Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Kalimantan Barat

Publication Berita
Penyerahan Dukungan CSR berupa Public Charging oleh PT. Arista Jaya Lestar…
30 Des. 2024, 20.56, 284

Dalam upaya meningkatkan kenyamanan dan pelayanan kepada para pengguna jasa angkutan di Terminal Tipe A Sei Ambawang, BPTD Kelas II Kalimantan Barat menerima dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Arista Jaya Lestari (Wuling Pontianak), Senin (30/12).Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk fasilitas Public charging yang ditempatkan di ruang tunggu keberangkatan Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN), Terminal Tipe A Sei Ambawang.Fasilitas Public charging ini dirancang secara khusus untuk menunjang kebutuhan penumpang selama menunggu keberangkatan. Public Charging tersebut dilengkapi dengan 18 lubang stop kontak, sehingga memungkinkan banyak penumpang untuk mengisi daya baterai perangkat mereka secara bersamaan. Tidak hanya fungsional, fasilitas ini juga disediakan secara gratis, memberikan kemudahan tanpa membebani penumpang dengan biaya tambahan.Kegiatan penyerahan fasilitas CSR ini dilaksanakan di ruang tunggu keberangkatan ALBN Terminal Tipe A Sei Ambawang dan dihadiri oleh perwakilan dari PT. Arista Jaya Lestari (Wuling Pontianak), Kasubbag Tata Usaha BPTD Kelas II Kalimantan Barat, serta Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Sei Ambawang.Dalam sambutannya, Kasubbag Tata Usaha BPTD Kelas II Kalimantan Barat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT. Arista Jaya Lestari atas kontribusi yang telah diberikan. Beliau menekankan bahwa dukungan seperti ini sangat membantu dalam mewujudkan terminal yang modern, nyaman, dan ramah bagi seluruh pengguna jasa.Sebagai salah satu sarana pendukung yang penting, keberadaan Public charging ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan penumpang yang seringkali menghadapi kendala kehabisan daya baterai perangkat elektronik selama perjalanan. Dengan layanan ini, penumpang dapat tetap terhubung dengan keluarga, mengakses informasi perjalanan, ataupun mengisi waktu menunggu dengan aktivitas lain di perangkat mereka tanpa khawatir kehabisan baterai.Selain itu, pengadaan fasilitas ini juga merupakan bagian dari program pembenahan sarana dan prasarana di Terminal Tipe A Sei Ambawang. Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk meningkatkan fasilitas umum di terminal, mulai dari pembenahan ruang tunggu hingga penambahan fasilitas-fasilitas yang relevan dengan kebutuhan pengguna jasa. Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen BPTD Kelas II Kalimantan Barat dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang unggul.Diharapkan, melalui sinergi antara pemerintah dan pihak swasta seperti yang dilakukan dengan PT. Arista Jaya Lestari, Terminal Tipe A Sei Ambawang dapat terus berkembang menjadi pusat transit yang memberikan kenyamanan optimal bagi para pengguna jasa.#bptdkelas2kalbar #kemenhub151 #ditjenhubdat #kawulamoda

Publication Berita
Talkshow Dialog Publik : Pekan Keselamatan Jalan 2024
11 Des. 2024, 15.30, 366

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Barat sukses menyelenggarakan kegiatan Talkshow Dialog Publik di TVRI Kalimantan Barat pada Senin, 9 Desember 2024. Kegiatan ini merupakan acara penutup dari rangkaian Pekan Keselamatan Jalan (PKJ) Tahun 2024 yang telah berlangsung selama sepekan dengan berbagai agenda edukatif dan kampanye keselamatan berlalu lintas.Rangkaian kegiatan PKJ 2024 meliputi beberapa program utama, yaitu kegiatan sosialisasi Goes to School dengan tema “Budak Lantas”, Budaya Keselamatan Berlalu Lintas yang memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada siswa/i di berbagai sekolah di Pontianak, Kalimantan Barat, antara lain SMAN 8 Pontianak, SMK Bina Utama Pontianak, SMK 3 Pontianak dan SMAN 4 Pontianak, selain itu diadakan juga Lomba Video Kreatif Keselamatan Jalan yang mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berpartisipasi aktif dalam menyampaikan pesan keselamatan melalui media kreatif. Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya budaya berlalu lintas yang aman.Acara talkshow ini, diselenggarakan sebagai wujud kolaborasi antara BPTD Kelas II Kalimantan Barat, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Barat, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan jalan, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.Hadir sebagai narasumber Dodi Frenky, S.Si.T, M.Si selaku Kasi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan BPTD Kelas II Kalimantan Barat. Narasumber lainnya antara lain, Kompol Ardiansyah Suryo P, SH, SIK., MH., yang menjabat sebagai Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kalbar, Serta Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, S.STP, MM., Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kalbar.Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, para narasumber membahas berbagai isu krusial terkait keselamatan jalan, seperti peningkatan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, penyediaan infrastruktur yang memadai, serta pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam kampanye keselamatan. Talkshow ini tidak hanya menjadi penutup bagi rangkaian PKJ 2024, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menyampaikan pesan keselamatan jalan kepada khalayak luas. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, diharapkan upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas di Kalimantan Barat dapat memberikan hasil yang nyata dan berkelanjutan. #bptdkelas2kalbar #kemenhub151 #ditjenhubdat #kawulamoda

Publication Galleri Foto
Talkshow Dialog Publik PKJ 2024
11 Des. 2024, 15.25, 513

Publication Berita
BPTD Kelas II Kalimantan Barat Perkuat Keselamatan Transportasi Sungai den…
5 Des. 2024, 13.24, 409

Keselamatan transportasi perairan menjadi salah satu perhatian utama dalam meningkatkan pelayanan publik di wilayah Kalimantan Barat, khususnya bagi masyarakat yang mengandalkan transportasi sungai sebagai jalur mobilitas utama. Menyadari pentingnya standar keselamatan tersebut, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan penyerahan ratusan life jacket kepada para pengguna jasa transportasi sungai. Penyerahan life jacket ini bekerja sama dengan instansi terkait yaitu Dinas Perhubungan se-Kalimantan Barat, hal ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan standar keselamatan kapal yang beroperasi di wilayah perairan atau sungai masing-masing wilayah kerja.Penyerahan life jacket ini dilakukan sebagai langkah konkret dalam mendukung pemenuhan standar keselamatan kapal yang beroperasi di perairan atau sungai. Data distribusi life jacket yang telah diserahkan adalah sebagai berikut: Kabupaten Sambas: 55 unit, Kabupaten Sekadau: 50 unit, Kabupaten Kapuas Hulu: 50 unit, Kabupaten Bengkayang: dalam proses penyerahan yang akan menyusul. Inisiatif ini bukan sekadar simbolis, tetapi juga sebagai wujud komitmen BPTD Kelas II Kalimantan Barat dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna transportasi sungai. Dalam aktivitas transportasi perairan, potensi bahaya seperti kecelakaan, kapal terbalik, atau kondisi cuaca ekstrem sering kali menjadi tantangan. Dengan adanya life jacket yang tersedia dan dapat diakses oleh setiap penumpang, risiko tersebut diharapkan dapat diminimalisir, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jasa.Langkah ini juga sejalan dengan visi Kementerian Perhubungan dalam menciptakan transportasi yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Kehadiran life jacket yang memadai di setiap kapal akan menjadi elemen penting dalam membangun budaya keselamatan di sektor transportasi sungai. Selain itu, ini juga merupakan bentuk edukasi tidak langsung kepada masyarakat akan pentingnya kesadaran keselamatan dalam setiap perjalanan mereka.Dengan adanya distribusi life jacket ini, BPTD Kelas II Kalimantan Barat berharap seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi sungai dapat berkolaborasi dalam menjaga dan meningkatkan keselamatan penumpang. Ke depannya, diharapkan transportasi sungai di Kalimantan Barat tidak hanya menjadi alat mobilitas, tetapi juga menjadi sarana perjalanan yang aman dan nyaman, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap transportasi sungai semakin meningkat. #bptdkelas2kalbar #kemenhub151 #ditjenhubdat #kawulamoda

Publication Berita
Pekan Keselamatan Jalan 2024: Membangun Budaya Keselamatan Berlalu Lintas …
2 Des. 2024, 12.08, 462

Pontianak, 25-29 November 2024 – Keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian utama dalam Pekan Keselamatan Jalan (PKJ) tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Barat. Melalui program BPTD Kalbar Goes to School, kegiatan ini menyasar generasi muda sebagai agen perubahan dengan tema "Budak Lantas," Budaya Keselamatan Berlalu Lintas.Rangkaian kegiatan dilaksanakan di empat sekolah di Pontianak: SMAN 8 Pontianak, SMK Bina Utama, SMKN 3 Pontianak, dan SMAN 4 Pontianak. Jumlah peserta Pekan Keselamatan Jalan (PKJ) 2024 melampaui ekspektasi awal dengan kehadiran 2.780 peserta, jauh melebihi target awal sebanyak 2.000 peserta. Capaian ini menunjukkan antusiasme tinggi dari para pelajar di Pontianak terhadap edukasi keselamatan berlalu lintas. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran akan pentingnya keselamatan jalan semakin meningkat di kalangan generasi muda.Pemilihan tema "Budak Lantas" merupakan wujud komitmen BPTD Kelas II Kalimantan Barat untuk membangun kesadaran bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama dan harus menjadi bagian dari budaya masyarakat, terutama di kalangan pelajar.Kepala BPTD Kelas II Kalimantan Barat menegaskan, "Kegiatan BPTD Goes To School sebagai bentuk kepedulian Kementerian Perhubungan terhadap kaum muda dan tentunya masyarakat agar tidak menjadi korban kecelakaan lalu lintas". Kegiatan ini dilaksanakan guna mendorong siswa menjadi pelopor keselamatan jalan dengan cara yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari. Ini sebagai bentuk upaya untuk menciptakan budaya keselamatan yang berkelanjutan.Selama pelaksanaan PKJ 2024, peserta disuguhi berbagai materi menarik seputar keselamatan lalu lintas seperti: Tugas dan Fungsi Jasa Raharja : Materi ini menjelaskan peran penting Jasa Raharja dalam memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas serta pentingnya pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban terkait asuransi kecelakaan.Keselamatan Berlalu Lintas: Materi ini menjelaskan tentang aturan lalu lintas dan pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas.Etika Berkeselamatan Berlalu Lintas: Materi ini menekankan pentingnya etika di jalan raya, seperti menghormati sesama pengguna jalan, penggunaan helm yang benar, dan menjaga jarak aman. Etika berlalu lintas dianggap sebagai kunci utama dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan tertib.Asuransi Anak Didik dari PT Jasa Raharja Putera: Materi ini menyampaikan pemaparan mengenai produk asuransi untuk siswa yang memberikan perlindungan tambahan bagi anak didik dalam kegiatan sekolah maupun di luar sekolah, yang bertujuan memberikan rasa aman bagi orang tua dan pihak sekolah.Safety Riding: Melalui materi Safety and Style, Honda mengajak pengendara untuk menikmati perjalanan dengan aman tanpa harus mengorbankan estetika dan kenyamanan. Moto ini tidak hanya menjadi visi perusahaan, tetapi juga komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan di setiap aspek kehidupan berkendara mereka. Honda percaya bahwa keselamatan dan gaya dapat berjalan beriringan, menciptakan masa depan berkendara yang lebih baik, lebih aman, dan lebih bergaya.Kisah Nyata Korban Kecelakaan: Pada Sesi materi ini Fitri Pebyanti, seorang korban kecelakaan lalu lintas, berbagi pengalaman hidupnya yang memberikan dampak emosional bagi peserta. Kisah nyata ini menjadi pengingat akan konsekuensi serius dari ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas, sekaligus mendorong siswa untuk lebih berhati-hati.Selain mendapatkan materi seputar keselamatan berlalu lintas dari narasumber, kegiatan ini juga diisi dengan music performance dari wakmann, girl band seica dan penampilan dari radiopakmacan serta ada pula Quiz, game dan tanya jawab seputar keselamatan berlalu lintas, kegiatan ini bertabur dengan hadiah menarik bagi siswa/i yang aktif bertanya dan yang dapat menjawab pertanyaan dari narasumber. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh siswa/i di sekolah-sekolah yang dikunjungi.Pelaksanaan kegiatan BPTD Kalbar Goes to School dalam rangkaian PKJ 2024 memberikan harapan baru bagi masa depan keselamatan berlalu lintas di Kalimantan Barat. Dengan semangat Budak Lantas, diharapkan generasi muda Kalimantan Barat tidak hanya menjadi pelaku tertib berlalu lintas, tetapi juga agen perubahan yang aktif dalam menciptakan lingkungan berlalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Publication Berita
BPTD KELAS II KALIMANTAN BARAT GELAR UPACARA BENDERA PERINGATI HARI SUMPAH…
28 Okt. 2024, 15.27, 383

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96 dengan mengusung tema “Maju Bersama Indonesia Raya”, Senin (28/10).Kegiatan Upacara Bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2024 di selenggarakan di lapangan terminal TTA Sei Ambawang, kegiatan ini menjadi momentum yang sangat luar biasa dalam mengenang hari bersejarah Sumpah Pemuda.Bertindak selaku inspektur upacara Kepala BPTD Kelas II Kalimantan Barat, I Ketut Suhartana. Pelaksanaan Upacara Bendera berjalan lancar dan khidmat. kegiatan ini juga diadakan di seluruh satuan pelayanan di bawah naungan BPTD Kelas II Kalimantan Barat, antara lain Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Siantan, UPPKB Sosok, UPPKB Sintang, UPPKB Satong, Terminal Barang Internasional (TBI) Entikong dan Pelabuhan Penyeberangan Rasau Jaya.Upacara bendera diisi dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, Pembacaan Teks Sumpah Pemuda, UUD 1945, dan Teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta Upacara. Dalam amanatnya Inspektur Upacara membacakan Sambutan Menteri Pemuda dan Olaharaga Republik Indonesia, Ario Bimo Nandito Ariotedjo.Dalam sambutan tertulis disampaikan bahwa Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2024 sebagai Langkah untuk mengembangkan potensi pemuda melalui aktivitas yang mendorong perkembangan kreativitas dan innovasi pemuda Indonesia dengan berbagai cara yang dapat dilakukan. "Marilah kita bersama membuka kesempatan seluas-luasnya kepada pemuda Indonesia. kita perbaiki kepedulian kita kepada pemuda Indonesia melalui perbaikan pelayanan kepemudaan, perbaikan tata-kelola pelayanan kepemudaan, dan dukungan sumber daya hingga kondisi kepemudaan Indonesia menjadi lebih baik yang tercermin dengan kenaikan Indeks Pembangunan Pemuda" tegas Inspektur Upacara.Harapan kepada pemuda untuk lebih berperan dalam Pembangunan Nasional Indonesia adalah tepat adanya, karena pada hakikatnya pemuda adalah pemilik masa depan. Hasil pencapaian hal ini dapat ditemukenali dari capaian Indeks Pembangunan Pemuda atau IPP. Sebagai indicator kualitas kepemudaan pada tahun 2024 Indeks Pembangunan Pemuda berada pada 56,33 persen, dengan rincian capaian domain Pendidikan sebesar 70,00 persen, domain Kesehatan dan kesejahteraan sebesar 65,00 persen, domain gender dan diskriminasi sebesar 53,33 persen. Sementara itu domain lapangan dan kesempatan kerja sebesar 45,00 dan domain partisipasi dan kepemimpinan sebesar 43,33 persen.Peringatan Hari Sumpah Pemuda KE-96 tahun 2024 dengan tema Maju Bersama Indonesia Raya Ini mengandung pesan bahwa untuk kejayaan Indonesia di masa depan yang berbudaya kemajuan harus dilakukan secara bersama-sama oleh segenap elemen bangsa hingga kondisi Indonesia menjadi bangsa yang memainkan peran besar dalam konteks kancah pergaualan Internasional. Pembangunan kepemudaan untuk mewujudkan kemajuan Indonesia dibutuhkan kolaborasi, sinergi dan kebersamaan antar stakeholders kepemudaan baik di pusat maupun di daerah.

Publication Berita
BPTD KELAS II KALBAR BEKALI PEGAWAI PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT (BLS) UNT…
19 Sep. 2024, 19.46, 591

Kejadian Henti Jantung Mendadak (HJM) semakin sering terjadi seiring dengan peningkatan prevalensi Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Indonesia. Tersedianya penolong (bystander) dapat menaikkan angka keselamatan korban terutama pada kasus yang terjadi di luar rumah sakit. Terbatasnya sumber daya dalam memberikan pelatihan mengakibatkan masih sedikitnya jumlah penolong terlatih di masyarakat. Oleh sebab itu Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Barat mengadakan kegiatan Pelatihan Basic Life Support (BLS), Rabu (18/9).Basic Life Support (BLS) merupakan sekumpulan tindakan yang bertujuan untuk mengambalikan dan mempertahankan fungsi vital organ pada henti jantung dan henti nafas. Tindakan penentu dalam bantuan hidup dasar yakni tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) untuk mempertahankan kelangsungan hidup korban henti nafas ataupun henti jantung.Bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yarsi Pontianak, BPTD Kelas II Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan pelatihan BLS. Pada kegiatan ini peserta mendapatkan materi dari narasumber pendidik (Dosen) dan praktisi dari STIKes YARSI Pontianak yang merupakan Instruktur Nasional dengan sertifikasi; TOT (Training of Trainer), ACLS dari American Heart Association (AHA), ATLS dari Trauma Society dan Tenaga Pendidik Kesehatan dari Kemenkes RI.Kegiatan BLS diikuti oleh 47 orang peserta yang terdiri dari perwakilan staf dari masing-masing satuan pelayanan di lingkungan BPTD Kelas II Kalimantan Barat. "Kegiatan ini diikuti oleh Pegawai/staff Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Sei Ambawang 30 (tiga puluh) orang, Pegawai/Staff Satuan Pelayanan UPPKB Siantan 3 (tiga) orang,Pegawai/Staff Satuan Pelayanan UPPKB Sosok, UPPKB Sintang, UPPKB Satong, TBI Entikong, Pelabuhan Rasau Jaya 2 (dua) orang, Pegawai/Staff di Pelabuhan Penyeberangan Sintete, LBN Aruk, PLBN Entikong, PLBN Nanga Badau 1 (satu) orang" ujar Hanum Siwi Hapsari dalam sambutannya.Pada pelaksanaannya, para peserta mendapatkan materi lalu dilanjutkan dengan praktik BLS pada manekin. Praktik dibagi menjadi dua bagian yaitu Penanganan Kasus Henti Jantung serta Penanganan Kasus Trauma dan Stabilisasi, Transportasi, dan Ekstrikasi Korban Trauma, kemudian di tutup dengan dengan post test untuk menilai sejauh mana peserta memahami materi yang telah disampaikan.Setelah melaksanakan praktik dan post test didapati peserta dengan point tertinggi antara lain Yuliana Nia sebagai perwakilan dari Terminal Barang Internasional Entikong , Syarif Muhamad Rehan sebagai perwakilan dari Terminal tipe A Sei Ambawang dan peserta dengan serapan terbaik, Seselia Hosti, perwakilan dari Terminal tipe A Sei Ambawang.Pelaksananaan kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan pelayanan dan keterampilan penanganan yang tepat dan cepat terhadap penumpang serta awak kendaraan yang mengalami kecelakan ringan hingga yang mengancam nyawa. "Dalam acara ini, kita mendapatkan berbagai informasi yang berguna dan bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan tentang Bantuan Hidup Dasar pada pegawai Satuan Pelayanan di Lingkungan Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Kalimantan Barat serta tindakan cepat tepat pertolongan gawat darurat terhadap masyarakat,dan secara khusus meningkatkan pelayanan dalam kondisi gawat darurat yang dialami pengguna jasa, pengemudi dan petugas." ujar Iwan Sarwoko dalam sambutannya dihadapan peserta BLS.