BPTD Kalbar mendampingi Wakil Gubernur dalam dialog terbuka dengan Persatu…
17 Okt. 2025, 13.32, 184
Publikasi BPTD Kelas II Kalimantan Barat
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Barat, I Ketut Suhartana, S.SiT., M.T., mendampingi Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., dalam kegiatan pertemuan dengan perwakilan Persatuan Driver Truck Kalimantan Barat (PDTKB) pada aksi damai yang berlangsung di Bundaran Ali Anyang, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (16/10) pagi.Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang komunikasi dan mencari solusi atas permasalahan penyediaan serta distribusi BBM solar bersubsidi di wilayah Kalimantan Barat.Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Biro Perekonomian dan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Kalimantan Barat, serta Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Retail Kalimantan Barat. Kehadiran para pihak ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan distribusi BBM yang berdampak langsung terhadap sektor transportasi dan perekonomian daerah.Dalam forum komunikasi terbuka tersebut, perwakilan Persatuan Driver Truck Kalimantan Barat menyampaikan sejumlah aspirasi. Di antaranya permintaan agar pemerintah provinsi melakukan penertiban terhadap sistem antrian di SPBU agar tidak terjadi monopoli oleh pelangsir, serta menindak tegas oknum SPBU yang terbukti menyalahgunakan distribusi solar bersubsidi. Selain itu, para pengemudi juga meminta agar pemerintah bersama Pertamina melakukan transparansi jumlah kuota solar di setiap SPBU yang ada di Kalimantan Barat, termasuk kejelasan terhadap SPBU yang masuk daftar hitam maupun yang belum beroperasi, serta arah penyaluran kuotanya. CCTV di area SPBU dirasa penting untuk mencegah terjadinya praktik kecurangan yang dapat merugikan para pengguna BBM bersubsidi.Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi terus berupaya melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap mekanisme distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, PT Pertamina, serta seluruh pelaku transportasi untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan transparansi distribusi BBM. Beliau menegaskan, “Kami meminta agar seluruh kendaraan yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat segera berpindah plat ke KB. Hal ini penting karena akan berpengaruh pada besaran kuota BBM subsidi yang diterima oleh Kalimantan Barat, sekaligus meningkatkan pendapatan daerah yang nantinya digunakan untuk perbaikan jalan dan infrastruktur transportasi.”Lebih lanjut, Wakil Gubernur juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan sanksi tegas kepada SPBU yang terbukti melakukan pelanggaran atau kecurangan dalam penyaluran solar bersubsidi. “Apabila ditemukan SPBU yang tidak mengikuti ketentuan dan melakukan penyimpangan, maka akan dikenakan sanksi tegas hingga pencabutan izin operasional” ujarnya.Melalui langkah-langkah pembinaan dan pengawasan ini, diharapkan penyaluran BBM bersubsidi dapat berjalan lebih tertib, adil, dan tepat sasaran, sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan pelaku transportasi di Kalimantan Barat.
Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di Halaman Terminal Tipe A ALBN Sei. Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (1/10) pagi. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.Upacara dipimpin oleh Pengawas Satuan Pelayanan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Siantan, Bapak Ir. Ade Riyanto, S.ST., yang dengan khidmat memimpin jalannya rangkaian kegiatan. Seluruh pegawai BPTD Kelas II Kalimantan Barat turut hadir dan berpartisipasi, baik secara langsung maupun via zoom. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini tidak hanya dimaknai sebagai seremoni semata, tetapi juga sebagai momentum untuk mempertegas komitmen segenap jajaran BPTD Kelas II Kalimantan Barat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Semangat gotong royong, persatuan, dan tanggung jawab diharapkan terus terinternalisasi dalam setiap langkah pengabdian, khususnya dalam menjalankan tugas dan fungsi di bidang transportasi darat. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh insan transportasi darat semakin termotivasi untuk bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga integritas, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Peringatan ini menjadi pengingat bersama bahwa Pancasila adalah fondasi utama dalam membangun bangsa, termasuk dalam upaya memperkuat sistem transportasi darat yang mendukung mobilitas dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Barat memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2025 dengan menggelar upacara bendera di halaman Terminal Tipe A Sungai Ambawang, Rabu (17/9) pagi.Upacara berlangsung khidmat dengan dipimpin oleh Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau, Penyeberangan dan Pengawasan, Bapak Dodi Frenky, S.SiT,M.Si yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.Kegiatan ini diikuti secara daring maupun luring oleh seluruh pegawai di lingkungan BPTD Kelas II Kalimantan Barat, sehingga semangat kebersamaan tetap terjaga meski sebagian peserta hadir dari lokasi yang berbeda. Peringatan Harhubnas tahun ini mengusung tema “Bakti Transportasi Untuk Negeri”, sebagai pengingat bahwa transportasi memiliki peran penting dalam menyatukan bangsa serta menjadi penopang pembangunan.Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Upacara membacakan sambutan Menteri Perhubungan, Bapak Dudy Purwagandhi, yang menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan transportasi baik di darat, laut, udara, maupun perkeretaapian yang dengan dedikasi tanpa kenal lelah telah memastikan perjalanan masyarakat berlangsung selamat, aman, dan nyaman.Menurutnya, transportasi bukan sekadar soal infrastruktur fisik, melainkan juga merupakan jalan kehidupan yang menghubungkan harapan rakyat dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote. Transportasi, kata beliau, berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, membuka akses pendidikan, memperluas lapangan kerja, serta pada akhirnya membantu mengentaskan kemiskinan. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Presiden Bapak Prabowo, sekaligus menjadi harapan seluruh rakyat Indonesia.Lebih lanjut, Menteri Perhubungan menekankan bahwa upaya yang dilakukan hari ini adalah pondasi penting dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, dimana transportasi menjadi tulang punggung aksesibilitas dan mobilitas masyarakat, sekaligus memberikan daya saing bagi bangsa di kancah global.Dalam sambutannya juga disampaikan bahwa Presiden Prabowo telah resmi meluncurkan Paket Ekonomi 2025 sebagai langkah percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan penyerapan tenaga kerja melalui skema 8+4+5. Paket kebijakan ini mencakup delapan program akselerasi di tahun 2025, empat program lanjutan di tahun 2026, serta lima program khusus yang berfokus pada penyerapan tenaga kerja. Program-program tersebut meliputi percepatan investasi dan pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan dan energi, hingga pengembangan ekonomi digital dan UMKM.Mengakhiri sambutannya, Menteri Perhubungan mengajak seluruh insan transportasi untuk terus bergandengan tangan, bersatu padu, dan berinovasi dalam membangun sistem transportasi nasional. “Sekali lagi saya ucapkan, Selamat Hari Perhubungan Nasional. Dengan semangat ‘Bakti Transportasi untuk Negeri’, mari kita jadikan transportasi Indonesia sebagai pilar kokoh bagi ketahanan dan kemajuan bangsa,” tutupnya.
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan apel pagi yang dirangkaikan dengan kerja bakti di Terminal Tipe A Sei Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada Senin (8/9) pagi. Seluruh jajaran pegawai hadir dengan penuh semangat, menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai agenda rutin, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian bersama terhadap lingkungan kerja serta pelayanan transportasi darat di wilayah Kalimantan Barat.Apel pagi yang dilaksanakan menjadi momentum penting dalam memperkuat kedisiplinan, menanamkan nilai tanggung jawab, serta membangun kekompakan antarpegawai. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap insan perhubungan dapat terus meningkatkan etos kerja dan kesiapan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti yang berlangsung secara gotong royong di kawasan Terminal Tipe A Sei Ambawang. Seluruh peserta terlihat antusias membersihkan area terminal, menata lingkungan, dan memastikan fasilitas pendukung dapat berfungsi optimal sehingga memberikan kenyamanan bagi para pengguna jasa transportasi.Tidak hanya terpusat di Terminal Tipe A Sei Ambawang, kegiatan apel pagi dan kerja bakti ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan pelayanan di lingkungan BPTD Kelas II Kalimantan Barat. Keserentakan pelaksanaan kegiatan ini mencerminkan adanya kesatuan gerak, kebersamaan, serta komitmen bersama seluruh unit kerja dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi darat.Kegiatan yang digelar pada hari ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2025. Peringatan Harhubnas setiap tahunnya bukan hanya menjadi ajang seremonial, melainkan juga momentum refleksi bagi seluruh insan perhubungan untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam pembangunan sektor transportasi, baik dari aspek pelayanan, keselamatan, maupun keberlanjutan.Melalui apel pagi dan kerja bakti yang dilaksanakan serentak ini, BPTD Kelas II Kalimantan Barat berharap dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, memperkuat budaya kerja yang positif, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi simbol nyata dari semangat kebersamaan insan perhubungan dalam mendukung terciptanya sistem transportasi darat yang selamat, aman, tertib, lancar, dan berkelanjutan di wilayah Kalimantan Barat.