Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Banten

Publication Berita
BPTD Kelas II Banten Gelar Semarak HUT ke-80 Republik Indonesia
21 Agu 2025, 13.46, 122

Cilegon, 17 Agustus 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten menyelenggarakan kegiatan Semarak 17 Agustus 2025 yang diawali dengan upacara bendera di Lapangan eks Kantor PT.ASDP Cabang Utama Merak, dan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang melibatkan seluruh pegawai dan Instansi Terkait .Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat dengan partisipasi seluruh jajaran pegawai BPTD Kelas II Banten. Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan serta refleksi atas nilai-nilai perjuangan yang terus relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selepas upacara, kegiatan dilanjutkan dengan lomba-lomba yang dikemas secara tim. Berbagai perlombaan tersebut tidak hanya menambah keceriaan, tetapi juga bertujuan untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kekompakan, serta membangun semangat sportivitas di lingkungan kerja. Kepala BPTD Kelas II Banten menyampaikan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan rasa syukur, memperkuat persaudaraan, dan meneguhkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang transportasi darat. Dengan semangat kemerdekaan yang terus menyala, BPTD Kelas II Banten berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung sistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat di Provinsi Banten.

Publication Berita
BPTD Banten Tilang Puluhan Kendaraan Tidak Laik Jalan Selama Operasi Simpa…
20 Agu 2024, 8.53, 859

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad TajudinTRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten bersama tim gabungan TNI-Polri, dan Dinas Perhubungan melaksanakan operasi simpatik sadar keselamatan yaitu kegiatan pengawasan dan penegakan hukum (Gakkum) untuk angkutan barang tahun 2024.Kegiatan yang digelar selama tujuh hari terhitung dari tanggal 19-25 Agustus 2024 itu, dilakukan di dua unit pelayanan penimbangan kendaraan bermotor (UPPKB) yang ada di lingkungan BPTD Kelas II Banten.Di antaranya yaitu di UPPKB Cimanuk, Kabupaten Pandeglang dan UPPKB Cikande, Kabupaten Serang. Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indra Yanto mengatakan, penindakan itu dilakukan kepada angkutan barang yang melanggar operasional, administratif ataupun teknis. "Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan serta menekan fatalitas kecelakaan yang melibatkan angkutan barang," ujarnya kepada TribunBanten.com melalui pesan WhatsApp, Senin (19/8/2024). Apalagi, kata dia, truk besar yang over dimension over loading (ODOL) menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan barang. Baik itu terjadi di jalan tol maupun di jalan-jalan arteri, khusus nya di wilayah Provinsi Banten. Eko juga berharap, dengan menggelar operasi simpatik tersebut, diharapkan dapat menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas angkutan jalan. "Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan terhadap pengguna jalan lain, sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan," ungkapnya. Dengan menjalin kolaborasi dan kesadaran dari semua pihak, lanjut Eko, diharapkan transportasi angkutan barang khusus nya yang ada di daerah Banten bisa berkembang secara aman dan nyaman bagi semua pengguna. Adapun hasil operasi pada hari pertama ini, Eko menyebut di UPPKB Cimanuk pihaknya telah berhasil menjaring 90 kendaraan truk."Sebanyak 43 kendaraan dinyatakan laik jalan dan 47 kendaraan dinyatakan tidak laik jalan," katanya.Sedangkan di UPPKB Cimanuk, pihaknya berhasil menjaring 133 kendaraan truk. Sebanyak 75 kendaraan dinyatakan laik jalan dan 58 kendaraan dinyatakan tidak laik jalan.Kendaraan yang dinyatakan tidak laik jalan itu, kata dia, karena tidak dilengkapi dokumen kendaraan yang lengkap maupun sudah tidak berlaku dan over loading muatan.Akibatnya, kendaraan-kendaraan yang tidak laik jalan akan dikenakan sanksi tilang.

Publication Berita
Gelar Ramp Check BPTD Banten Jaring 9 Kendaraan Bus di Wilayah Wisata Bant…
19 Agu 2024, 8.49, 619

Serang ,LN – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten, Dishub Prov. Banten. melakukan ramp check bus di sejumlah destinasi wisata, Dilaksanakan selama 1 hari mulai tanggal 18 Agustus 2024.Operasi gabungan dilakukan bersama Dishub Prov. Banten, Jasa Raharja di sejumlah destinasi wisata yang berada di wilayah wisata pantai anyer dan sekitarnya. Seperti di Pantai Legon Prima Anyer, Pengecekan ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan dan memastikan keselamatan wisatawan yang datang ke daerah wisata. Minggu, 18 Agustus 2024.Pada ramp check tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dari sisi teknis dan administrasi. Untuk teknis di antaranya sistem pengereman, lampu, roda, kemudi, dan sistem penerus daya sedangkan sisi administrasi soal surat-surat kendaraan. Selama ramp check dilakukan kepada sejumlah bus di destinasi tersebut, ditemukan ada beberapa kendaraan yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk beroperasi. Dalam kegiatan Rampcheck Bus Pariwista pada hari Sedangkan pada hari minggu, 18 Agustus 2024 BPTD Banten berhasil menjaring 09 Kendaraan bus dengan keterangan 4 Kendaraan dinyatakan Laik Jalan dan 5 kendaraan dinyatakan Tidak Laik Jalan, dengan keterangan 5 kendaraan tsb tidak ada dokumen KPS dan diberikan surat teguran.Eko indra yanto selaku kepala BPTD Kelas II Banten, Kegiatan Rampcheck ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk kepentingan pariwisata memenuhi standar keamanan dan kelaikan yang telah ditetapkan.kegiatan ramp check ini digelar untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pada saat libur weekend. Hal itu dilakukan untuk mencegah kecelakaan seperti yang terjadinya kecelakaan di jalan.Dengan kolaborasi dan kesadaran dari semua pihak, diharapkan transportasi pariwisata di Banten dapat terus berkembang secara aman dan nyaman bagi semua pengguna, kata dia.(Red)

Publication Berita
UPACARA HUT RI KE- 79 BPTD KELAS II BANTEN PENUH KHIDMAT DAN SEMANGAT KEBA…
17 Agu 2024, 8.42, 659

Info Pelabuhan.Site || Merak – Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Banten menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan Sabtu 17/8/2024.Upacara yang berlangsung di Lapangan Kantor BPTD Kelas II Banten yang dipimpin Langsung oleh Kepala BPTD Kelas II Banten Eko Indra Yanto ,Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pejabat struktural, pegawai/staf Kantor BPTD Kelas II Banten dan satuan pelayanan, anggota Ibu Darma Wanita Persatuan (DWP). Pada pukul 07:00 pagi, suasana di Lapangan Kantor BPTD Kelas II Banten telah dipenuhi dengan seluruh pegawai BPTD, Pegawai Satuan Pelayanan dan anggota DWP, berkumpul untuk memperingati momen bersejarah bagi bangsa Indonesia, yang tahun ini mengusung tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju”. Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, diikuti oleh penghormatan kepada sang saka oleh seluruh peserta. Suasana semakin khidmat saat dilakukan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. Pembacaan naskah UUD 1945 pun dilaksanakan dengan penuh hikmat.Dalam sambutannya, Kepala BPTD Kelas II Banten Eko Indra Yanto saat menyampaikan sambutan Menteri Perhubungan pada upacara peringatan HUT RI ke-79, di Kantor BPTD Kelas II Banten .” Berbagai upaya yang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Mulai dari angkutan keperintisan yang memberikan layanan diberbagai daerah terdepan, terdalam dan perbatasan Indonesia hingga angkutan umum perkotaan yang modern dan terintegrasi ”Kemenhub sejak 2015 hingga 2024 telah berhasil menyelesaikan 45 proyek strategis nasional. Salah satu program unggulan yang telah berhasil adalah subsidi angkutan tol laut. Program ini telah berhasil menekan disparitas harga barang di daerah 3TP. Hingga saat ini, telah ada 39 rute tol laut, 41 rute Pelabuhan yang saling terhubung serta lebih dari 40 rute jembatan udara di seluruh Indonesia.Selain itu, di wilayah perkotaan Kementerian Perhubungan mengembangkan transportasi pulik yang modern, terintegrasi dan menerapkan prinsip berkelanjutan diantaranya Lintas Raya Terpadu (LRT) yang merupakan Kereta tanpa masinis, Kereta Cepat Jakarta-Bandung “Whoosh” yang merupakan teknologi kereta cepat pertama di Asia Tenggara, serta Moda Raya Terpadu (MRT) yang telah memberikan alternatif transportasi yang nyaman dan efisien bagi masyarakat perkotaan.Sesjen Novie juga mengajak seluruh insan transportasi untuk mengisi kemerdekaan dengan gerak pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.“Mari mengisi kemerdekaan dengan gerak pembangunan yang berkelanjutan dan menjaga republik tercinta ini dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, agar negeri ini semakin menjadi negara yang kuat berlandaskan Pancasila,” ucapnya.Selanjutnya Acara di lanjutkan menggelar lomba dekorasi ruangan kantor BPTD kelas II Banten dan membuat kostum karnaval dengan berbahan daur ulang barang bekas yang bisa dimanfaatkan dan diolah menjadi benda yang mempunyai nilai estetik dan ramah lingkungan. Selain itu juga menyelenggarakan lomba dengan berbagai cabang olahraga seperti mini soccer, badminton, tenis meja, billiard, dan Esport yang diikuti oleh seluruh pegawai disemua satuan pelayanan dilingkungan BPTD Kelas II Banten.Dan tidak lupa juga menyelenggarakan perlombaan khas 17 agustusan seperti makan kerupuk, estafet tepung, ular naga, caping, hias tumpeng, dan ditutup dengan lomba fashion show. (DD)

Publication Berita
BPTD Banten gelar operasi ramp check bus di jalur wisata Pantai Anyer
11 Agu 2024, 8.38, 535

Kota Cilegon (ANTARA) - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten bersama Dinas Perhubungan Provinsi Banten melakukan ramp check bus di sejumlah destinasi wisata pada 10-11 Agustus. ​​​​​​Operasi gabungan BPTD Kelas II Banten juga melibatkan petugas dari Dishub Kabupaten Pandeglang, Satlantas Polres Pandeglang, dan Jasa Raharja yang digelar di sejumlah destinasi wisata diantaranya di Pantai Karang Sari Anyer dan Pantai Carita Sea Park.Pengecekan ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan dan memastikan keselamatan wisatawan yang datang ke daerah wisata. Pada ramp check tersebut petugas melakukan pemeriksaan dari sisi teknis dan administrasi. Untuk teknis diantaranya dilakukan pengecekan pada sistem pengereman, lampu, roda, kemudi, dan sistem penerus daya. sedangkan sisi administrasi pemeriksaan dilakukan menyoal pada kelengkapan surat-surat kendaraan.Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indra Yanto mengatakan kegiatan ramp check ini digelar untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pada saat libur weekend. Hal itu dilakukan untuk mencegah kecelakaan wisatawan saat di perjalanan yang disebabkan akibat ketidaklaikan kendaraan."Kegiatan ramp check ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk kepentingan pariwisata memenuhi standar keamanan dan kelaikan yang telah ditetapkan. Dengan kolaborasi dan kesadaran dari semua pihak. Diharapkan transportasi pariwisata di Banten dapat terus berkembang secara aman dan nyaman bagi semua pengguna," kata Eko.Selama kegiatan ramp check yang digelar selama dua hari pada sejumlah bus di destinasi tersebut, pihak BPTD Kelas II Banten menemukan adanya beberapa kendaraan yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk beroperasi."Dalam kegiatan ramp check bus pariwisata pada hari Sabtu BPTD Banten berhasil menjaring 12 kendaraan bus dengan keterangan 11 kendaraan dinyatakan laik jalan dan 1 kendaraan dinyatakan tidak laik jalan, dengan keterangan 1 kendaraan tidak di lengkapi dokumen kendaraan seperti tidak ada STNK, dokumen uji Kir dan KPS yang sudah tidak berlaku maka di kenakan sanksi tilang," kata Eko.Sedangkan pada Minggu, BPTD Banten berhasil menjaring 12 kendaraan bus. "Kalau hari Minggu ini, kita jaring 12 bus di mana 11 kendaraan laik jalan dan 1 kendaraan tidak laik jalan, karena kendaraan tersebut tidak ada KPS. Dan blue sudah tidak berlaku, sehingga di kenakan sanksi tilang," tutupnya.

Publication Berita
BPTD Kelas II Banten Gelar Operasi Gabungan Ramp Check Kendaraan Bus di Ja…
11 Agu 2024, 8.34, 592

Bralinknews.com, Serang – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten bersama Dinas Perhubungan Provinsi Banten melakukan ramp check bus di sejumlah destinasi wisata yang dilaksanakan selama dua hari mulai hari Sabtu, tanggal 10 Agustus 2024 sampai Minggu, 11 Agustus 2024. Pada operasi gabungan BPTD Kelas II Banten juga melibatkan petugas dari Dishub Kabupaten Pandeglang, Satlantas Polres Pandeglang, dan Jasa Raharja yang digelar di sejumlah destinasi wisata yang berada di kawasan wisata pantai sekitar.Sejumlah titik operasi diantaranya dilaksanakan di Pantai Karang Sari Anyer dan Pantai Carita Sea Park. Pengecekan ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan dan memastikan keselamatan wisatawan yang datang ke daerah wisata. Pada ramp check tersebut petugas melakukan pemeriksaan dari sisi teknis dan administrasi. Untuk teknis diantaranya dilakukan pengecekan pada sistem pengereman, lampu, roda, kemudi, dan sistem penerus daya. sedangkan sisi administrasi pemeriksaan dilakukan menyoal pada kelengkapan surat-surat kendaraan.Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indra Yanto mengatakan kegiatan ramp check ini digelar untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pada saat libur weekend. Hal itu dilakukan untuk mencegah kecelakaan wisatawan saat di perjalanan yang disebabkan akibat ketidaklaikan kendaraan.“Kegiatan Rampcheck ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk kepentingan pariwisata memenuhi standar keamanan dan kelaikan yang telah ditetapkan. Dengan kolaborasi dan kesadaran dari semua pihak. Diharapkan transportasi pariwisata di Banten dapat terus berkembang secara aman dan nyaman bagi semua pengguna,” kata Eko.Selama kegiatan ramp check yang digelar selama dua hari pada sejumlah bus di destinasi tersebut, pihak BPTD Kelas II Banten menemukan adanya beberapa kendaraan yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk beroperasi.“Dalam kegiatan ramp check Bus Pariwista pada hari Sabtu, 10 Agustus 2024 BPTD Banten berhasil menjaring 12 kendaraan bus dengan keterangan 11 kendaraan dinyatakan laik jalan dan 1 kendaraan dinyatakan tidak laik jalan, dengan keterangan 1 kendaraan tidak di lengkapi dokumen kendaraan seperti tidak ada STNK, dokumen uji Kir dan KPS yang sudah tidak berlaku maka di kenakan sanksi tilang,” kata Eko.Sedangkan pada hari Minggu, 11 Agustus 2024, BPTD Banten berhasil menjaring 12 kendaraan bus. “Kalau hari Minggu ini, kita jaring 12 bus di mana 11 kendaraan laik jalan dan 1 kendaraan tidak laik jalan, karena kendaraan tersebut tidak ada KPS. Dan blue sudah tidak berlaku, sehingga di kenakan sanksi tilang,” tutupnya.

Publication Berita
Gelar Ramp Cek di Tempat Wisata, BPTD Banten Temukan Sejumlah Bus Tidak La…
5 Agu 2024, 8.32, 564

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten bersama Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Satlantas Polres Cilegon dan Jasa Raharja melakukan ramp check bus di sejumlah destinasi wisata di Banten.Operasi gabungan itu dilakukan di sejumlah destinasi wisata, yang berada di wilayah wisata pantai anyer dan sekitarnya.Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indra Yanto mengatakan, ramp check tersebut digelar dua hari sejak tanggal 3-4 Agustus 2024."Kegiatan ramp check ini digelar untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pada saat libur weekend," ujarnya kepada TribunBanten.com saat dihubungi, Senin (5/8/2024).Eko menyebut, upaya ramp check itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan memastikan keselamatan wisatawan yang datang ke daerah wisata.Adapun tujuannya, kata dia, yaitu untuk memastikan bahwa kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk kepentingan pariwisata memenuhi standar keamanan dan kelaikan yang telah ditetapkan."Dengan kolaborasi dan kesadaran dari semua pihak, diharapkan transportasi pariwisata di Banten dapat terus berkembang secara aman dan nyaman bagi semua pengguna," ungkapnya.Eko menyampaikan dalam kegiatan ramp check tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dari sisi teknis dan administrasi.Dari sisi teknis yaitu di antaranya pemeriksaan sistem pengereman, lampu, roda, kemudi, dan sistem penerus daya.Sedangkan dari sisi administrasi, kata dia, yaitu berkaitan dengan surat-surat kendaraan."Selama ramp check dilakukan kepada sejumlah bus di destinasi kemarin, ditemukan ada beberapa kendaraan yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk beroperasi," ujarnya.

Publication Berita
Kemenhub Gelar Ramp Check di Wisata Anyer, Temukan 8 Bus Tak Laik Jalan
30 Juli 2024, 8.22, 314

Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten dan Dishub Banten melakukan ramp check bus di sejumlah destinasi wisata Pantai Anyer. Delapan kendaraan ditemukan tidak laik jalan.Ramp check dilakukan selama dua hari pada Sabtu (27/7) dan Minggu (28/7) akhir pekan lalu. Petugas menyasar bus-bus yang membawa wisatawan di kawasan wisata Pantai Anyer."Selama ramp check dilakukan kepada sejumlah bus di destinasi tersebut, ditemukan ada beberapa kendaraan yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk beroperasi," kaya Kepala BPTD Kelas II Banten Eko Indra Yanto, Selasa (30/7/2024).Eko mengatakan, pada hari pertama ramp check, BPTD Banten berhasil menjaring 7 bus dengan rincian 4 kendaraan dinyatakan laik jalan dan 3 kendaraan dinyatakan tidak laik jalan. Tiga kendaraan tidak laik jalan itu lantaran tidak memiliki dokumen kendaraan."Sedangkan pada Minggu, BPTD Banten berhasil menjaring 12 kendaraan bus dengan keterangan 7 kendaraan dinyatakan laik jalan dan 5 kendaraan dinyatakan tidak laik jalan," tuturnyaEko mengatakan ramp check digelar untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pada saat libur akhir. Hal itu dilakukan untuk mencegah kecelakaan seperti yang terjadinya kecelakaan di jalan."Pada ramp check tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dari sisi teknis dan administrasi. Untuk teknis di antaranya sistem pengereman, lampu, roda, kemudi, dan sistem penerus daya sedangkan sisi administrasi soal surat-surat kendaraan," kata dia.

Publication Berita
Jaga Keselamatan, BPTD Kelas II Banten Bersama Dishub Banten Lakukan Ramp …
28 Juli 2024, 8.19, 327

Matamedia.news, (Serang) |  Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten bersama Dinas Perhubungan Provinsi Banten melakukan ramp check bus di sejumlah destinasi wisata. Pengecekan ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan dan memastikan keselamatan wisatawan yang datang ke daerah khususnya di daerah wisata pantai anyer kabupaten serang dan sekitarnya. minggu (28/07/2024).Dilaksanakan kegiatan ramp check ini sudah berjalan selama 2 hari mulai tanggal 27 Juli 2024 sampai 28 Juni 2024. Operasi gabungan tersebut dilakukan di sejumlah destinasi wisata yang berada di wilayah wisata pantai anyer dan sekitarnya. Seperti Pantai Karang Sari Anyer dan Pantai Carita Sea Park. Selama ramp check dilakukan, himbauan kepada sejumlah bus di destinasi tempat wisata ditemukan beberapa unit kendaraan bus wisata yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk beroperasi.Dalam kegiatan ramp check Bus Pariwisata pada (red_sabtu, 27 juli 2024), BPTD Banten berhasil menjaring 7 (tujuh) Kendaraan bus dengan keterangan 4 Kendaraan dinyatakan Laik Jalan dan 3 kendaraan dinyatakan Tidak Laik Jalan, dengan keterangan 3 Kendaraan tidak memiliki dokumen surat kendaraan. Sedangkan pada hari minggu, 28 juli 2024 BPTD Banten berhasil menjaring 12 Kendaraan bus dengan keterangan 7 Kendaraan dinyatakan Laik Jalan dan 5 kendaraan dinyatakan Tidak Laik Jalan (TLJ), dengan keterangan 3 (tiga) dokumen surat-surat tidak lengkap, 4 (empat) kendaraan tidak memenuhi persyaratan laik jalan.Sementara Kepala BPTD Kelas II Banten Eko indra yanto menerangkan, kegiatan ramp check ini digelar untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pada saat libur weekend. Hal itu dilakukan untuk mencegah kecelakaan seperti yang terjadinya kecelakaan di jalan. Tambah Eko, diadakan ramp check tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dari sisi teknis dan administrasi. Untuk teknis di antaranya sistem pengereman, lampu, roda, kemudi, dan sistem penerus daya sedangkan sisi administrasi soal surat-surat kendaraan.Dalam kegiatan rampcheck ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk kepentingan pariwisata memenuhi standar keamanan dan kelaikan yang telah ditetapkan. Dengan kolaborasi dan kesadaran dari semua pihak, diharapkan transportasi pariwisata di Banten dapat terus berkembang secara aman dan nyaman bagi semua pengguna, kata dia.[Bayi Mursi/Safar/red]