pahala besar di sisi-Nya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz, memohon kelancaran tugas, kesehatan, dan perlindungan bagi seluruh pegawai BPTD Kelas II Sulawesi Tengah selama menjalankan ibadah puasa dan tugas piket Lebaran nantinya. Acara kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan saling bersalaman antar pegawai.
Melalui kegiatan ini, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah berharap seluruh jajaran pegawai siap menyambut Ramadan 1447 H dengan jiwa yang suci, sekaligus memiliki kesiapsiagaan penuh dalam mengawal kelancaran Angkutan Lebaran tahun ini.