Tingkatkan Pelayanan Angkutan SDP dan Keselamatan Pelayaran, Ditjen Hubdat Gelar Sosialisasi di Danau Toba

27 Agu 2022, 14:09

Bagikan ke

PARAPAT (27/08)- Demi meningkatkan pelayanan angkutan sungai, danau dan penyeberangan serta keselamatan pelayaran di wilayah KSPN Danau Toba sekaligus menunjang sektor pariwisata, Ditjen Hubdat melalui Direktorat Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah II Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran dan Peningkatan Pelayanan Angkutan SDP di KSPN Danau Toba Tahun 2022.

“Kami berharap dapat memberikan bekal pengetahuan dan wahana sharing pendapat diantara stakeholder, dimana kita semua perlu membangun kesadaran dan komitmen bersama baik operator, regulator, maupun pengguna jasa,” demikian disampaikan Direktur Transportasi SDP Junaidi, pada Jumat (26/8).

Junaidi menambahkan, “Dengan terus membangun budaya transportasi yang berkeselamatan dan selalu meningkatkan kualitas pelayanan angkutan SDP di KSPN Danau Toba, maka akan memberi kemudahan, rasa aman, dan kenyamanan bagi para wisatawan yang berkunjung dengan menggunakan trasnportasi SDP demi percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Danau Toba.”

Acara ini dibagi menjadi 2 sesi dengan 7 narasumber, diantaranya:

1) Materi I terkait “Kebijakan Direktorat TSDP dalam meningkatkan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran di Danau Toba terkait Kelaiklautan Kapal Non Konveksi” yang disampaikan oleh Direktur TSDP Junaidi,

2) Materi II terkait “Pelayanan Transportasi yang Berkesalamatan dan Humanis untuk mendukung Pariwisata di Danau Toba” yang disampaikan oleh Agus Pambagio,

3) Materi III terkait “Peran Pemerintah Daerah untuk Peningkatan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran di Danau Toba” yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara,

4) Materi IV terkait “Informasi Faktor Cuaca untuk Keselamatan Pelayaran” yang disampaikan oleh BMKG Medan,

5) Materi V terkait “Pelaksanaan Survey dan Sertifikasi Statutoria Kapal untuk Keselamatan Pelayaran” yang disampaikan oleh PT. Biro Klasifikasi Indonesia BKI Cabang Belawan,

6) Materi VI terkait “Tata Cara dan Mekanisme Penggunaan Radio Kapal untuk Tertib Berlayar” yang disampaikan oleh Koordinator AIS BPTD II Sumut, dan

7) Materi VII terkait “Tata Cara Pemenuhan Kelaiklautan Kapal Tradisional” yang disampaikan oleh Marine Inspector SDP BPTD II Sumut.

Peserta sosialisasi yang hadir sebanyak 40 peserta berasal dari unsur pemerintah daerah, operator kapal penyeberangan dan kapal tradisional Danau Toba yang diwakili Organisasi Pengusaha (OPS) l.

Acara diakhiri dengan pemberian life jacket kepada Operator Kapal di Hotel Khas Parapat, Kabupaten Simalungun. (LM/HS/PTR/EI)