Publikasi

Publikasi BPTD Kelas I Jawa Barat

Publication Berita
Rapat Koordinasi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Provinsi Ja…
14 Juni 2024, 16.00, 380

Pada hari Jumat, 14 Juni 2024Kepala Seksi Lalu Lintas JSDPP melaksanakan Rapat Koordinasi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Provinsi Jawa Barat di Grand Sunshine Resort & Convention, Soreang Kabupaten Bandung.Kegiatan ini bertujuan dalam meningkatkan keselamatan Angkutan Umum di Jalan yang dituangkan dalam komitmen bersama serta menyusun program dan kegiatan serta rencana kerja Bersama untuk mendukung peningkatan Keselamatan Angkutan Umum di Jalan.Kegiatan ini juga dihadiri oleh Unsur Pemerintah Pusat, Unsur Kepolisian (Polda Jabar), Unsur Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Unsur Pemerintah Kab/Kota se-Jawa Barat dan Stakeholder yang terkait.

Publication Berita
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Kepada Pengemudi Angkutan Umum Bersama…
11 Juni 2024, 14.00, 1054

Pada hari Selasa, 11 Juni 2024Polrestabes Bandung melaksanakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada Pengemudi Angkutan Umum Terminal Tipe A Leuwipanjang Kota Bandung.Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah serangkaian tindakan pertolongan pertama yang diberikan kepada seseorang yang mengalami henti jantung atau gangguan pernapasan. Tujuan utama dari BHD adalah untuk menjaga agar sirkulasi darah dan suplai oksigen ke otak serta organ vital tetap terjaga hingga bantuan medis profesional tiba. Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada pengemudi angkutan umum adalah inisiatif yang sangat penting untuk meningkatkan keselamatan dan respon darurat di jalan. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali pengemudi dengan keterampilan dasar dalam menangani situasi darurat medis, seperti serangan jantung, kecelakaan, atau kondisi medis lainnya yang memerlukan intervensi segera.Tujuan Pelatihan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk pengemudi angkutan umum diantaranya :Meningkatkan kesadaran dan kesiapan pengemudi agar lebih sadar akan pentingnya pertolongan pertama dan lebih siap untuk mengambil tindakan dalam situasi darurat.Mengurangi fatalitas dengan menambah pengetahuan tentang BHD dikarenakan dapat membantu mengurangi angka kematian dan cedera serius di jalan dengan memberikan pertolongan pertama yang tepat sebelum bantuan medis profesional tiba.Membangun rasa aman penumpang akan merasa lebih aman mengetahui bahwa pengemudi mereka dilatih untuk menangani keadaan darurat medis. Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk pengemudi angkutan umum adalah langkah strategis yang dapat memberikan dampak positif besar dalam meningkatkan keselamatan di jalan dan menyelamatkan nyawa para penumpang.

Publication Siaran Pers
BPTD JABAR Memastikan Angkutan Pariwista di Kawasan Wisata Ciwidey Adalah …
9 Juni 2024, 15.00, 256

BANDUNG (9/4) - BPTD Kelas II Jawa Barat secara rutin melaksanakan giat Rampcheck di kawasan wisata yang merupakan keberlanjutan Instruksi Menteri Perhubungan Republik Indonesia untuk terus melaksanakan pengawasan terhadap bus pariwisata di lokasi destinasi pariwisata.Pada periode akhir pekan 8-9 Juni 2024, BPTD Kelas II Jawa Barat menggelar pengecekan di Kawasan Wisata Ciwidey Kabupaten Bandung.“Pada periode weekend ini tanggal 8-9 Juni kami melaksanakan inspeksi dan pengawasan Angkutan Pariwisata di Kawasan Wisata Walini Ciwidey yang merupakan salah satu destinasi favorit di Jawa Barat,” ungkap Kepala BPTD Kelas II Jawa Barat, Muhammad Fahmi.Pengecekan tidak hanya dilakukan pemeriksaan teknis dan administrasi secara fisik tetapi juga dilakukan pengecekan dokumen melalui Spionam dengan menggunakan Aplikasi Mitra Darat. Serta mengoptimalkan sosialisasi terhadap pengemudi dan pengguna jasa untuk memastikan kepatuhan terhadap kelaikan kendaraan yang aman dan berkeselamatan.“Saat ini sedang dilakukan pengecekan, pendataan, kemudian evaluasi dan dilaksanakan juga edukasi kepada para pengguna jasa dalam rangka terus memastikan tingkat kepatuhan terhadap kelaikan kendaraan baik secara teknis maupun secara administrasi,” ucapnya.Hasilnya, BPTD Kelas II Jawa Barat bersama dengan Dinas Perhubungan memeriksa 23 Kendaraan dengan keterangan 60,86 % Kendaraan dinyatakan Laik Jalan dan 39,13 % dinyatakan Tidak Laik Jalan.Lebih lanjut Muhammad Fahmi menjelaskan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui BPTD Kelas II Jawa Barat akan terus melakukan kegiatan pengawasan untuk meningkatkan keselamatan, kepatuhan dan memastikan armada yang digunakan adalah armada yang laik jalan.“Kita tahu Provinsi Jawa Barat merupakan lokasi destinasi pariwisata favorit. Maka penting bagi kita untuk terus melaksanakan Rampcheck. Kita terus hadir di tengah-tengah masyarakat, hadir di tengah-tengah pengguna jasa transportasi khususnya Angkutan Pariwisata dalam rangka meningkatkan keselamatan, kepatuhan dan memastikan bahwa armada yang digunakan adalah armada yang laik jalan,” kata Kepala BPTD Kelas II Jawa Barat Muhammad Fahmi, Minggu (9/4/2024).

Publication Berita
Kunjungan Kepala Biro LPPBMN Kementerian Perhubungan
8 Juni 2024, 18.00, 351

Sabtu, 08 Juni 2024Kegiatan Kepala Balai, Kepala Seksi Prasarana Jalan Sungai Danau dan Penyeberangan, dan Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Leuwipanjang dalam pendampingan Kunjungan Kepala Biro LPPBMN Kementerian Perhubungan ke Terminal Leuwipanjang Kota Bandung terkait Peninjauan Aset BMN di Kawasan Terminal Tipe A Leuwipanjang.

Publication Siaran Pers
Rampcheck Angkutan Pariwisata Di Depan Terminal Subang, Ka BPTD JABAR: Ada…
3 Juni 2024, 12.00, 368

[BPTD Kelas II Jawa Barat], (Bandung 02/06) – Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Jawa Barat secara intensif melaksanakan kegiatan Pengecekan Kendaraan Bus Pariwisata (Rampcheck) baik itu dilakukan pada lokasi tempat PO Pariwisata serta Lokasi Wisata. Pada periode weekend tanggal 01 s.d 02 Juni 2024, BPTD Kelas II Jawa Barat melakukan kegiatan Rampcheck di Ruas Jalan Darmodiharjo dengan mengarahkan Kendaraan Bus Pariwisata ke dalam Terminal Tipe A Subang, untuk dilakukan pemeriksaan sebelum Kendaraan tersebut sampai ke lokasi wisata.Dalam beberapa minggu terakhir, BPTD Kelas II Jawa Barat telah melakukan serangkaian inspeksi dan pengawasan di berbagai daerah wisata di Jawa Barat. BPTD Kelas II Jawa Barat melakukan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan angkutan pariwisata untuk memastikan kelaikan jalan dan memverifikasi dokumen perizinan yang relevan sesuai dengan aturan. Selain itu, sosialisasi kepada pengemudi juga terus ditingkatkan untuk memastikan bahwa mereka memiliki petahuan yang memadai dalam mengoperasikan kendaraan dengan aman. Melalui kegiatan ini, BPTD berkomitmen untuk mengawasi dan memastikan bahwa kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk kepentingan pariwisata memenuhi standar keamanan dan kelaikan yang ditetapkan.“Pada masa longweekend waisak lalu kami sudah lakukan kegiatan Rampcheck di lokasi wisata seperti Sari Ater, D’Castello serta Tangkuban Perahu, namun pada periode weekend kali ini kami merubah lokasi Pengecekan Kendaraan Bus Pariwisata di Ruas Jalan Darmodiharjo, dengan mengarahkan kendaraan pariwisata untuk masuk ke Terminal Tipe A Subang untuk dilakukan pemeriksaan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efektifitas Pemeriksaan kendaraan, karena Ruas Jalan tersebut merupakan akses utama Bus Pariwisata menuju Lokasi Wisata bagi kendaraan yang datang dari arah Exit Tol Subang” ungkap Kepala BPTD Kelas II Jawa Barat, Muhammad Fahmi. Dalam kegiatan Rampcheck Bus Pariwista tersebut BPTD Jabar berhasil menjaring 69 Kendaraan dengan keterangan 92,75 % Kendaraan dinyatakan Laik Jalan dan 5,80 % dinyatakan Tidak Laik Jalan serta menemukenali 1 kendaraan sudah ditilang oleh Kementerian Perhubungan (BPTJ). Statistik yang didapatkan petugas menunjukkan hal positif karena meningkatnya presentase kendaraan yang dinyatakan LAIK Jalan."Dalam kegiatan rampcheck ini, kami memeriksa 69 Kendaraan dengan 92,75 % Laik Jalan dan ada 5,80 % Kendaraan yang dinyatakan Tidak Laik Jalan serta ada 1 kendaraan yang sudah ditilang oleh BPTJ, Data Statistik yang semakin membaik ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dari Pemilik PO untuk berkomitmen mematuhi aturan yang berlaku serta selalu memastikan kendaraannya sebelum melakukan perjalanan" ungkap Muhammad Fahmi. "Kami juga tidak bosan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pengemudi dan pemilik PO Bus tentang pentingnya menjaga kendaraan dalam kondisi yang baik demi keselamatan pengguna jasa dan masyarakat umum." Imbuhnya.BPTD Kelas II Jawa Barat akan terus melakukan kegiatan pengawasan dan pendampingan untuk memastikan bahwa kendaraan-kendaraan pariwisata di wilayah Provinsi Jawa Barat tetap memenuhi standar keamanan dan kelaikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Dengan kolaborasi dan kesadaran dari semua pihak, diharapkan transportasi pariwisata di Jawa Barat dapat terus berkembang secara aman dan nyaman bagi semua pengguna jasa."Kegiatan Pengawasan Angkutan Pariwisata ini aku kita laksanakan setiap pekannya dengan kolaborasi dengan stakeholder terkait, sesuai dengan arahan Bapak Menteri Perhubungan dan Bapak Dirjen Perhubungan Darat, yang diharapkan dapat menstimulus kesadaran masyarakat dalam menggunakan kendaraan yang LAIK JALAN." Ungkap Ka BPTD Jabar, Muhammad Fahmi. "Kami akan lakukan tindakan tegas jika ada Angkutan Pariwisata yang tetap memaksa untuk beroperasi pada kondisi TIDAK LAIK JALAN, baik dari sisi administrasi maupun kelaikan teknis kendaraannya." Pungkasnya.(FHS,RO,RPE,NPA,TACN)

Publication Berita
Pengawasan & Pemeriksaan Bus Pariwisata Pada Masa Weekend Di Wilayah Kerja…
1 Juni 2024, 10.00, 181

BPTD Kelas II Jawa Barat melaksanakan Pengawasan & Pemeriksaan Bus Pariwisata pada Ruas Jalan dari dan menuju objek pariwisata di Kabupaten Subang yang dilaksanakan pada 01 s.d 02 Juni 2024. Kegiatan ini akan dilakukan Pencatatan, Inventarisasi Data Kendaraan, Perusahaan dan alamat perusahaan kepada bus pariwisata yang tengah melakukan perjalanan wisata untuk diperiksa apakah Laik dalam menjalankan kendaraan ataukah sebaliknya.

Publication Berita
Rapat Konsultasi Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu
31 Mei 2024, 10.00, 230

Pada hari Jumat, 31 Mei 2024Dalam rangka pelaksanaan fungsi pengedalian dan pengawasan serta Keselamatan kelengkapan sarana dan prasarana Lalu lintas dan tindak lanjut hasil konsultasi ke Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu melaksanakan kunjungan sekaligus mengadakan rapat konsultasi ke Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas ll Jawa Barat.Disambut Oleh Kepala Seksi Lalulintas JSDPP, Kepala Seksi Prasarana JSDP dan Kasubbag Tata Usaha, Rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu diantaranya H.Syaefudin S.H M.H selaku Ketua DPRD Kabupeten Indramayu didampingi oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu M. Alam sukmajaya beserta anggota Komisi IV dan staf lainnya, turut hadir juga Perwakilan Dishub Kabupaten Indramayu untuk melaksanakan rapat Konsultasi di ruang rapat BPTD Kelas II Jawa Barat.(FHS,RO,REP,NPA,TACN)

Publication Berita
Koordinasi Keselamatan Jalan Bersama Polresta Cirebon & Dishub Kabupaten C…
30 Mei 2024, 17.00, 240

Pada hari Kamis, 30 Mei 2024Kegiatan Kepala Balai dalam Koordinasi Perihal Keselamatan Jalan dengan Polresta Cirebon dan Dishub Kabupaten Cirebon.

Publication Berita
Field Trip Taruna & Taruni PTDI STTD Ke Terminal Tipe A Leuwipanjang Kota …
27 Mei 2024, 17.00, 418

Wilujeung Sumping, Taruna dan Taruni PTDI-STTD di Terminal Leuwipanjang Kota Bandung.Pada hari Senin 27 Mei 2024, Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD melaksanakan peningkatan dan memperluas wawasan mengenai sarana dan prasarana di Terminal Leuwipanjang dalam rangka melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Field Trip.Sebanyak 192 Taruna dan Taruni tampak antusias dalam mengikuti berbagai rangkaian kegiatan.“Selamat datang kami ucapkan kepada adik adik Taruna dan Taruni di Terminal kebanggan kita semua yaitu Terminal Leuwipanjang, silahkan pelajari dan ambil sisi positif dari sistem dan tata kelola yang baik diterminal ini, agar ilmu yang didapat bisa menjadi wawasan baru bagi adik adik semuanya” Ade Supriadi Kasi Prasarana JSDP.Kegiatan diawali dengan penyambutan dan pemaparan wawasan Terminal kemudian dilanjutkan dengan anjangsana fasilitas sarana dan prasarana di Terminal Leuwipanjang.