Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Sulawesi Tengah

Publication Berita
Pastikan Kelaikan dan Keselamatan Armada, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah La…
27 Feb. 2026, 13.00, 13

Dalam rangka memastikan keselamatan, keamanan, dan kelayakan operasional angkutan umum menjelang Angkutan Lebaran (Angleb) Tahun 2026, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan rampcheck terhadap kendaraan angkutan penumpang di Terminal penumpang Tipo, Kota Palu. Kegiatan rampcheck ini dilaksanakan selama lima hari, mulai tanggal 23 Februari hingga 27 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya peningkatan pengawasan dan kesiapan armada angkutan penumpang yang akan melayani masyarakat pada masa Angkutan Lebaran.Kegiatan rampcheck ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjamin bahwa seluruh kendaraan angkutan umum yang akan melayani masyarakat selama masa Angkutan Lebaran memenuhi persyaratan teknis laik jalan dan sesuai dengan standar keselamatan yang ditetapkan. Pemeriksaan dilakukan secara langsung oleh petugas BPTD Kelas II Sulawesi Tengah dengan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan serta kelengkapan administrasi.Adapun aspek pemeriksaan meliputi kondisi teknis utama kendaraan, seperti sistem pengereman, kondisi ban, lampu penerangan, sistem kemudi, kaca, wiper, serta perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), palu pemecah kaca, dan pintu darurat. Selain itu, petugas juga memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan, antara lain dokumen uji berkala (KIR), kartu pengawasan, izin operasional, serta kelengkapan lainnya yang menjadi syarat kendaraan untuk dapat beroperasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh armada angkutan penumpang yang beroperasi melalui Terminal Tipe penumpang Tipo berada dalam kondisi laik jalan dan memenuhi standar keselamatan, sehingga dapat memberikan pelayanan transportasi yang aman, selamat, dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran.Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengemudi dan perusahaan angkutan untuk senantiasa menjaga kondisi kendaraan, mematuhi ketentuan operasional, serta mengutamakan keselamatan penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026.Melalui kegiatan rampcheck ini, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan transportasi darat, khususnya dalam memastikan kesiapan sarana dan prasarana angkutan penumpang menjelang periode Angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.Diharapkan dengan dilaksanakannya rampcheck secara berkala, seluruh kendaraan angkutan umum yang beroperasi di Terminal penumpang Tipo dapat memenuhi standar keselamatan dan kelayakan operasional, sehingga penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di wilayah Sulawesi Tengah dapat berjalan dengan tertib, aman, selamat, dan lancar.

Publication Berita
Pastikan Keselamatan Angkutan Lebaran 2026, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah …
23 Feb. 2026, 9.00, 37

Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesiapan operasional sarana transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (SDP) dalam rangka mendukung penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memastikan terpenuhinya aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa transportasi selama periode arus mudik dan arus balik. Dalam pelaksanaannya, tim dari Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulawesi Tengah melakukan pemeriksaan terhadap pemenuhan aspek kelaikan operasional kapal, kelengkapan dokumen perizinan dan administrasi, serta pemenuhan standar keselamatan pelayaran. Selain itu, dilakukan pengawasan terhadap kesiapan fasilitas pendukung di pelabuhan penyeberangan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama periode Angkutan Lebaran. Sebagai unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Perhubungan, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah memiliki tugas melaksanakan pengelolaan, pengawasan, serta pengendalian operasional transportasi darat dan penyeberangan. Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan bentuk implementasi fungsi pengawasan dan pembinaan guna menjamin terselenggaranya transportasi yang berkeselamatan dan berstandar pelayanan minimal.Melalui langkah pengawasan yang intensif dan terukur, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah berkomitmen untuk memastikan seluruh sarana transportasi SDP yang beroperasi selama masa Angkutan Lebaran 2026 memenuhi ketentuan teknis dan administratif, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, selamat, dan nyaman.

Publication Berita
Maknai Bulan Suci Ramadan, BPTD Sulteng Melaksanakan Persiapan Angkutan Le…
13 Feb. 2026, 11.47, 13

PALU – Menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah / 2026 Masehi sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tengah menyelenggarakan kegiatan Tausiyah yang dirangkaikan dengan persiapan Angkutan Lebaran pada hari Jumat, 13 Februari 2026. Acara yang berlangsung di Kantor Induk BPTD Kelas II Sulawesi Tengah ini dihadiri oleh segenap jajaran pegawai dengan suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan.Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Balai BPTD Kelas II Sulawesi Tengah. Turut hadir mendampingi beliau, Kepala Subbagian Tata Usaha, para Kepala Seksi, serta para Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) dari berbagai wilayah kerja di lingkungan BPTD Kelas II Sulawesi Tengah.Selain sebagai wujud rasa syukur dan ajang saling bermaaf-maafan jelang bulan puasa, pertemuan ini dimaksimalkan sebagai wadah koordinasi internal. Mengingat peran vital BPTD dalam sektor transportasi darat, agenda Tausiyah ini dirangkaikan dengan pembahasan awal mengenai kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026. Kehadiran para Kepala Seksi dan Wasatpel menjadi momentum tepat untuk menyamakan persepsi terkait kesiapan sarana, prasarana, serta langkah mitigasi lonjakan arus mudik dan balik di wilayah Sulawesi Tengah. "Kegiatan Tausiyah ini merupakan momentum untuk membersihkan hati dan memperkokoh solidaritas. Namun di saat yang sama, kita juga harus bersiap menghadapi tugas besar di depan mata, yakni penyelenggaraan Angkutan Lebaran. Dengan bekal keimanan dan koordinasi yang kuat sejak dini, diharapkan pelayanan keamanan dan kenyamanan transportasi darat bagi masyarakat Sulawesi Tengah dapat berjalan maksimal," ujar Kepala Balai.Acara kemudian dilanjutkan dengan siraman rohani (Tausiyah) yang disampaikan langsung oleh Ustadz yang dihadirkan secara khusus. Dalam ceramahnya, Ustadz mengingatkan seluruh jamaah mengenai keutamaan dan kemuliaan bulan Ramadan 1447 H. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga niat, bahwa melayani masyarakat—terutama dalam memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan mudik mereka—merupakan ladang ibadah yang bernilai pahala besar di sisi-Nya.Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz, memohon kelancaran tugas, kesehatan, dan perlindungan bagi seluruh pegawai BPTD Kelas II Sulawesi Tengah selama menjalankan ibadah puasa dan tugas piket Lebaran nantinya. Acara kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan saling bersalaman antar pegawai.Melalui kegiatan ini, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah berharap seluruh jajaran pegawai siap menyambut Ramadan 1447 H dengan jiwa yang suci, sekaligus memiliki kesiapsiagaan penuh dalam mengawal kelancaran Angkutan Lebaran tahun ini.

Publication Berita
BPTD Kelas II Sulteng Soroti Rekayasa Lalu Lintas Jelang Pembukaan Jembata…
10 Feb. 2026, 13.00, 38

PALU – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah telah merampungkan rapat pembahasan lanjutan terkait hasil uji coba lalu lintas sekaligus sosialisasi open traffic untuk Elevated Road Jl. Cumi-Cumi, Jembatan Palu 4, dan Elevated Road Jl. Rajamoili. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat BPJN Sulteng pada Selasa, 10 Februari 2026 ini dipimpin langsung oleh Kepala BPJN Sulteng, Ir. Bambang S. Razak, S.T., M.T.Mengingat pentingnya fungsi infrastruktur baru ini, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tengah turut hadir dan memberikan sejumlah catatan kritis terkait manajemen rekayasa lalu lintas guna menjamin kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.Komitmen Pengawasan BPTD SultengPada dasarnya, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah sangat mendukung agar akses jalan raya dan jembatan tersebut segera dibuka untuk publik. BPTD juga sepakat dan mendukung penuh penentuan titik-titik prioritas untuk pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut. Sebagai wujud komitmen pengawalan operasional, pihak BPTD akan melaksanakan pengawasan secara intensif selama satu minggu penuh pasca pembukaan jalan.Evaluasi Teknis dan Usulan Rekayasa Lalu LintasDalam sesi pembahasan teknis, BPTD Sulawesi Tengah memberikan evaluasi tajam mengenai kondisi lapangan dan pengaturan sarana lalu lintas:BPTD menilai bahwa penggunaan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) portable berpotensi mengganggu ruang manuver kendaraan.Sebagai solusi pengganti APILL portable, BPTD mengusulkan penerapan sistem bundaran sementara di persimpangan.BPTD menyoroti tingginya potensi kemacetan di arus keluar Jl. Cumi-Cumi menuju Jl. Yos Sudarso yang dipicu oleh antrean kendaraan yang mengisi BBM solar.Menyikapi potensi kemacetan tersebut, BPTD menegaskan perlunya koordinasi lebih lanjut dengan pihak Satlantas.Kendaraan angkutan barang dilarang keras untuk melintas masuk ke ruas Jl. Diponegoro.BPTD mendesak adanya tambahan rambu lalu lintas di Jl. Penggaraman dan Jl. Komodo agar tidak membingungkan masyarakat atau pengguna jalan baru.Sinergi Target Pemasangan Rambu Bersama DishubBPTD Sulawesi Tengah juga bersinergi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu guna memastikan seluruh fasilitas penunjang jalan siap sebelum open traffic yang dijadwalkan pada 13 Februari 2026. Kesepakatan target tersebut meliputi:Seluruh rambu lalu lintas ditargetkan sudah terpasang di lokasi sebelum tanggal 13 Februari 2026.Akan ada penambahan rambu portable khusus di Jl. Penggaraman.Segera dilakukan penyesuaian marka jalan di area pertigaan Yos Sudarso.Pemasangan Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ) di Jl. Malonda yang dikhususkan untuk memandu angkutan berat agar mengarah ke Jl. Cumi-Cumi.Secara keseluruhan, forum rapat menyepakati bahwa penguatan manajemen lalu lintas pada simpang-simpang prioritas wajib direalisasikan sebelum akses tersebut dibuka secara resmi.

Publication Berita
Perkuat Sinergi Pelayanan Angkutan Penumpang, BPTD dan Dishub se-Sulawesi …
3 Feb. 2026, 14.08, 54

Selasa (3/2/2026) Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan angkutan penumpang, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah menggelar Rapat Koordinasi Kerja Sama Pelayanan Angkutan Penumpang di Terminal Tipe A, Tipe B, dan Tipe C bersama Dinas Perhubungan Provinsi serta Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-Sulawesi. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala BPTD Kelas II Sulawesi Tengah dan dilaksanakan secara luring di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor BPTD Kelas II Sulawesi Tengah, serta daring melalui Zoom Meeting guna menjangkau seluruh peserta.Rapat koordinasi ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam pengelolaan terminal. Salah satu fokus utama pembahasan adalah integrasi moda transportasi darat, khususnya angkutan penumpang di terminal tipe A, B, dan C, agar layanan antarterminal dapat saling terhubung dan berjalan lebih efektif. Selain itu, dibahas pula pentingnya peningkatan pengawasan dan pembinaan sesuai kewenangan masing-masing pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya mewujudkan keterpaduan peran antarlevel pemerintahan. Melalui rapat ini, diharapkan pelayanan angkutan umum dalam trayek dapat semakin meningkat dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Optimalisasi fungsi terminal tipe A, B, dan C juga menjadi perhatian utama, terutama melalui integrasi pelayanan antarterminal yang lebih tertata. Tak kalah penting, rapat ini mendorong peningkatan kepatuhan angkutan umum untuk masuk dan beroperasi di terminal, sehingga fungsi terminal sebagai simpul pelayanan angkutan resmi dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya.Dengan semangat kolaborasi dan sinergi, rapat koordinasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat sistem pelayanan angkutan penumpang di Sulawesi. Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dan melakukan Internalisasi secara konkret oleh seluruh pihak di masing-masing wilayah kerja, juga Kartu Pengawasan Operasional (KPO) AKAP yang telah berjalan dapat dilanjutkan demi menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat. (NFL)

Publication Berita
Upaya Dalam Menguatkan Sinergi Pelayanan Terminal di Sulawesi Tengah
19 Jan. 2026, 13.34, 57

Langkah Kolaboratif untuk Integrasi Angkutan Umum PenumpangTerminal bukan sekadar tempat naik-turun penumpang. Ia adalah simpul penting dalam sistem transportasi darat yang menentukan kelancaran mobilitas masyarakat. Di Sulawesi Tengah, Terminal Tipe A Kasintuwu (Poso), Terminal Tipe B Toboli (Parigi Moutung), Terminal Tipe C Tompira (Morowali Utara), serta terminal tipe B dan C lainnya, menghadapi tantangan yang sama: pelayanan angkutan umum penumpang yang belum terintegrasi secara optimal di Sulawesi Tengah.Tantangan yang DihadapiBelum adanya integrasi membuat pelayanan di tiap terminal berjalan sendiri-sendiri. Akibatnya, koordinasi antar moda dan antar wilayah menjadi kurang efisien. Penumpang pun sering kali merasakan ketidaknyamanan, mulai dari jadwal yang tidak sinkron hingga fasilitas yang belum dimanfaatkan secara maksimal.Tiga Solusi StrategisUntuk menjawab tantangan tersebut, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah merumuskan tiga langkah konkret:Koordinasi Pendataan Terminal Tipe B dan C, hal ini dilakukan bersama Dinas Perhubungan, pendataan ini bertujuan mengidentifikasi terminal yang berpotensi dijadikan mitra kerja sama. Dengan data yang akurat, perencanaan akan lebih tepat sasaran.Rapat Koordinasi Lintas Instansi, Agenda rapat akan melibatkan Dinas Perhubungan terkait selaku pemilik terminal tipe B dan C serta instansi terkait lainnya. Forum ini menjadi wadah untuk menyatukan visi, membahas kendala, dan merumuskan solusi bersama.Penyusunan MoU dan Perjanjian Pinjam Pakai Ruangan Sebagai tindak lanjut, disiapkan dokumen kerja sama resmi berupa MoU. Langkah ini memastikan adanya kepastian hukum dan komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan terminal.Semangat KolaborasiPendekatan ini sejalan dengan semangat kerja sama yang ditunjukkan Kementerian Perhubungan dalam berbagai bidang, prinsipnya ialah: kolaborasi lintas pihak demi pelayanan transportasi yang lebih baik dan berkelanjutan.Menuju Pelayanan TerintegrasiDengan koordinasi, rapat bersama, dan MoU yang jelas, diharapkan pelayanan terminal di Sulawesi Tengah dapat lebih terintegrasi. Penumpang akan merasakan manfaat langsung berupa kenyamanan, efisiensi waktu, dan kepastian layanan. Sementara bagi pemerintah daerah, kerja sama ini membuka peluang optimalisasi aset terminal sekaligus memperkuat sistem transportasi darat secara keseluruhan.

Publication Berita
Launching Perdana Layanan Angkutan Penyeberangan Perintis, Wujud Langkah N…
14 Jan. 2026, 9.20, 32

BANGGAI LAUT (13/1) — Dalam rangka mendukung peningkatan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah kepulauan di Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Banggai Laut, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tengah melaksanakan Launching Layanan Angkutan Penyeberangan Perintis Antar Kecamatan pada lintasan Banggai–Paisulamo dan Paisulamo–Dungkean (PP).Layanan Angkutan Penyeberangan Perintis ini resmi beroperasi mulai 13 Januari 2026 dan dilayani oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Luwuk dengan menggunakan armada KMP Teluk Tolo. Penyelenggaraan layanan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Kementerian Perhubungan dalam menyediakan layanan transportasi publik yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah kepulauan. Pelaksanaan launching tersebut menjadi bagian dari upaya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yang diimplementasikan oleh BPTD Kelas II Sulawesi Tengah untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat antar kecamatan di Kabupaten Banggai Laut, sekaligus memperkuat konektivitas antar wilayah guna mendukung pemerataan pembangunan dan pelayanan publik.Penyelenggaraan Layanan Angkutan Penyeberangan Perintis Antar Kecamatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Kabupaten Banggai Laut secara khusus dan Provinsi Sulawesi Tengah secara umum. Melalui skema subsidi, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan layanan hingga lintasan penyeberangan dapat ditingkatkan menjadi lintasan komersial, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan pelayaran serta pemenuhan standar pelayanan kepada masyarakat oleh operator dan seluruh pemangku kepentingan terkait.Pada kesempatan tersebut, Kepala BPTD Kelas II Sulawesi Tengah, Mangasi Sinaga, mengimbau masyarakat pengguna jasa angkutan penyeberangan lintasan Banggai–Paisulamo dan Paisulamo–Dungkean agar dapat memanfaatkan layanan yang disediakan pemerintah secara optimal untuk mendukung aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya, serta turut menjaga keselamatan dan ketertiban selama perjalanan.

Publication Berita
Refleksi 2025, Menyongsong 2026: Semangat Baru BPTD Kelas II Sulawesi Teng…
17 Des. 2025, 12.51, 31

Suasana Ballroom Emerald Aston Hotel pada Selasa (16/12/2025) terasa berbeda. Seluruh jajaran BPTD Kelas II Sulawesi Tengah—mulai dari staf kantor induk, pejabat struktural, pengawas satuan pelayanan, hingga perwakilan staf satpel—berkumpul dalam satu forum penting: Evaluasi Kinerja Tahun 2025 & Penyusunan Program Kerja Tahun 2026.Menengok Kembali Perjalanan SetahunAcara ini bukan sekadar rapat biasa. Ia menjadi momen refleksi, di mana seluruh capaian kinerja selama Tahun Anggaran 2025 ditinjau secara menyeluruh. Dari aspek perencanaan, pelaksanaan program, hingga pencapaian indikator kinerja, semuanya dibedah dengan jernih. Tujuannya jelas: memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sepanjang tahun benar-benar memberi dampak nyata bagi pelayanan transportasi darat di Sulawesi Tengah.Mengurai Kendala, Menyusun SolusiSelain menilai capaian, forum ini juga menjadi ruang terbuka untuk membicarakan hal-hal yang sering kali luput: kendala lapangan, permasalahan teknis, hingga tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pelayanan. Dengan begitu, setiap masukan bisa menjadi bahan berharga untuk menyusun strategi yang lebih matang di tahun berikutnya. Menatap 2026 dengan Semangat BaruSetelah evaluasi, fokus bergeser ke masa depan. Program kerja Tahun 2026 mulai dirancang dengan mempertimbangkan hasil evaluasi, kebutuhan masyarakat, serta dinamika transportasi darat yang terus berkembang. Harapannya, BPTD Kelas II Sulawesi Tengah dapat menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan tentunya relevan dengan tantangan zaman.Lebih dari Sekadar RapatYang membuat acara ini istimewa bukan hanya agenda formalnya, tetapi juga kebersamaan yang tercipta. Semua pihak hadir dengan semangat kolaborasi, saling berbagi pandangan, dan menyatukan visi. Seperti sebuah perjalanan panjang, evaluasi ini menjadi pit stop penting sebelum melanjutkan langkah ke tahun berikutnya. (NFL)

Publication Berita
BPTD SULTENG MELAKSANAKAN INSPEKSI LAPANGAN ATAS OPERASIONAL HOTEL GRAND S…
14 Juli 2025, 8.46, 166

PALU (14/7/2025) – Dalam rangka memastikan kelayakan dan kesiapan aspek lalu lintas atas Bangunan Hotel Grand Sya di Kota Palu, hari ini telah dilaksanakan inspeksi lapangan bersama sebagai bagian dari proses evaluasi dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN).Kegiatan ini melibatkan tim teknis dari Dinas Tata Ruang, PTSP, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, serta perwakilan pengembang. Tim inspeksi melakukan dialog terbuka terkait kondisi fisik bangunan serta dokumen perijinan guna memastikan bahwa gedung tersebut telah melaksanakan aturan yang telah ditetapkan, sehingga kawasan pengembang tidak menimbulkan risiko terhadap keselamatan, kenyamanan masyarakat, dan ketertiban tata ruang kota.