Jelang Nataru, Ditjen Hubdat Cek Kesiapan Prasarana dan Pengendalian Transportasi Darat

18 Okt 2022, 03:33

Bagikan ke

Cirebon (15/10) –  Berkaca dari angkutan natal dan tahun baru sebelumya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno dalam tinjauannya hari Kamis (14/10) telah mempersiapkan prasarana yakni beberapa terminal seperti Terminal Tipe A Harjamukti Cirebon, Terminal Tipe A Tegal, Terminal Tipe A Bulupitu Purwokerto, dan Terminal Tipe A Bobotsari Purbalingga yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang pada saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Dari hasil tinjauan di Terminal Harjamukti hari ini saya mengimbau untuk masyarakat fasilitas terminal yang sudah disiapkan oleh pemerintah dan gunakan angkutan umum apabila ingin ke kota-kota lain. Sedangkan untuk perusahaan bus saya mengimbau kesiapan bus dan driver-nya menjelang nataru tahun ini,” kata Dirjen Hendro.

Dirjen Hendro juga mengingatkan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) beserta Polri dan TNI untuk dapat mengantisipasi lonjakan masyarakat yang akan melaksanakan liburan pada beberapa titik.

Pada rapat tersebut, Dirjen Hendro mengharapkan saat natal dan tahun baru nanti diadakan pos terpadu yang diisi oleh berbagai instansi.

Menurut data dari Ditlantas Polda Jabar terdapat beberapa daerah rawan kemacetan yang menjadi perhatian Kementerian Perhubungan untuk bisa melakukan pendampingan pengamanan maupun arus kendaraan dengan pihak kepolisian.

Hal tersebut dipaparkan oleh Kepala BPTD Wilayah IX Jawa Barat, Denny Michels. Denny juga memaparkan pengendalian arus kendaraan bisa dilaksanakan dengan melakukan pembatasan waktu atau rekayasa lalu lintas.

Saat ini beberapa titik yang menjadi sorotan kemacetan yaitu Nagrek, Limbangan, dan Malambong.

“Prediksi nataru akan melonjak pada saat long weekend hari Jum’at, Sabtu, dan Minggu. Begitupun arus balik diprediksi akan tersebar pada tanggal 26-27 Desember 2022,” imbau Denny.

Lebih lanjut lagi, Denny mengatakan jalur Pantura merupakan salah satu jalur alternatif yang masih menjadi idaman masyarakat untuk melakukan perjalanan. Oleh sebab itu, UPPKB Losarang dan UPPKB Balonggandu akan disulap menjadi rest area untuk para pemudik melakukan istirahat.

Namun demikian, Dirjen Hendro meminta masyarakat dan pemerintah untuk bekerjasama dengan baik sehingga natal 2022 dan tahun baru 2023 dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Selanjutnya Dirjen Hendro melakukan tinjauan ke Terminal Tegal, Terminal Bulupitu dan Terminal Bobotsari.

Pada rapat di Terminal Bulupitu, Dirjen Hendro didampingi oleh Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Popik Montanasyah, Dinas Perhubungan Kabupaten Purwokerto dan Polres Purwokerto juga membahas persiapan angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 termasuk kecelakaan akibat kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), uji KIR, dan konversi kendaraan listrik.

Konsep ke depan untuk angkutan umum Kemenhub telah mengadakan aturan konversi kendaraan listrik. Beberapa SPKLU juga telah dibangun melalui kerjasama dengan PLN. Dengan manajemen yang semakin tahun semakin baik ini masyarakat diharapkan bisa berpindah dari transportasi pribadi ke transportasi umum.

Di kesempatan yang sama, Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Popik Montanasyah menjelaskan beberapa posko dan kendaraan pendukung akan dibangun menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. (RP/HS/PTR/EI)