SIARAN PERS
NOMOR: 01/SP/I/2026
BPTD Babel Resmi Menutup Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Pangkal Pinang, (05/01) — Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Kepulauan Bangka Belitung secara resmi menutup pelaksanaan Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) pada Senin, 5 Januari 2026. Penutupan posko ini menandai berakhirnya rangkaian pengamanan dan pelayanan transportasi darat selama masa libur Natal dan Tahun Baru di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Selama masa operasional posko, BPTD Babel melaksanakan pengawasan intensif terhadap kondisi lalu lintas dan angkutan jalan, memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi darat, serta memperkuat koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan transportasi.
Berdasarkan hasil rekapitulasi data Angkutan Nataru 2025/2026 pada tanggal 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, secara umum terjadi dinamika pergerakan kendaraan dan penumpang di wilayah kerja BPTD Kelas III Kepulauan Bangka Belitung. Kendaraan keberangkatan mengalami penurunan tipis sebesar 0,1%, dari 7.572 unit menjadi 7.466 unit. Sementara itu, jumlah kendaraan kedatangan tercatat meningkat sebesar 13%, dari 6.886 unit pada periode Nataru 2024/2025 menjadi 7.605 unit pada periode Nataru 2025/2026.
Dari sisi penumpang, jumlah penumpang keberangkatan mengalami penurunan sebesar 2%, dari 31.675 orang pada periode sebelumnya menjadi 30.242 orang pada periode Nataru 2025/2026. Penurunan serupa juga terjadi pada jumlah penumpang kedatangan sebesar 2%, dari 26.618 orang menjadi 26.311 orang.
Pada tingkat pelabuhan, Pelabuhan Tanjung Kalian masih menjadi simpul utama pergerakan selama masa Nataru. Di pelabuhan ini, jumlah kendaraan keberangkatan meningkat 20%, dari 372 unit menjadi 448 unit, sedangkan kendaraan kedatangan meningkat 16%, dari 389 unit menjadi 452 unit. Untuk penumpang, keberangkatan mengalami peningkatan 0,4% dari 1.713 orang menjadi 1.719 orang, sementara penumpang kedatangan tercatat menurun 1%, dari 1.810 orang menjadi 1.797 orang.
Sementara itu, Pelabuhan Sadai dan Pelabuhan Tanjung Ru tidak mencatatkan aktivitas angkutan penyeberangan selama periode Nataru 2025/2026, sehingga seluruh data kendaraan dan penumpang pada kedua pelabuhan tersebut mengalami penurunan hingga 100% dibandingkan periode Nataru sebelumnya. Adapun Pelabuhan Tanjung Nyato tidak menunjukkan perubahan karena tidak terdapat aktivitas angkutan pada kedua periode.
Kepala BPTD Kelas III Kepulauan Bangka Belitung, Pitra Setiawan, S.IP., M.Sc., menegaskan bahwa penyelenggaraan Posko Nataru merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Posko Nataru menjadi instrumen penting dalam memastikan pelayanan transportasi darat berjalan optimal. Fokus kami adalah keselamatan, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa hasil pelaksanaan Posko Nataru 2025/2026 akan menjadi bahan evaluasi ke depan.
“Evaluasi akan terus kami lakukan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan transportasi darat agar semakin responsif dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan,” tambahnya.
BPTD Babel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan instansi terkait atas sinergi dan kolaborasi selama pelaksanaan Posko Nataru 2025/2026. Kerja sama lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung.
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, BPTD Babel akan terus meningkatkan kinerja pengawasan dan pelayanan transportasi darat guna mewujudkan sistem transportasi yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
⸻
BPTD KELAS III BANGKA BELITUNG
Facebook: bptdbabel
TikTok: @bptdbabel
Instagram: @bptdbabel
YouTube: @bptdbabel
Contact Center: https://hubdat.dephub.go.id/id/bptd/babel/