Publikasi

Publikasi BPTD Kelas III Bangka Belitung

Publication Siaran Pers
KURANGI DAFTAR PANJANG KECELAKAAN PADA BUS PARIWISATA, BPTD KELAS 3 BABEL …
31 Mei 2024, 10.00, 494

SIARAN PERSNomor: 002/SP/V/2024KURANGI DAFTAR PANJANG KECELAKAAN PADA BUS PARIWISATA, BPTD KELAS 3 BABEL LAKSANAKAN RAKOR KESELAMATAN.PANGKALPINANG (31/5) - Maraknya pemberitaan di Media Massa tentang layanan bus pariwisata dengan domain penumpang besar yang kerap menimbulkan korban jiwa, dikarenakan muatannya tidak sesuai dengan kapasitas dan kemampuan armada. Rata-rata problematika pada armada menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan yang fatal.Peristiwa kecelakaan Bus Trans Putera Fajar di Ciater, Subang, Jawa Barat yang membawa rombongan SMK Lingga Kencana Depok pada Sabtu (11/5) berdasarkan informasi terkini, jumlah korban jiwa sebanyak 11 orang, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas III Bangka Belitung tengah menyiapkan langkah-langkah yang lebih signifikan dalam mengantisipasi agar nantinya tidak terjadi di Provinsi Kep. Bangka Belitung.Sejak bediri pada Tahun 2023, BPTD Kelas III Bangka Belitung selalu konsisten untuk tetap memprioritaskan keselamatan transportasi khususnya di wilayah Prov. Kepulauan Bangka Belitung. Berkaitan dengan hal tersebut, Selasa (28/5) bersama seluruh Kepala Dinas Perhubungan se Provinsi Kep. Bangka Belitung dan juga PT. Jasa Raharja Cabang Provinsi Kep. Bangka Belitung melaksanakan Rapat Koordinasi Perhubungan Darat di ruang rapat Kantor Bupati Kab. Belitung Timur."Dengan adanya koordinasi ini, dapat diambil langkah-langkah preventif dan peningkatan pengawasan keselamatan dalam sektor pariwisata di wilayah Bangka Belitung. Hal lain yang akan dilakukan adalah melakukan operasi dan pengecekan di lokasi wisata setiap hari libur. Libur panjang cenderung meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung, sehingga pengawasan ekstra menjadi sangat penting untuk mengantisipasi potensi risiko terjadinya hal yang tidak diinginkan," ujar Pitra Setiawan, S.IP., M. Sc Kepala BPTD Kelas III Bangka Belitung.Lebih lanjut Pitra menuturkan demi menjaga keselamatan bersama setiap masyarakat dapat melakukan pengecekan pada bus pariwisata yang akan di sewa melalui website mitradarat.dephub.go.id, hal ini sangat penting di lakukan agar masyarakat mengetahui apakah bus tersebut layak untuk digunakan.Untuk menciptakan kesamaan persepsi antara pihak terkait dalam menangani angkutan pariwisata, dengan berbagi informasi, menyamakan pemahaman, merumuskan strategi bersama, dapat menciptakan koordinasi yang lebih baik dalam penanganan masalah-masalah terkait angkutan pariwisata, termasuk dalam hal pengawasan, keselamatan, dan perizinan.Keselamatan merupakan hal yang tidak bisa ditawar, dengan kerjasama antara pengemudi, staf, penumpang, dan semua pihak terkait, akan menciptakan lingkungan perjalanan yang lebih aman dan menyenangkan bagi semua. (SYA)* * *BPTD KELAS III BANGKA BELITUNGFacebook: bptdbabelTiktok: @bptdbabelInstagram: @bptdbabelYoutube: @bptdbabelContact Center: https://hubdat.dephub.go.id/id/bptd/babel/

Publication Siaran Pers
MOBILITAS MASYARAKAT BABEL VIA PENYEBERANGAN TEMBUS 40 RIBU PENUMPANG SELA…
18 April 2024, 15.40, 447

SIARAN PERSNomor : 001/SP/IV/2024MOBILITAS MASYARAKAT BABEL VIA PENYEBERANGAN TEMBUS 40 RIBU PENUMPANG SELAMA PERIODE ANGKUTAN LEBARANPANGKALPINANG (18/4) – Pada periode mudik Lebaran 2024, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas III Bangka Belitung mencatat terjadinya pergerakan pemudik di Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian secara kumulatif pada 3 April – 17 April 2024 sebanyak 48.952 penumpang dan 9.580 kendaraan. Hingga 17 April puncak arus balik alami peningkatan 86% pada H+3 Lebaran.Berdasarkan data yang dihimpun dari Posko Angkutan Lebaran di Satpel PP Tanjung Kalian, jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran 2024 melonjak hingga 48.952 penumpang dibandingkan dengan tahun 2023 sebanyak 37.286 penumpang. Sementara jumlah pergerakan kendaraan tercatat sebanyak 9.580 kendaraan. Pitra Setiawan, selaku Kepala BPTD Kelas III Bangka Belitung mengatakan bahwa grafik data keberangkatan penumpang dan kendaraan mengalami kenaikan. Tak hanya itu, peningkatan juga terjadi pada jumlah trip yaitu sampai dengan 4 extra trip."Grafiknya naik dibanding dengan tahun lalu. Artinya, tahun 2024 semakin banyak orang yang keluar dan masuk Babel via Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian. Petugas pelayanan di Satpel PP Tanjung Kalian sudah disiapkan untuk melayani pengguna jasa selama 24 jam sehingga dapat meningkatkan kinerja pelabuhan khususnya selama posko angkutan Lebaran,” ujar Pitra.Hingga saat ini, puncak arus mudik Lebaran 2024 terjadi pada H-3 tepatnya pada 7 April dengan persentase peningkatan jumlah penumpang sebesar 42%. Secara rinci terhitung 6.059 mobilitas penumpang dan 1.026 kendaraan dengan pergerakan 13 trip kapal. Berbeda jauh dengan tahun 2023, hanya 1.026 penumpang dan 914 kendaraan yang melakukan penyeberangan pada periode yang sama.Kemudian puncak arus balik terjadi pada H+3 Lebaran (14 April) yaitu sebanyak 3.261 penumpang dengan pergerakan kapal sebanyak 9 trip. Angka ini meningkat sebanyak 86% dibandingkan dengan tahun lalu yaitu sebanyak 1.756 penumpang. Sedangkan volume kendaraan meningkat pada angka 697 kendaraan dengan persentase kenaikan 30% dibandingkan tahun lalu yakni sebanyak 535 kendaraan.Ada beberapa faktor yang menjadi pemicu terjadinya lonjakan jumlah penumpang yang masuk ke Kepulauan Bangka Belitung via Pelabuhan Tanjung Kalian. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh personil Posko Angkutan Lebaran dengan mewawancarai penumpang yang tiba di Pelabuhan Tanjung Kalian, masyarakat yang berdatangan ternyata tidak hanya dalam rangka mudik perayaan Lebaran, melainkan banyak juga yang melaksanakan liburan saja. Selain itu, periode ini juga bertepatan dengan perayaan Cheng Beng di Belitung yang juga menjadi salah satu pemicu meningkatnya jumlah pergerakan pada masa angkutan Lebaran 2024.“Keluarga besar yang sekarang berdomisili di Palembang selalu pulang kampung kalau lagi perayaan Cheng Beng, karena ini tradisi yang memang harus dilakukan setiap tahunnya,” ujar Stevanie Lee, salah satu pengguna jasa di Pelabuhan Tanjung Kalian (13/4)“Karena bertepatan sama cuti bersama Lebaran, jadi setelah Cheng Beng kita liburan dulu di Bangka, makanya ini baru mau pulang mendekati anak masuk sekolah,” tambahnya.Pergerakan masyarakat khususnya pada Satpel PP Tanjung Kalian menjadi pusat pemantauan selama periode angkutan Lebaran. Dalam mendukung mobilitas masyarakat pada periode arus balik, BPTD Kelas III Bangka Belitung telah mengantisipasi dengan menyediakan extra trip setiap harinya. BPTD juga berupaya agar arus balik dapat berjalan optimal didukung dengan pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran Terpadu yang beroperasi 24 jam yang berfungsi sebagai pusat pengawasan, koordinasi dan informasi untuk memantau kondisi keamanan dan keselamatan arus balik lebaran. (ATS/PTR) * * *BPTD KELAS III BANGKA BELITUNGFacebook: bptdbabelTiktok: @bptdbabelInstagram: @bptdbabelYoutube: @bptdbabelContact Center: https://hubdat.dephub.go.id/id/bptd/babel/