Publikasi BPTD Kelas II Jawa Timur

BPTD Kelas II Jawa Timur Gelar Rampcheck Bus Pariwisata di Probolinggo

26 Des. 2025, 19.00 | 9x dilihat

Berita
Blog Blog

Probolinggo (26/12) – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui BPTD Kelas II Jawa Timur melangsungkan kegiatan ramp check (monitoring) gabungan pada Jum’at (26/12). Kegiatan ramp check ini dilaksanakan di sejumlah titik di Kawasan Wisata di Probolinggo, yakni Rest Area Kawasan Wisata Gunung Bromo dan Pasar Sukapura. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memastikan kesiapan dan keselamatan angkutan wisata menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, khususnya di kawasan wisata dengan tingkat kunjungan yang tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap empat unit bus pariwisata. Hasil pemeriksaan menunjukkan satu unit bus dinyatakan laik jalan, satu unit laik jalan dengan catatan, serta dua unit bus dinyatakan tidak laik jalan dan dilarang beroperasi karena tidak memenuhi persyaratan keselamatan.

Kegiatan rampcheck gabungan ini melibatkan berbagai instansi terkait, antara lain Polres Probolinggo, Jasa Raharja, Kasubit Uji Tipe, Polda Jawa Timur, petugas Terminal Tipe A Bayuangga, petugas penguji BPTD Kelas II Jawa Timur, serta Plt. Kepala Seksi Prasarana Jalan, Sungai, Danau, dan Penyeberangan (JSDP).

Sebagai tindak lanjut atas hasil pemeriksaan, terhadap bus pariwisata yang dinyatakan tidak laik jalan dilakukan pergantian armada guna memastikan keselamatan penumpang serta kelancaran aktivitas wisata. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BPTD Kelas II Jawa Timur dalam meningkatkan pengawasan dan keselamatan transportasi darat, khususnya angkutan wisata di kawasan Probolinggo.

Kepala Kasubit Uji Tipe mengimbau operator dan pengguna jasa untuk memastikan kendaraan yang digunakan telah memenuhi persyaratan keselamatan.

“Ketika menggunakan bus pariwisata, agar memilih bus yang dalam kondisi baik, dengan kelengkapan administrasi yang sesuai, termasuk surat-surat kendaraan, KIR yang masih berlaku, serta perizinan yang lengkap” ungkapnya.