Kepala BPTD Kelas II Sulawesi Tengah Bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenga…
16 Maret 2026, 14.16, 119Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, suasana harap dan rindu pulang kampung mulai terasa di berbagai daerah. Bagi sebagian masyarakat, mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi momen penting untuk kembali berkumpul bersama keluarga tercinta setelah sekian lama beraktivitas jauh dari rumah.Untuk membantu masyarakat mewujudkan momen tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kembali menghadirkan program “Berani Mudik Gratis 2026”, sebuah inisiatif yang memberikan fasilitas perjalanan mudik tanpa biaya bagi warga. Program ini pun disambut antusias oleh masyarakat yang ingin pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman.Pada tahun ini, sebanyak 1.255 peserta mudik diberangkatkan ke berbagai daerah tujuan. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga tanpa harus terbebani biaya transportasi yang biasanya meningkat menjelang Lebaran.Sejak pendaftaran dibuka pada awal Maret 2026, minat masyarakat untuk mengikuti program ini sangat tinggi. Kuota yang disediakan pemerintah hampir seluruhnya terpenuhi dalam waktu singkat. Banyak warga memanfaatkan kesempatan ini untuk pulang ke kampung halaman tanpa harus memikirkan biaya perjalanan.Program mudik gratis ini juga merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bertajuk “Berani Lancar”, yang bertujuan meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Tengah. Sebagian besar peserta mudik diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan bus menuju sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Rute perjalanan mencakup beberapa daerah seperti Poso, Ampana, Tolitoli, Buol, Luwuk, Parigi Moutong, Morowali Utara, hingga Morowali.Sementara itu, sebagian peserta lainnya diberangkatkan melalui jalur laut dengan rute perjalanan dari Palu menuju Balikpapan dan Surabaya. Pilihan moda transportasi ini memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang ingin pulang ke daerah tujuan di luar wilayah Sulawesi Tengah.Acara pelepasan peserta mudik berlangsung dengan penuh semangat dan harapan. Berbagai unsur pemerintah daerah dan instansi terkait turut hadir untuk memberikan dukungan terhadap kelancaran program ini.Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tengah - Mangasi Sinaga, juga turut menghadiri kegiatan pelepasan peserta Berani Mudik Gratis sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan transportasi yang aman dan tertib bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.Kehadiran BPTD menjadi bagian penting dalam memastikan aspek keselamatan dan kesiapan sarana transportasi yang digunakan oleh para pemudik. Selain menyediakan fasilitas transportasi gratis, pemerintah juga memastikan aspek keselamatan perjalanan para pemudik. Sebelum keberangkatan, peserta mudik serta para pengemudi menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisik yang prima selama perjalanan.Selain itu, para pengemudi yang bertugas juga mendapatkan perlindungan asuransi perjalanan sehingga memberikan rasa aman selama perjalanan berlangsung.Program mudik gratis ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat dari sisi biaya perjalanan, tetapi juga mendukung kelancaran arus mudik serta mengurangi kepadatan lalu lintas. Dengan fasilitas transportasi yang terorganisir, perjalanan mudik dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman.Bagi para peserta, keberangkatan ini menjadi awal perjalanan penuh harapan perjalanan pulang menuju rumah, menuju pelukan keluarga, dan menuju suasana hangat Idulfitri yang selalu dinanti setiap tahun.





