Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Riau

Publication Berita
Rampcheck Kendaraan dalam rangka Natal 2025 Tahun Baru 2026
17 Nov. 2025, 13.00, 79

Dalam rangka menjamin keselamatan dan kelancaran pelayanan angkutan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau melaksanakan kegiatan inspeksi keselamatan kendaraan bermotor (Rampcheck) yang dipusatkan di sejumlah pool bus pariwisata yang berada di wilayah Provinsi Riau.Kegiatan rampcheck ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan yang akan digunakan masyarakat dalam melaksanakan perjalanan wisata maupun perjalanan jarak jauh pada masa libur akhir tahun memenuhi standar kelayakan teknis dan administrasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemeriksaan dilakukan meliputi aspek teknis kendaraan seperti fungsi sistem pengereman, kemudi, lampu, ban, wiper, serta kelengkapan keselamatan seperti APAR, pintu darurat, palu pemecah kaca, sabuk keselamatan, hingga uji emisi. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan pada aspek administrasi seperti SIM pengemudi, STNK, KIR, serta manifest penumpang.Kepala BPTD Kelas II Riau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam memberikan jaminan keselamatan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama masa libur Natal dan Tahun Baru. “Kami memastikan seluruh kendaraan angkutan umum, khususnya Bus Pariwisata, dalam kondisi layak operasi sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan meningkatkan kualitas layanan angkutan jalan di Provinsi Riau,” ujarnya.

Publication Berita
Hari Perhubungan Nasional 2025
17 Sep. 2025, 13.00, 120

BPTD Kelas II Riau dengan bangga memperingati Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada tanggal 17 September setiap tahunnya. Hari Perhubungan Nasional merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran vital sektor perhubungan dalam mendukung pembangunan ekonomi, sosial, dan kemajuan bangsa Indonesia.Sebagai bagian dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, BPTD Kelas II Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan di bidang transportasi, baik itu transportasi darat, laut, maupun udara. Kami menyadari bahwa aksesibilitas yang baik melalui transportasi yang aman, efisien, dan terjangkau menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan konektivitas antarwilayah, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat integrasi sosial di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Riau.Tema Hari Perhubungan Nasional 2025: "Transportasi Berkualitas, Konektivitas Nasional"Dengan tema ini, kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan transportasi yang lebih berkualitas dan konektivitas yang semakin kuat antar daerah. BPTD Kelas II Riau turut berperan aktif dalam pengawasan, pelayanan, dan peningkatan kualitas infrastruktur transportasi yang melibatkan masyarakat serta para pemangku kepentingan.

Publication Berita
Operasi Patuh Tahun 2025 di Wilayah Kota Pekanbaru
21 Juli 2025, 13.00, 143

Senin, 21 juli 2025, Personel BPTD Kelas II Riau bersama Ditlantas Polda Riau, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru serta Stakeholder terkait melaksanakan Operasi Patuh Tahun 2025 yang berlokasi di Tugu Gemar Menabung Jl. Riau UjungOperasi Ini difokuskan pada penindakan terhadap travel gelap dan angkutan orang yang tidak layak jalan. pemeriksaan mencakup kelengkapan surat surat, kondisi teknis kendaraan, hingga standar keselamatan yang wajiib dipenuhi sebelum menangkut penumpang.Langkah terpadu ini diharapkan dapat menciptakan lalu lintas yang tertib dan menekan resiko kecelakaan, sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman

Publication Berita
Edukasi Pengemudi, Petugas Bagikan Brosur di UPPKB Tenayan Raya
23 Juni 2025, 10.40, 645

Pekanbaru, 23 Juni 2025 — Dalam rangka mendukung program nasional Zero ODOL 2026, Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Tenayan Raya aktif melakukan sosialisasi kepada para pengemudi angkutan barang dengan membagikan brosur informasi tentang kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL).Kegiatan ini dilakukan di area timbangan UPPKB Tenayan Raya, Jalan Lintas Timur, yang merupakan salah satu jalur nasional tersibuk di Kota Pekanbaru. Para petugas memberhentikan truk dan kendaraan logistik untuk dilakukan pemeriksaan singkat sekaligus memberikan brosur berisi informasi penting mengenai aturan dimensi dan muatan kendaraan sesuai regulasi Kementerian Perhubungan.Kepala UPPKB Tenayan Raya, , menyatakan bahwa pembagian brosur ini merupakan langkah awal dalam pendekatan edukatif kepada para sopir sebelum penindakan tegas diberlakukan.“Brosur ini memuat informasi tentang batas dimensi kendaraan, berat muatan maksimal, serta konsekuensi hukum bagi pelanggar. Kami ingin pengemudi paham bahwa ODOL bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan,” ujarnya.Kegiatan ini akan terus berlanjut secara rutin, seiring dengan peningkatan pengawasan kendaraan barang di jalur nasional.Sosialisasi ini merupakan bagian dari program nasional menuju Zero ODOL 2026, yang akan diberlakukan secara penuh di seluruh Indonesia. Pemerintah daerah mengajak semua pihak untuk bersinergi menyukseskan program ini.

Publication Berita
Cegah Kerusakan Jalan dan Kecelakaan, BPTD Gelar Sosialisasi ODOL di Pintu…
17 Juni 2025, 14.00, 652

Kampar, 17Juni 2025 — Upaya pemerintah dalam menertibkan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) terus berlanjut. Kali ini, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Riau bersama Dinas Perhubungan Provinsi Riau dan Ditlantas Polda Riau menggelar sosialisasi ODOL di kawasan Pintu Tol XIII Koto Kampar, salah satu akses strategis masuknya kendaraan logistik dari arah Sumatera Barat menuju Kota Pekanbaru.Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para sopir truk dan pengusaha angkutan barang terkait bahaya dan sanksi terhadap pelanggaran ODOL yang kerap menjadi penyebab kerusakan jalan dan tingginya angka kecelakaan lalu lintas.Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dimensi. Beberapa kendaraan ditemukan tidak sesuai standar, dan pengemudi diberikan teguran serta edukasi langsung di lapangan.Sosialisasi ini merupakan bagian dari program nasional menuju Zero ODOL 2026, yang akan diberlakukan secara penuh di seluruh Indonesia. Pemerintah daerah mengajak semua pihak untuk bersinergi menyukseskan program ini.

Publication Berita
Sosialisasi Over Dimensi Over Loading Pekanbaru
16 Juni 2025, 10.00, 656

Pekanbaru, 16 Juni 2025 — Kementerian Perhubungan bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat secara serentak menggelar sosialisasi program penanganan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) di beberapa ruas jalan nasionalSosialisasi yang berlangsung sejak awal pekan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Perhubungan Provinsi Riau, kepolisian, pengusaha angkutan, serta asosiasi logistik. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha transportasi terkait bahaya dan dampak negatif dari kendaraan yang melebihi batas dimensi dan muatan.Kali ini, sosialisasi dilaksanakan di ruas Jalan Air Hitam, salah satu jalan nasional yang kerap dilintasi kendaraan angkutan berat di Kota Pekanbaru.Kegiatan sosialisasi ini turut melibatkan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau , Dinas Perhubungan Provinsi Riau dan Ditlantas POLDA RIAU. Sosialisasi dilakukan langsung di lapangan, dengan menyasar pengemudi truk, operator logistik, dan perusahaan angkutan yang biasa melintasi jalur tersebut.Sosialisasi ini merupakan bagian dari program nasional menuju Zero ODOL 2026, yang akan diberlakukan secara penuh di seluruh Indonesia. Pemerintah daerah mengajak semua pihak untuk bersinergi menyukseskan program ini.

Publication Berita
BPTD Riau Gelar Inspeksi Keselamatan LaluLintas dan Keselamatan Jalan di B…
11 Nov. 2024, 12.00, 1016

Dalam rangka memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, BPTD Kelas II Riau telah melaksanakan kegiatan Rampcheck kendaraan penumpang di berbagai titik strategis.Tim pemeriksa berkewajiban untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap aspek teknis kendaraan. Pemeriksaan meliputi kondisi rem, ban, lampu, wiper, klakson, sabuk pengaman, hingga kelengkapan surat-surat kendaraan. Setiap aspek ini dinilai secara ketat untuk memastikan kendaraan berada dalam kondisi optimal.Pada Pemeriksaan kali ini di Pool Angkutan Pariwisata Kab. Bengkalis ditemui seluruh kendaraan Valid dan Terdaftar.Kegiatan Rampcheck Nataru 2024/2025 menjadi bukti komitmen BPTD Kelas II Riau untuk terus meningkatkan keselamatan transportasi jalan. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan kegiatan ini berkontribusi signifikan dalam mewujudkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

Publication Berita
Selamat Memperingati Hari Perhubungan Nasional 2024
17 Sep. 2024, 12.00, 1035

Selamat Memperingati Hari Perhubungan Nasional 2024

Publication Berita
Wisatawan Tujuan Siak Semakin Bijak Dalam Memilih Bus Pariwisata
8 Juli 2024, 13.00, 1228

SIAK - Jajaran BPTD Kelas II Riau terus memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait bus pariwisata yang layak dan laik digunakan masyarakat.Terutama ketika memasuki penghujung musim libur panjang sekolah, penyampaian imbauan kepada masyarakat semakin intensif dilaksanakan jajaran.Destinasi wisata seperti Istana Siak dan Mesjid Agung Sultan Syarif Hasyim di Kabupaten Siak menjadi tujuan Tim Pengawasan BPTD kelas Ii Riau, pada hari Sabtu-Minggu (06-07/07/2024)."Dalam dua hari ini (Sabtu-Minggu, red) kami fokus di sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Siak," kata Kepala BPTD Kelas II Riau Efendhi Prih Raharjo melalui Kasi LLJSDP-Was Yuliansyah, Minggu (07/07/2024) kepada media.Diungkapkan bahwa dari 2 unit bus pariwisata yang ditemukan jajarannya, satu unit bus dengan merek dinding Fajar Riau Wisata, telah memenuhi syarat administrasi dan kelaikan jalan.Sementara satu unit lagi, mengaku kepada petugas masih dalam proses pengajuan KP. karena bergabung dengan perusahaan yang telah memiliki izin beroperasi."Masyarakat terus kami berikan imbauan dalam memilih kendaraan wisata yang akan digunakan, terutama jika dalam rombongan berjumlah besar," kata Yuliansyah.Dituturkan Yuliansyah, bahwa berdasarkan laporan dari personel di lapangan, memang ditemukan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan bus pariwisata yang telah memenuhi standar adalah hak dasar pengguna jasa."Alhamdulillah, perlahan namun pasti kesadaran itu telah muncul, masyarakat mulai menyadari kerugian besar yang akan ditimbulkan ketika musibah datang saat menggunakan bus yang salah," tuturnya.*