Publikasi

Publikasi BPTD Kelas I Jawa Barat

Publication Siaran Pers
Liburan Idul Adha Jadi Tentram Karena Ada Inspeksi Operasional Bus Pariwis…
7 Juni 2025, 9.00, 181

Minggu pagi di Rest Area KM 45 Tol Jagorawi, sejumlah petugas dari berbagai unsur berkumpul dengan satu tujuan: memastikan keselamatan di jalan bukan sekadar slogan. Inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan kembali digelar, menyasar kendaraan angkutan yang melintas.Dari 23 kendaraan yang diperiksa, sebagian besar telah memenuhi aspek administrasi dan teknis. Namun, masih ditemukan kendaraan yang tidak laik jalan, bahkan beberapa di antaranya menggunakan dokumen palsu. Dua kendaraan dinyatakan harus berhenti beroperasi dan langsung digantikan dengan armada cadangan oleh Ditjen Hubdat demi menjamin keselamatan penumpang.Kegiatan ini bukan sekadar penindakan, tetapi pengingat nyata bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Dari setiap pemeriksaan, kita berharap tak hanya pada angka-angka, tetapi pada tumbuhnya kesadaran kolektif: bahwa setiap perjalanan yang aman dimulai dari ketaatan pada aturan.#InspeksiKeselamatan #RampCheck #StopODOL #KeselamatanTransportasi #BPTDJabar #DitjenHubdat #SelamatSampaiTujuan #Jagorawi#StopODOL #KeselamatanTransportasi #TransportasiSelamat #BPTDJabar#BPTDKelasIJawaBarat #BPTDJabarBRAVO#kemenhub151 #ditjenhubdat#amannyamancerdas #jawabarat

Publication Siaran Pers
Pastikan Liburan Aman & Nyaman BPTD Kelas I Jawa Barat Gelar Rampcheck di …
29 Mei 2025, 17.31, 123

Rampcheck Bus Pariwisata di Rest Area Tol Jagorawi: 21 Kendaraan Ditemukan Melanggar, Kemenhub Siapkan Kendaraan PenggantiBogor, 29 Mei 2025 — Dalam rangka menjaga keselamatan angkutan jalan selama masa libur panjang peringatan Hari Kenaikan Isa Almasih, Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas I Jawa Barat melakukan kegiatan rampcheck terhadap bus pariwisata pada Kamis (29/5) pagi di Rest Area KM 45 A Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor.Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu bersama Wakil Menteri Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Multimoda, Direktur Lalu Lintas Jalan, dan Direktur Sarana Transportasi Jalan. Dari BPTD Kelas I Jawa Barat hadir langsung Kepala Balai, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Pengawasan, Kepala Bidang Sarana dan Angkutan JSDP, serta Pengawas Satuan Pelayanan UPPKB Kemang.Rampcheck dilakukan atas kerja sama dengan Polres Kabupaten Bogor, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, PT Jasa Marga, dan PT Jasa Raharja. Pemeriksaan mencakup aspek administratif dan teknis kendaraan, seperti kelengkapan surat-surat, kondisi fisik kendaraan, serta fasilitas keselamatan yang wajib tersedia di dalam bus.Dari hasil pemeriksaan terhadap 46 unit kendaraan bus, ditemukan sebanyak 21 unit melanggar, dengan indikasi dokumen administrasi kendaraan yang tidak lengkap serta fasilitas pelengkap keselamatan yang tidak tersedia. Pemeriksaan teknis dilakukan oleh para penguji kendaraan dari BPTD.Kendaraan yang dinyatakan tidak laik jalan langsung diproses oleh petugas di lokasi, dan Kementerian Perhubungan telah menyiapkan kendaraan pengganti bagi penumpang untuk memastikan perjalanan tetap aman dan tidak terganggu.Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Perhubungan dalam memastikan keselamatan pengguna jalan, khususnya selama masa liburan, serta menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan penumpang.Masyarakat juga diimbau untuk proaktif dalam memilih moda transportasi yang telah memenuhi standar keselamatan dan memiliki izin resmi.Humas Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas I Jawa Baratbptdjabar@gmail.com

Publication Siaran Pers
BPTD Jabar Raih Penghargaan Layanan Informasi Publik Kategori Informatif
11 Des. 2024, 10.51, 300

Pada hari Rabu, 11 Desember 2024, Kepala Balai bersama Tim PPID dan Pengelola Kehumasan BPTD Kelas II Jawa Barat menghadiri acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (AKIP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan. Acara ini berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai di Ballroom Mataram, Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat.Dalam kesempatan tersebut, BPTD Kelas II Jawa Barat menerima penghargaan bergengsi dalam kategori "Informatif", yang merupakan pengakuan atas kinerja luar biasa dalam pengelolaan informasi publik. Penghargaan ini mencerminkan komitmen BPTD Kelas II Jawa Barat dalam mendukung keterbukaan informasi serta pelayanan informasi yang transparan dan berkualitas kepada masyarakat.Acara ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat peran PPID dan Kehumasan sebagai ujung tombak pelayanan informasi publik di lingkungan Kementerian Perhubungan. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh unit kerja untuk terus meningkatkan standar layanan informasi publik sesuai dengan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan profesionalisme. "Alhamdulillah, penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (AKIP) Kementerian Perhubungan Tahun 2024 yang diraih oleh Tim PPID dan Kehumasan BPTD Kelas II Jawa Barat adalah sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Penghargaan dalam kategori 'Informatif' ini merupakan bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen kita semua dalam memberikan pelayanan informasi yang terbaik kepada masyarakat.Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Tim PPID dan Kehumasan yang telah bekerja dengan penuh semangat dan profesionalisme. Pencapaian ini tentunya tidak lepas dari sinergi yang solid, inovasi yang terus dilakukan, serta kesadaran bersama akan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai bentuk pelayanan prima.Namun, penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan baru untuk terus mempertahankan dan bahkan meningkatkan standar layanan kita. Harapan saya, kita dapat menjadi pelopor dalam menciptakan tata kelola informasi publik yang lebih efektif, efisien, dan transparan. Mari jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus belajar, beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat, dan memberikan layanan yang semakin inovatif.Saya juga ingin mengingatkan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sarana untuk membangun kepercayaan publik kepada pemerintah. Semoga penghargaan ini menginspirasi kita semua untuk terus berkontribusi dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan membangun citra positif BPTD Kelas II Jawa Barat.Sekali lagi, terima kasih dan selamat kepada seluruh Tim PPID dan Kehumasan. Tetap semangat, jaga integritas, dan teruslah menjadi teladan dalam melayani!" ...#BPTDKELASIIJAWABARAT #BPTDJabarBRAVO #kemenhub151 #ditjenhubdat #BPTDJabarKolaborasi#JawaBarat #TransportasiAman

Publication Siaran Pers
Prosesi Launching & Peninjauan Area UMKM Terminal Tipe A Leuwipanjang
2 Okt. 2024, 20.00, 435

Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan Terminal Tipe A, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan Koperasi Konsumen Sabilulungan Balai Pengelola Transportasi Darat Jawa Barat melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penggunaan Area UMKM di Terminal Leuwipanjang serta peluncuran Area UMKM di Terminal Leuwipanjang dengan harapan dapat memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk memasarkan produk mereka dan menjangkau lebih banyak pelanggan.setelah melaksanakan Penandatanganan Komitmen Bersama Optimalisasi PNBP Melalui Pemanfaatan BMN oleh Dirjen Hubdat dan ikuti oleh seluruh Direktur jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan diikuti oleh seluruh Kepala BPTD seluruh Indonesia, Dirjen Hubdat melaksanakan pemotongan pita sebagai pertanda telah dilaunchingnya Tenant UMKM di Terminal Tipe A Leuwipanjang Kota Bandung.

Publication Siaran Pers
Penandatanganan Komitmen Bersama Optimalisasi PNBP Melalui Pemanfaatan BMN
2 Okt. 2024, 19.00, 391

Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan Terminal Tipe A, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan Koperasi Konsumen Sabilulungan Balai Pengelola Transportasi Darat Jawa Barat melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penggunaan Area UMKM di Terminal Leuwipanjang serta peluncuran Area UMKM di Terminal Leuwipanjang dengan harapan dapat memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk memasarkan produk mereka dan menjangkau lebih banyak pelanggan.Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Penandatanganan Komitmen Bersama Optimalisasi PNBP Melalui Pemanfaatan BMN oleh Dirjen Hubdat dan ikuti oleh seluruh Direktur jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan diikuti oleh seluruh Kepala BPTD Kelas II Jawa Barat yang sempat hadir dalam kegiatan penandatangan kerjasama koperasi dan launching UMKM di TTA Leuwipanjang, Kota Bandung.

Publication Siaran Pers
Perjanjian Kerja Sama Penggunaan Area UMKM di TTA Leuwipanjang Kota Bandung
2 Okt. 2024, 17.00, 400

BANDUNG (2/10) — Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan Terminal Tipe A, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan Koperasi Konsumen Sabilulungan Balai Pengelola Transportasi Darat Jawa Barat melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penggunaan Area UMKM di Terminal Leuwipanjang serta peluncuran Area UMKM di Terminal Leuwipanjang dengan harapan dapat memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk memasarkan produk mereka dan menjangkau lebih banyak pelanggan.Adapun penandatanganan ini dilakukan antara Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Irjen Pol Risyapudin Nursin dengan Ketua Koperasi Konsumen Sabilulungan BPTD Jawa Barat, Asep Hidayat."Pembangunan sektor perhubungan darat tidak hanya berfokus pada infrastruktur tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Perlu kerja sama yang baik untuk menghidupkan UMKM yang ada di terminal," ungkap Dirjen Risyapudin saat membacakan sambutannya.Ia menuturkan pentingnya sinergi antara pemerintah bersama dengan para pelaku UMKM dan para pengusaha bus sehingga kita dapat bersama - sama mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan."Perlunya membuat kesepakatan antar setiap Kepala BPTD, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A serta para operator bus untuk mendorong penumpangnya masuk ke dalam terminal untuk melihat bangunan terminal yang kini sudah modern dan membuka kesempatan mereka untuk berbelanja di area UMKM," imbuhnya."Ke depan Terminal Tipe A Leuwipanjang bukan hanya sebagai pusat transportasi melainkan sebagai area UMKM untuk berinovasi dan berkembang," pungkasnya.Ia berharap kerja sama di Terminal Leuwipanjang ini dapat menjadi permulaan dan dapat diterapkan pada Terminal Tipe A lainnya di seluruh Indonesia untuk menciptakan ekosistem yang baik bagi UMKM.Turut hadir pada kegiatan ini Direktur Lalu Lintas Jalan, Ahmad Yani, Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Toni Tauladan, Direktur Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan, Lilik Handoyo, serta Plt. Direktur Angkutan Jalan, Muhammad Fahmi.

Publication Siaran Pers
Kunjungan Kerja Menteri Perhubungan RI di TTA Leuwipanjang Kota Bandung
28 Sep. 2024, 20.00, 389

Pada tanggal 28 September 2024, Menteri Perhubungan Bapak Budi Karya Sumadi melaksanakan kunjungan di Terminal Tipe A Leuwipanjang.Dalam sambutannya di Terminal Tipe A Leuwipanjang, Menteri Perhubungan mengglorifikasi terminal tersebut sebagai model transportasi modern. Beliau menekankan bahwa terminal ini dilengkapi dengan fasilitas digital yang memudahkan penumpang, serta mendukung UKM, menjadikannya terasa seperti pusat perbelanjaan."Terminal Leuwipanjang dapat menjadi model percontohan bagi daerah lain dalam mengembangkan terminal yang modern dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan konektivitas antar moda transportasi dan mengintegrasikan berbagai layanan publik di terminal," kata Menhub saat mengunjungi Terminal Leuwipanjang, Bandung, Sabtu (28/9).Menhub mengatakan tampilan Terminal Leuwipanjang yang bersih, rapi, dan nyaman seperti 'mal', adalah arahan dari Presiden Joko Widodo yang ingin menghilangkan stigma negatif soal terminal bus."Presiden memberi arahan kepada kami, buatlah terminal yang aman dan nyaman, jangan jadi tempat yang menakutkan, orang takut datang, kalau datang punya masalah dan sebagainya. Di Terminal Leuwipanjang saya lihat bagus, dingin, gembira, digitalisasi, jauh dengan apa yang digambarkan selama ini," ungkap Menhub.Menhub juga mengapresiasi keberhasilan implementasi sistem digitalisasi di Terminal Leuwipanjang. Dengan adanya sistem pembelian tiket online dan integrasi dengan layanan Samsat, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi dengan lebih mudah dan efisien."Digitalisasi telah mengubah wajah transportasi publik. Masyarakat kini dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan praktis. Kami akan terus mendorong pengembangan sistem serupa di terminal-terminal lainnya di seluruh Indonesia," kata Menteri Perhubungan.Menteri juga menyebutkan keberadaan ruang publik yang dirancang untuk memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi dan berkreasi.

Publication Siaran Pers
Tegas terhadap kendaraan yang melanggar, BPTD Jabar laksanakan normalisasi…
22 Agu 2024, 9.00, 557

Karawang, 21/08/2024 - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Barat (Jabar), menggelar Operasi Simpatik Sadar Keselamatan Tanpa over dimensi over load (ODOL) Hari ke 3 yang serentak dilakukan di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) seluruh Indonesia yang dimulai pada 19-25 Agustus mendatang.Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa angkutan barang yang masuk ke wilayah Jawa Barat mematuhi regulasi keselamatan yang berlaku dan memenuhi standar operasional yang ditetapkan, meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas serta mengurangi pelanggaran terkait kendaraan angkutan barang, terutama yang menyangkut kelebihan muatan (over loading) dan pelanggaran izin operasional.Dalam kegiatan ini, BPTD Jabar melakukan pemeriksaan kelaiakan jalan dari unsur administrasi seperti dokumen Bukti Lulus Uji Elektronik Kendaraan Angkutan Barang, STNK, SIM dan lain sebagainya, juga dari unsur spesifikasi teknis seperti kondisi fisik kendaraan, rem, lampu, kondisi ban dan sistem keamanan lainnya untuk memastikan keamanan setiap kendaraan.Ditemui dilapangan, Kepala BPTD Kelas II Jabar Muhamad Fahmi menjelaskan bahwa pemeriksaan ini sebagai upaya himbauan kepada pemilik kendaraan agar supaya betul-betul mengoperasikan kendaraan sesuai peraturan yang berlaku mencegah fatalitas kecelakaan dan meningkatkan keselamatan dan keamanan lalu lintas angkutan barang. Dari pemeriksaan dan pengawasan yang telah dilaksanakan pada hari ke 3 oleh BPTD Kelas II Jabar di UPPKB Balonggandu, Jalan Jatisari Nomor 4 Balonggandu Kabupaten Karawang, telah dilaksanakan normalisasi berupa penandaan terhadap pelanggaran 1 unit kendaraan yang mengalami perubahan bentuk dan menjadi sebuah fokus dan konsentrasi agar pihak pemilik dan pihak transportir untuk tidak lagi mengoperasikan kendaraan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.Fahmi menyatakan, "Hari ini kita baru saja melakukan normalisasi berupa penandaan terhadap pelanggaran satu unit kendaraan yang mengalami perubahan bentuk, dan ini menjadi sebuah konsentrasi kita semuanya agar supaya pihak pemilik dan pihak transportir untuk tidak lagi mengoperasikan kendaraan yang mana tidak sesuai dengan peruntukannya, karena berdasarkan UUD Nomor 22 Tahun 2009 tentang angkutan jalan bahwa perubahan bentuk adalah sebuah pelanggaran hukum apabila tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah" Ungkapnya.Selain melakukan pengawasan secara langsung di lapangan, Fahmi mengatakan pihaknya juga memberikan edukasi kepada pengemudi maupun perusahaan angkutan barang, tentang pemahaman pentingnya aspek keselamatan kendaraan dalam menjamin perjalanan yang berkeselamatan.Sementara itu Otong Suherna selaku Pengawas Satuan Pelayanan UPPKB Balonggandu Karawang menjelaskan, "Kegiatan ini bertujuan untuk menghimbau kepara pengemudi ataupun para pengusaha jasa transportir atau pemilik barang, agar mentaati aturan-aturan yang sudah ada“ Ujarnya. Berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah, Dinas Perhubungan Provinsi, Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota, serta sfakeholder terkait, Kegiatan Gakkum Angkutan Barang yang dilaksanakan dalam sepekan ini akan dilaksanakan di 6 titik lokasi UPPKB yaitu UPPKB Balonggandu Karawang, UPPKB Losarang Indramayu, UPPKB Cibargalan Purwakarta, UPKKB Tomo Sumedang, UPPKB Kemang Bogor dan UPPKB Gentong Tasikmalaya.Terakhir, Muhammad Fahmi menghimbau kepada semuanya baik pelaku usaha, pemilik kendaraan agar supaya kita lebih tertib, kita lebih baik lagi kedepan dalam hal meneggakan aturan aturan yang berlaku dan mari kita bersama sama menjaga keselamatan angkutan barang, keselamatan angkutan di jalan secara bersama-sama .

Publication Siaran Pers
BPTD Jabar Berkomitmen Terus Mendukung Keselamatan Jalan dengan Gakkum Ang…
19 Agu 2024, 14.00, 477

Karawang, 19 Agustus 2024 - Sebagai upaya meningkatkan kepatuhan dan keselamatan jalan dalam sektor transportasi darat, Kementerian perhubungan melaksanakan agenda penegakan hukum (gakkum) kendaraan ODOL (Over didmension Over Loading) serentak di seluruh Indonesia yang dijadwalkan akan berlangsung dari tanggal 19 hingga 25 Agustus 2024.Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat),melalui Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Barat, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keselamatan jalan di seluruh wilayah Jawa Barat. Dalam rangka mendukung upaya ini, BPTD Jabar melaksanakan kegiatan penegakan hukum melalui 6 Lokasi UPPKB dan berkolaborasi dengan Satuan lalulintas dari kepolisian, Dinas Perhubungan dan pihak terkait lainnya.Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa angkutan barang yang masuk ke wilayah Jawa Barat mematuhi regulasi keselamatan yang berlaku dan memenuhi standar operasional yang ditetapkan, meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas serta mengurangi pelanggaran terkait kendaraan angkutan barang, terutama yang menyangkut kelebihan muatan (overloading) dan pelanggaran izin operasional. Dipimpin secara langsung oleh Kepala BPTD Kelas II Jawa Barat, Penegakan hukum yang akan dilakukan diharapkan mampu mendorong pelaku usaha transportasi dan pengemudi untuk lebih mematuhi peraturan yang berlaku di bidang lalu lintas dan angkutan jalan. "Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap Angkutan Barang harus mematuhi regulasi demi keselamatan bersama, melalui operasi simpatik yang kita lakukan diharapkan menjadi langkah proaktif untuk melindungi serta memitigasi potensi kecelakaan pada Angkutan Barang serta sebagai ikhtiar kami dalam berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum secara konsisten guna memastikan bahwa kendaraan yang beroperasi di wilayah Jawa Barat memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.” Ujar Muhammad Fahmi, Kepala BPTD Kelas II Jawa Barat saat ditemui di UPPKB Balonggandu, Karawang (19/8).Berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah, Dinas Perhubungan Provinsi, Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota, serta sfakeholder terkait, Kegiatan Gakkum Angkutan Barang ini akan dilaksanakan di 6 titik lokasi UPPKB yaitu UPPKB Balonggandu Karawang, UPPKB Losarang Indramayu, UPPKB Cibargalan Purwakarta, UPKKB Tomo Sumedang, UPPKB Kemang Bogor dan UPPKB Gentong Tasikmalaya. Dengan dilaksanakannya Operasi Simpatik Sadar Keselamatan diharapkan akan tercipta kolaborasi antar instansi, pihak terkait, Pemerintah Daerah dan Komunitas Angkutan barang.Muhammad Fahmi menambahkan, Operasi Simpatik sadar keselamatan tanpa ODOL ini, tidak hanya menegakkan aturan pengawasan penegakan hukum terhadap kendaraan angkutan barang yang melakukan pelanggaran sesuai aturan undang undang nomor 22 tahun 2009 tentang ‘’Lalulintas dan angkutan barang’’ tetapi juga mendorong kolaborasi yang lebih erat antara instansi untuk melindungi infrastruktur dan meningkatkan keselamatan lalu lintas.