Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Papua Barat

Publication Berita
BPTD Kelas II Papua Barat Laksanakan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, …
6 Feb. 2026, 8.25, 13

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Papua Barat melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di lingkungan kerja sebagai upaya mewujudkan kantor yang bersih, nyaman, dan mendukung peningkatan kinerja pelayanan public sesuai dengan arahan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dan tenaga pendukung di lingkungan BPTD Kelas II Papua Barat dengan melaksanakan kerja bakti bersama, penataan ruang kerja, pembersihan area kantor, serta penataan fasilitas umum di sekitar lingkungan kerja. Gerakan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan indah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan dalam bekerja. Sebelum melaksanakan giat bersih ini seluruh jajaran BPTD Kelas II Papua Barat mendapatkan arahan langsung dari Kepala Seksi Prasarana JSDP BPTD Kelas II Papua Barat dalam hal ini Bapak M. Wahyu Arya Putra, S.E., M.MTr., dalam arahannya Beliau menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan bagian dari komitmen instansi dalam membangun budaya kerja yang disiplin, peduli lingkungan, dan berorientasi pada kualitas pelayanan. Lingkungan kerja yang aman, sehat, bersih, dan tertata dengan baik diyakini dapat meningkatkan produktivitas serta semangat kerja pegawai. Melalui pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI, diharapkan seluruh pegawai dapat terus menjaga dan menerapkan nilai-nilai kebersihan, kerapian, serta kepedulian terhadap lingkungan kerja secara berkelanjutan, sehingga BPTD Kelas II Papua Barat semakin siap memberikan pelayanan transportasi darat yang prima kepada masyarakat.

Publication Berita
Pekan Sosialisasi Pengawasan Over Dimension Over Loading (ODOL) di Wilayah…
14 Nov. 2025, 11.43, 3

Halo #PaceMaceMitraDarat Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Papua Barat melaksanakan Pekan Sosialisasi Over Dimension Over Loading (ODOL) di wilayah kerjanya pada tanggal 13 hingga 14 November 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas serta menjaga kualitas infrastruktur jalan dari dampak negatif kendaraan yang tidak sesuai ketentuan teknis. Kegiatan ini menyasar para pengemudi, pemilik kendaraan angkutan barang, serta pelaku usaha transportasi. Sosialisasi ini menyasar para pengemudi, pemilik kendaraan angkutan barang, serta pelaku usaha transportasi. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai batas dimensi dan muatan kendaraan, risiko keselamatan akibat praktik ODOL, serta dampak kerusakan jalan yang dapat ditimbulkan apabila kendaraan beroperasi melebihi ketentuan yang berlaku. Selama dua hari pelaksanaan, petugas BPTD Kelas II Papua Barat melakukan sosialisasi secara langsung di lapangan melalui pendekatan persuasif, dialog dengan para pengemudi, serta pemeriksaan kendaraan secara edukatif. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyerap masukan dari para pelaku usaha transportasi terkait kendala operasional di lapangan.Melalui Pekan Sosialisasi ODOL ini, BPTD Kelas II Papua Barat berharap tingkat pemahaman dan kepatuhan para pengguna jasa transportasi terhadap ketentuan ODOL semakin meningkat, sehingga dapat mendukung terwujudnya keselamatan berlalu lintas serta keberlanjutan infrastruktur transportasi di wilayah Papua Barat, khususnya di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.

Publication Berita
Operasi Penegakan Hukum Kendaraan Over Dimension - Over Loading di Alun - …
21 Agu 2024, 14.31, 861

Sebagaimana dimaksud pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan kendaraan bermotor angkutan barang Over Dimension Over Load (ODOL) merupakan pelanggaran lalu lintas yang melibatkan pengendara dengan kendaraan angkutan barang yang kelebihan muatan.Maka, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Papua Barat melaksanakan Operasi Penegakan Hukum Over Dimension-Over Loading yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 19 - 20 Agustus 2024 yang berlokasi di Alun - Alun Aimas, Kabupaten Sorong. Mari, Sobat #mitradarat bersama-sama Dukung dan Sukseskan Operasi Simpatik Sadar Keselamatan Tanpa Over Dimension dan Over Loading (ODOL) dengan harus memperhatikan 4P :Pastikan membawa kelengkapan dokumen kendaraan (SIM, STNK, Dan STUK);Pastikan Kendaraan Laik Jalan dengan Stuk Asli dan masih berlaku;Pastikan Kendaraan yang digunakan tidak melebihi ukuran yang ditentukan dan tidak melebihi daya angkutan barang yang ditentukan (ODOL); danPastikan Pengemudi mematuhi tata cara berlalu lintas dengan baik dan benar.

Publication Berita
Mulai Uji Coba Operasional, Pelabuhan Penyeberangan Akan Berpusat di Klade…
21 Nov. 2023, 13.16, 1251

TEROPONGNEWS.COM – Dalam upaya untuk meningkatkan konektivitas antar-pulau dan memajukan sektor maritim Indonesia, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Papua Barat (BPTD) Kelas II Papua Barat telah menyelesaikan pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Klademak pada tahun 2022.Pelabuhan Klademak yang bertempat di Jl. Fery, Malawei, Kecamatan Sorong Manoi, Kota Sorong, telah di bangun sejak tahun 2020- 2022, dengan luas Pelabuhan Sekitar 28.596m2, Pelabuhan Penyeberangan Klademak dirancang dengan fasilitas dan layanan yang efisien.Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Papua Barat, Sigit Mintarso berharap dengan adanya Pelabuhan Klademak dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi penumpang.“Hal itu sejalan dengan komitmen kami terhadap keselamatan, kenyamanan, dan kecepatan. Kami percaya pelabuhan ini akan menjadi solusi penting untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat dan industri,”ujarnya usai kegiatan uji coba pelabuhan penyeberangan Klademak, Senin (16/10/2023).Sigit menjelaskan, beberapa armada yang sebelumnya beroprasi di Pelabuhan Usahamina, Kota Sorong akan di pindah operasikan ke pelabuhan Klademak yakni, KMP.Terubuk I yang beroperasi sebanyak 3 kali (tiga kali) dalam seminggu.Dengan mengambil rute : Pelabuhan Klademak – Pelabuhan Arefi – Pelabuhan Pam – Pelabuhan Klademak-Pelabuhan Linmalas – Pelabuhan Waigama – Pelabuhan Klademak – Pelabuhan Wejím Kofiau, dengan kapasitas angkut muatan penumpang 166 orang, dan KMP.Kurisi yang beroperasi sebanyak 3 kali (tiga kali) dalam seminggu dengan rute: Pelabuhan Klademak – Pelabuhan Serpele – Pelabuhan Klademak- Pelabuhan Batanta Pelabuhan Klademak – Pelabuhan Dulbatan dengan kapasitas angkut muatan penumpang 70 orang.“Karena masih uji coba, untuk mengoperasikan pelabuhan ini menunggu izin operasi dari kementerian perhubungan. Saat ini sedang berproses, sedang kami ajukan,”jelasnya.Oleh karena itu, dengan ibukanya Pelabuhan Klademak, Sigit berharap bukan hanya sebagai simbol keberhasilan pembangunan fisik yang dilakukan pemerintah, namun lebih pada penyediaan sarana dan prasarana yang diyakini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan daerah.