Antisipasi Arus Balik, Hari Ini Berlaku One Way dari GT Palimanan Utama KM 188 Hingga Tol Japek KM 47

13 Mei 2022, 15:27

Bagikan ke

JAKARTA (05/05) – Guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pada jalur A dan B di ruas tol Cipali yang diprediksi mencapai volume capacity ratio (VCR) 1,19 maka akan diberlakukan manajemen rekayasa lalu lintas one way dari Gerbang Tol Palimanan Utama KM 188 sampai Tol Jakarta Cikampek KM 47. Kebijakan one way ini berlaku pada hari ini, Kamis (05/05) pukul 11.00 WIB.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah berkoordinasi dengan Korlantas Polri, PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempersiapkan rekayasa lalu lintas ini.

“Setelah berdiskusi dengan Korlantas dan Jasa Marga kami di Ditjen Hubdat siap membantu dan mensosialisasikan pelaksanaan skema one way yang berlaku hari ini. Mohon dicatat one way berlaku dari GT Palimanan Utama KM 188 hingga tol Jakarta Cikampek KM 47,” demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi.

Ia menambahkan bahwa sesuai data yang diperoleh dari Korlantas Polri, pada Rabu (04/05) kemarin sejak pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB jumlah kendaraan yang telah melewati ruas jalan tol Cipali mengalami tren peningkatan.

“Dari pemantauan CCTV di NTMC dan command center PJR serta peta digital terlihat adanya peningkatan pergerakan arus lalin dari timur menuju ke arah barat. Sementara dari pantauan para petugas di lapangan juga arus lalu lintas telah mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya, maka dengan pemberlakuan skema one way hari ini diharapkan dapat membantu kelancaran arus lalu lintas khususnya pada arus balik,” jelas Dirjen Budi.

Pemberlakuan skema one way tersebut yakni pada Kamis 5 Mei 2022 pukul 11.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB dari GT Palimanan utama KM 188 hingga KM 72 Cikampek dan dilanjutkan contra flow sampai tol Jakarta- Cikampek KM 47.

Bagi kendaraan yang akan mengarah ke Bandung dan Cikampek diberikan relaksasi 1 lajur. Sementara itu jika kepadatan arus lalu lintas mulai berkurang maka pelaksanaan rekayasa one way akan diakhiri lebih cepat dari jadwal yang sudah ada. Namun jika kepadatan semakin meningkat melebihi batas maksimal maka rekayasa lalin one way akan ditingkatkan dari GT Palimanan Utama KM 188 sampai tol Jakarta-Cikampek KM 47 (tanpa relaksasi) dan akan diperpanjang waktu berlakunya.

“Oleh karena itu skema one way yang berlaku hari ini merupakan diskresi dari Kepolisian dan juga melihat kepadatan arus lalu lintas yang saat ini sedang terjadi di lapangan,” ujar Dirjen Budi.

Untuk mekanisme sebelum pelaksanaan rekayasa lalin one way akan dilaksanakan sterilisasi atau pembersihan baik pada jalur maupun rest area selama 2 jam sebelum pelaksanaan rekayasa lalin one way dan setelah itu rekayasa lalin one way akan dimulai. Sementara itu, mekanisme setelah pelaksanaan one way pukul 24.00 WIB akan dilakukan normalisasi baik pada jalur maupun pada rest area selama 2 jam setelah pelaksanaan one way setelah itu jalur akan dibuka secara normal.

Dirjen Budi berharap agar masyarakat yang akan kembali dapat selalu memantau perkembangan arus lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan saat bepergian agar tidak terjadi antrian panjang kendaraan baik di jalan tol maupun di jalan arteri. (HS/PTR/EI)