Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Riau

Publication Berita
Kunjungan DWP BKTD Kelas II Riau ke Panti Tresna Werdha Husnul khotimah
28 Juni 2024, 13.48, 1226

PEKANBARU - Mendapat kejutan berupa kerajinan tangan karya penghuni Panti Tresna Werdha, rombongan Dharma Wanita Persatuan BPTD Kelas II tertarik memborong sejumlah barang.Kunjungan DWP BPTD Kelas II Riau ke Panti Tresna Werdha Husnul Khotimah, Kamis (27/04/2024) berujuan untuk bersilturahim dan berbagi kebahagiaan dengan penghuni panti.Sebagaimana disampaikan Ketua DWP BPTD Kelas II Riau Ny.Kun Rani Avi Mukti yang diwakili Ny. Dewi Wira, kepada awak media."Kunjungan ini semata-mata ingin berbagi kebahagiaan dan rezeki dengan para penghuni panti, utamanya adalah untuk bersilturahmi dengan ibu-bapak penghuni panti," ungkapnya.Setelah mendapat penjelasan dari pengelola UPT Dinas Sosial ini, seluruh anggota rombngan terkejut dengan hasil kerajinan para penghuni panti.Beragam hasil kerajinan mulai dari piring lidi, tas, bunga pajangan, baju dan banyak barang lainnya, diperlihatkan kepada rombongan DWP."Bagus-bagus hasil kerajinannya, dan rapi sekali, kami membeli beberapa buah kerajinan sebagai oleh-oleh," kata Demi Septi, salah satu anggota rombongan.Kualitas kerajinan tangan penghuni panti asuhan Dinas Sosial Provinsi Riau ini diakui banyak pihak memiliki kualitas sangat sesuai dengan ekspektasi kebutuhan masyarakat."Hasil dari penjualan kerajinan ini ternyata dikembalikan lagi ke Panti untuk membiayai kehidupan penghuni panti, sangat membuat kami tersentuh," kata Dewi Wira

Publication Berita
Terancam Merugi Pengusaha Ekspedisi Sembako Berharap Tambahan Kapal Roro
24 Juni 2024, 14.00, 1327

SEI SELARI - Pengusaha jasa angkutan yang setiap hari menggunakan jasa penyeberangan Sei Selari - Telaga Punggur Batam, berharap adanya penambahan kapal di musim libur.Sebagaimana disampaikan Iskandar yang sehari-harinya menjadi ujung tombak pengiriman bahan kebutuhan pokok dari pulau Sumatera menuju Batam."Setiap harinya kami menyeberangkan satu unit kendaraan berisi bahan pokok ke Batam, namun kalau sudah musim libur begini, kami harus bersabar dalam antrian." kata Iskandar.Dijelaskan Iskandar, kalau masuk musim libur, maka kendaraan pribadi bertambah entah beberpa kali lipat, sehingga kendaraan pembawa sembako terpaksa harus ikut mengantri."Tak mungkinlah kami memaksakan diri, namun demikian barang yang akan kami kirim ke Batam tentunya terancam membusuk, seperti kol, cabe, tomat dan lainnya<" katanya.Sangat beralasan bagi Iskandar berharap kepada penyelenggara jasa angkutan kapal penyeberangan, untuk menambah armada di musim liburan.Adapun musim liburan yang dimaksud adalah Libur Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru serta Libur Panjang anak sekolah."Kalau sudah masuk musim liburan ini, kami harus memaksa kendaraan ekspedisi untuk berangkat lebih wal ke Sei Selalri, agar masuk antrian di depan," ungkap Iskandar.Kalau terlambat, bakal bisa mengantri hingga dua hari lamanya, dalam hal ini konsumen yang menggunakan jasa ekspedisinya akan mengalami kerugian yang cukup besar."Kita mohon kepada Kementerian Perhubungan untuk menambah armada, menjadi dua kapal sehari, agar bahan kebutuhan pokok tidak perlu menunggu hingga dua hari," katanya.Lelaki yang sejak tahun 2019, melakoni tugas sebagai ekspeditur dari perusahaan Lintas Pulau Ekspedisi, Aska Cargo dan Indah Cargo ini."Hanya saja, kalaupun memang tak bisa ditambahkan, kami berharap ukuran kapalnya yang diperbesar, agar bisa memuat kebutuhan masyarakat," tawarnya.

Publication Berita
Perlu Sinergi Untuk Mewujudkan Penyelenggaraan Angkutan Umum Yang Berkesel…
17 Juni 2024, 12.00, 1251

PEKANBARU. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Risyapudin Nursin menyampaikan bahwa untuk mewujudkan penyelenggaraan angkutan umum yang berkeselamatan diperlukan suatu sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak terkait. Hal tersebut disampaikan saat membuka "Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Umum Berkeselamatan" yang diselenggarakan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Riau di Pekanbaru, Sabtu (15/6)."Pemerintah telah membuat kebijakan dan regulasi yang jelas terkait penyelenggaran angkutan umum yang mengedepankan aspek keselamatan. Karena pemerintah memang bertugas untuk memberi perlindungan keselamatan kepada seluruh masyarakat. Tapi, lebih mudah apabila dilakukan secara bersinergi oleh para pelaku usaha, Organda, pihak kepolisian dan lain sebagainya," ungkap Dirjen Risyapudin."Strategi yang penting saat ini ialah mengedepankan kegiatan sosialisasi dan edukasi secara humanis kepada pelaku usaha angkutan umum maupun masyarakat pada umumnya sehingga terbangun kesadaran bersama untuk menciptakan keselamatan pada angkutan umum," ujarnya.Lebih lanjut, Ia menyebutkan selain dari aspek kelaikan armada bus, kondisi pengemudi juga sangat penting untuk diperhatikan. Perlunya peningkatan kompetensi teknis dalam menguasai kendaraan sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran.Ia berharap ke depan lebih terbangun kontrol dan kepedulian dari seluruh stakeholders dari hulu sampai hilir, seperti adanya peraturan dan kepatuhan dari setiap pelaku usaha serta pengawasan yang baik dari pemerintah.Pada kesempatan yang sama, Direktur Angkutan Jalan, Suharto menuturkan setiap perusahaan angkutan umum wajib memenuhi dua persyaratan di antaranya persyaratan teknis kelaikan jalan dan persyaratan administrasi sesuai perizinannya."Angkutan pariwisata secara nasional jumlahnya mencapai sekitar 14 ribu. Sebanyak 37 persen dari itu tidak patuh terhadap regulasi. Terdapat asumsi bahwa hal itu dikarenakan adanya kesulitan proses perizinan. Kami akan terus berkoordinasi dengan BKPM untuk tahapan proses OSS," katanya.Selain dihadiri Direktur Angkutan Jalan - Suharto, Kasubdit Angkutan Orang Antar Kota - Irly Saritini Permata, Kepala BPTD Kelas II Riau, Avi Mukti Amin, kegiatan Rakor ini juga dihadiri Kanit Regident Ditlantas Polda Riau, Kadishub Provinsi Riau, Kasatlantas Polres se-Provinsi Riau, Kadishub Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau, Ketua DPP Organda Riau, Forum LLAJ Provinsi Riau, Kepala Jasa Raharja Provinsi Riau, Masyarakat Transportasi Indonesia Perwakilan Riau, serta Pengusaha Angkutan Orang dan Barang.

Publication Berita
89 Tilang Dilayangkan BPTD Riau Berkolaborasi Dengan Polres Kampar Dalam …
10 Juni 2024, 14.00, 1099

BANGKINANG - Total 89 tilang dilayangkan jajaran BPTD Kelas II Riau berkolaborasi dengan Sat Lantas Polres Kampar dan Dinas Perhubungan Kampar.Hal ini diungkapkan Kepala BPTD Kelas II Riau Avi Mukti Amin kepada media, Senin (10/06/2024) di ruang kerjanya."Hingga hari ini total tercatat 89 tilang yang telah kami layangkan Bersama Sat Lantas Polres Kampar dan Dinas Perhubungan Kampar," kata Avi.Dijelaskan Avi Mukti, bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengawasan terhadap kendaraan angkutan penumpang, termasuk bus pariwisata yang melintasi Kabupaten Kampar."Selain menerbitkan tilang, kami juga berharap hal ini menjadi pembelajaran bagi pengemudi dan pemilik kendaraan untuk benar-benar mematuhi aturan yang ada," kata Avi Mukti.Kegiatan ini kami laksanakan bersama jajaran Sat Lantas Polres Kampar yang juga tengah melaksanakan kegiatan Program Bulan Angkutan Umum Berkeselamatan (Bung Selamat)."Dengan kegiatan ini kami harapkan, masyarakat semakin menyadari pentingnya kedisiplinan terhadap aturan dalam menjalankan usaha jasa transportasi angkutan umum," kata Avi.*

Publication Berita
Kepala BPTD Kelas II Riau Imbau Agar Masyarakat Waspada dalam Memilih Bus …
27 Mei 2024, 12.01, 1005

PEKANBARU - Menjelang datangnya musim liburan sekolah, sejumlah kendaraan angkutan penumpang pariwisata terdeteksi tak kantongi izin, ternyata beroperasi di Riau.Hal ini terungkap dalam pengawasan yang dilaksanakan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau, selama musim libur Cuti Bersama Hari Raya Waisak.Disampaikan Kepala BPTD Kelas II Riau - Avi Mukti Amin kepada media, dari 19 unit bus yang diperiksa petugas, 18 unit diantaranya tak mengantongi izin penyelenggaraan."Terhadap 18 bus tersebut, kami sudah mengambil tindakan tegas berupa teguran," kata Avi Mukti Amin, Senin (27/05/2024).Namun demikian, bagi BPTD Kelas II Riau hal itu baru taraf permulaan, karena pihaknya Bersama dengan pemangku kepentingan lainnya akan menertibkan kendaraan tak berizin tersebut."Kami berharap, para pengusaha bus pariwisata tersebut bisa kita tertibkan, dan mengantongi izin resmi," kata Avi menjelaskan.Keberadaan bus-bus yang tak mengantongi izin penyelenggaraan jasa pariwisata tersebut, patut diwaspadai masyarakat pengguna jasa angkutan busa pariwisata."Musibah akibat kelalaian yang dialami bus pariwisata terus terjadi, kami berharap hal ini bisa diantisipasi terlebih dahulu," ungkap Kepala BPTD Kelas II Riau.Satu Bus DitundaHanya selang beberapa saat, jajaran BPTD Kelas II Riau menghentikan sebuah bus pariwisata yang tak mengantongi izin beroperasi, saat melaksanakan Operasi Gabungan Penegakan Hukum ODOL.Dalam operasi yang dilaksanakan di persimpangan Tabek Gadang Jalan Soebrantas - SM Amin, satu unit bus terpaksa digelandang ke terminal Tipe A BRPS.Sebagaiman mana diungkapkan Ka Tim Gakkum - Yevizal, bahwa perjalanan busa pariwisata tersebut harus ditunda."Bus tersebut tak bisa melanjutkan perjalanan, kami harus tunda, karena supirnya tak bisa membuktikan izin beroperasinya, untuk sementara kita amankan di TTA BRPS," kata Yevizal.*

Publication Berita
Apel Perdana Pasca Lebaran, Keluraga Besar BPTD Kelas II Riau Gelar Halal …
16 April 2024, 10.00, 1107

PEKANBARU - Bertempat di kantor induk BPTD Kelas II Riau, Kepala BPTD Avi Mukti Amin memimpin langsung Apel Perdana Pasca Lebaran Idul Fitri 1445 H, Selasa (16/04/2024)Dalam pengarahannya Kepala BPTD Kelas II Riau menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran pegawai yang hadir."Berharap seluruh jajaran merefleksikan diri setelah menjalani puasa selama Ramadhan dan merayakan Idul Fitri 1445 H, untuk meningkatkan etos kerja," kata Avi Mukti Amin.Dijelaskan Avi Mukti, tugas dan tanggung jawab jajaran sebagai aparatur sipil negara, untuk menjalankan tugas sesusai target kerja yang diberikan pimpinan."Disamping itu kami menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kerjasama seluruh jajaran dalam pelaksanaan kegiatan Posko Angkutan Lebaran 2024," katanya.Begitu selesai Apel, dilanjutkan dengan Halal bi Halal, seluruh staf kantor induk BPTD Kelas II Riau saling bermaafan dengan pejabat struktural yang hadir pagi ini.Adapun pejabat struktural dimaksud adalah Kasubag TU - Sano Mikael, Kasi LLJSDP dan Was - Riskan, Kasi SAJSDP - Taufiq Hidayat dan Kasi PJSDP - Allumni Mulki.

Publication Berita
Optimalkan Pelayanan, Jajaran BPTD Kelas II Riau Mulai Laksanakan Posko An…
3 April 2024, 9.00, 1371

PEKANBARU - Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Riau Avi Mukti Amin mengingatkan jajarannya untuk optimal memberikan pelayanan kepada para pemudik."Kepada seluruh personel, terutama yang bertugas di Satuan Pelayanan untuk benar-benar fokus dan otimal melayani pemudik yang menggunakan jasa angkutan," katanya.Hal ini disampaikan Avi Mukti Amin ketika memimpin Apel Pembukaan Posko Angkutan Lebaran 2024 yang digelar di Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki, Rabu (03/04/2024).Apel Pembukaan Posko Angleb 2024 diikuti seluruh jajaran personel Kantor Induk BPTD Kelas II Riau, Satuan Pelayanan TTA BRPS dan Pelabuhan Sungai Duku.Dijelaskan Avi, sesuai dengan pengarahan Menteri Perhubungan, bahwa secara nasional arus mudi mengalami peningkatan yang signifikan, yakni mencapai 56 persen."Khusus di Riau akan mengalami peningkatan hingga 10 persen khususnya bagi pengguna moda ransportasi darat dan perairan," kata Avi.Ditambahkan Kepala BPTD Kelas II Riau, petugas harus menempatkan para pemudik tersebut sebagai subyek, jangan dianggap obyek."Jadikan pelaksanan tugas kita ini sebagai ibadah dengan sepenuh hati, InSyaa Allah akan mendapat keberkahan," kata Avi.Posko-posko Angkutan Lebaran 2024 di wilayah kerja BPTD Kelas II Riau meliputi Terminal BRPS, Terminal Bangkinang, Terminal Dumai, UPPKB Balai raja dan UPPKB Muara Lembu.Juga ada Posko di Pelabuhan Penyeberangan Dumai yang meliputi Pelabuhan Rupat, Pelabuhan Sei Selari dan Pelabuhan Air Putih.Lalu, Pelabuhan Penyeberangan Mengkapan, meliputi wilayah Pelabuhan Alai Insit, dan terakhir Pelabuhan Sungai Duku dan Pelabuhan Sungai Tembilahan.*

Publication Berita
Potensi Besar, Fungsi Pelabuhan Harus Maksimal, Ini Kata Menhub Ketika ke …
7 Feb. 2024, 11.25, 1591

DUMAI - “Potensi Pelabuhan Dumai sangat besar, untuk itu fungsi pelabuhan harus dimaksimalkan,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kamis (08/02/2024).Menurut Budi Karya Sumadi, pergerakan orang dari Dumai menuju Malaysia dan sebaliknya ternyata cukup banyak. Hal tersebut menurutnya merupakan sebuah peluang, terutama untuk memperkenalakan Produk Lokal dengan memberikan ruang khusus bagi UMKM yang ada di Kota Dumai.“Di Dumai saya melihat potensinya besar, namun fungsi pelabuhan belum maksimal. Pergerakan orang dari dan ke Malaysia cukup banyak. Maka, pelabuhan Dumai ini akan dimaksimalkan. Kita rencanakan pelabuhan yang cantik dan akan diselesaikan dalam waktu dekat," jelas Budi.Hal ini terungkap dalam kunjungan Kerja Menteri Perhubungan RI dalam rangka Monitoring Sarana/Prasarana dan Pelayanan Transportasi di Kota Dumai, terutama Pelayanan Transportasi Antar Negara.Pada kesempatan itu, Menteri Perhubungan RI beserta rombongan begitu mendarat di Bandara Pinang Kampai - Dumai langsung menuju Pelabuhan Penumpang International yang melayani pelayaran penumpang Dumai-Malaka.Disela Kunjungan tersebut, Kepala BPTD Kelas II Riau Bapak Avi Mukti Amin berkesempatan menyampaikan progres Revitalisasi Pelabuhan Penyeberangan Bandar Sri Junjungan kepada Menteri Perhubungan RI.Kegiatan revitalisasi yang akan berakhir pada 2024 ini diharapkan menjadi dorongan bagi Pemerintah untuk mewujudkan Pelabuhan Penyeberangan International Ro-ro Dumai - Malaka.Di samping itu, Menteri Perhubungan RI sempat berdialog dengan operator kapal, petugas pelayanan, dan calon penumpang. Dan menyampaikan agar lebih waspada dalam melakukan perjalanan laut mengingat kondisi cuaca diawal tahun 2024."Kami minta operator kapal untuk benar benar memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan keberangkatan serta para regulator untuk memeriksa kondisi kapal sebelum diizinkan berlayar." katanya.

Publication Berita
Optimisme pada Apel Perdana 2024
2 Jan. 2024, 10.30, 1014

Pekanbaru - Sebuah kebahagiaan, ketika terpenuhinya indikator capaian hasil kerja bersama-sama, yakni dengan serapan anggaran di tahun 2023.Optimisme Kepala BPTD Kelas II Riau - Avi Mukti Amin terungkap pada Apel Perdana di kantor Induk BPTD Kelas II Riau, Selasa 2 Januari 2024.Tahun 2024 akan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan etos, kinerja dan sinergitas internal dalam menjalankan tusi secara organisasi.Bersyukur kepada Allah, atas segala nikmat dan karuniaNya kepada Keluarga Besar BPTD Kelas II Riau, optimis semakin baik di tahun 2024.