Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Maluku

Publication Berita
BPTD Kelas II Maluku Melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelak…
15 Des. 2023, 6.44, 1763

ambon - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Maluku Melaksanakan Rapat koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan posko angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 bersama Stakeholder Terkait di Ambon 14 Januari 2023Penyelenggaraan Posko Angkutan Nataru dimulai pada 19 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024.Dalam Rapat Koordinasi Pihak Dinas Perhubungan Provinsi Maluku juga menyampaikan bahwasanya distribusi sembako menjadi prioritas pada saat pelaksanaan natal 2023 dan tahun baru 2024.ada beberapa prediksi kendala yang akan terjadi pada menjelang dan pelaksanaan akhir tahun, dan telah dibahas dalam Rakor tersebut, yakni kemacetan lalu lintas dikarenakan meningkatnya mobilitas masyarakat pada saat arus mudik. Dengan prediksi puncak arus mudik terjadi dua kali, yaitu pada arus mudik satu, pada 22 - 23 Desember 2023, arus mudik dua pada 26 - 27 Desember 2023, arus balik satu, pada 29 - 30 Desember 2023 dan arus balik dua, pada 1 - 2 Januari 2024.Selain itu, BPTD Kelas II Maluku mengemukakan potensi terjadinya kemacetan pada beberapa titik di Kota Ambon, antara lain di depan MCM Ambon, depan Swalayan Citra, depan Masjid An-Nur dan wilayah SPBU Kebun Cengkih Ambon.Anggota Komisi III DPRD Maluku Anos Jeremias yang turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut juga angkat bicara agar waktu pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) dapat diperhatikan, sehingga tidak menghambat kondisi lalu lintas, Koordinasi pengaturan lalu lintas pada Lintasan Hunimua-Waipirit sehingga tidak terjadi kemacetan seperti di tahun-tahun sebelumnya. Loket Pembelian Tiket diharapkan dibuka lebih awal, dikarenakan banyaknya kejadian dimana petugas belum ada ditempat pada saat masyakarat hendak membeli tiket kapal. serta meminta Dirlantas Polda Maluku untuk dapat membuat poster tentang keselamatan berkendara selama mudik dan melakukan patroli.Selain itu, musim penghujan juga menjadi salah satu faktor penghambat pada pelaksanaan kegiatan natal dan tahun baru, sehingga perlu dilakukan antisipasi.BPTD Kelas II Maluku telah menyiapkan SOP terkait antisipasi kemacetan dan cuaca buruk yang mana akan membutuhkan koordinasi dengan instansi terkaitdalam persiapan pelaksanaan akhir tahun ini, Pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) siap untuk menyediakan Pos Kesehatan di Pelabuhan Yos Sudarso, Slamet Riyadi dan Galala.Sementara Pihak Damri menyediakan 24 unit kendaraan dan 17 trayek yang beroperasi dan meminta untuk lintasan menuju Waipia agar diperhatikan apabila terjadi longsor.PT. ASDP menyediakan empat kapal pada lintasan Hunimua-Waipirit dan meminta untuk kapal dapat beroperasi secara terus menerus serta meminta tambahan waktu bongkar muat. "#JJ"

Publication Berita
Jaga keselamatan berlayar, BPTD Maluku cek kesiapan kapal penyeberangan an…
8 Des. 2023, 6.24, 1415

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Maluku mengecek kesiapan kapal penyeberangan antarpulau menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).Pengecekan ini seiring meningkatnya permintaan dan minat masyarakat saat libur Natal dan tahun baru 2024. Pemeriksaan dilakukan secara total mengingat pentingnya hal itu untuk keselamatan penumpang.“Sementara yang kita cek hanya kapal feri penyeberangan untuk lintasan di sekitar Ambon saja. Yakni di Galala lintas ke Namlea dan Hunimua lintas ke Waipirit serta Pelabuhan Waai saja,” kata Kepala Seksi Sarana dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan BPTD kelas II Maluku, M. Alfian, di Ambon, Rabu.Alfian melanjutkan, sedangkan untuk kendaraan angkutan darat, belum dilakukan pengecekan karena di Maluku tidak ada lintasan angkutan kota antar provinsi (AKAP).Ia memastikan, untuk feri penyeberangan yang sudah diperiksa, dipastikan siap melayani rute lintasan masing-masing pada saat Nataru.“Kebetulan juga kapal kita rata-rata habis diperbaiki. Jadi kapal-kapal kita secara teknis dalam kondisi baik dan siap,” ujarnya.Ia berharap, semoga selama liburan Nataru, tidak ada kendala di kapal seperti kerusakan tiba-tiba sehingga kapal tidak bisa beroperasi, serta lonjakan penumpang bisa diatasi dengan adanya kapal-kapal yang sudah siap.“Saya harap, tidak terdapat antrean yang memakan waktu lama di pelabuhan sehingga tidak terjadi rusuh di pelabuhan. Semoga cuca juga cerah sehingga penyeberangan lancar dan aman,” harap Alfian.Alfian menambahkan, jumlah kapal yang siap beroperasi untuk Galala dua kapal, Hunimua lima kapal, Waai satu kapal dan Ambon - Banda - Tual satu kapal.

Publication Berita
BPTD Maluku cek kesiapan kendaraan penumpang bus jelang Nataru
8 Des. 2023, 6.17, 1498

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Maluku mengecek kesiapan kendaraan penumpang bus menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.Pengecekan ini dalam rangka mengoptimalkan keselamatan perjalanan selama liburan Natal. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan armada transportasi umum dalam menghadapi lonjakan penumpang selama perayaan Natal.“Sementara ini kita sedang melakukan pengecekan kendaraan penumpang bus, dalam waktu dekat, nanti kita laksanakan pengecekan kesiapan kendaraan dimaksud sebelum H-7 Nataru lagi,” kata Kepala Seksi Sarana dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan BPTD kelas II Maluku, M. Alfian, di Ambon, Kamis.Kendaraan bus yang dicek berlangsung di Terminal Pelabuhan Hunimua dan Pool Damri Waiheru, Kota Ambon.Ia mengaku, ada beberapa bus yang saat dicek, belum layak untuk melakukan operasi, namun izin operasi hanya dikeluarkan oleh pemerintah daerah (Pemda). “Kita hanya membantu pemda memeriksa kendaraan dimaksud,” ujarnya.Per 30 November 2023, jumlah kendaraan bus yang diperiksa ada enam unit dari Terminal Pelabuhan Hunimua, empat dinyatakan layak, sementara dua tidak layak.Sementara di Pool Damri Waiheru, per 30 November 2023, ada tiga unit yang diperiksa namun belum layak karena unsur administrasi yang tidak terpenuhi.Ia mengatakan, pemeriksaan ini juga merupakan bagian dari upaya yang sejalan dengan komitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Natal dan liburan tahun baru.“Saya berharap, perjalanan menjelang hingga pasca Nataru, lancar, aman dan nyaman bagi warga. Dengan dilakukannya cek kesiapan bus ini, kami ingin memastikan bus tidak mengalami kerusakan selama melayani masyarakat,” ucapnya.

Publication Berita
BPTD Maluku: Pelayaran Tetap Beroperasi, Dipastikan Aman Walau Hujan
21 Nov. 2023, 13.01, 1054

Ambon (ANTARA) - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Maluku menyatakan pelayaran antarpulau tetap beroperasi dan dipastikan aman walaupun curah hujan tinggi.Penyeberangan yang tetap beroperasi tersebut, yakni Pelabuhan Penyeberangan Galala Ambon, Pelabuhan Penyeberangan Namlea, Pelabuhan Penyeberangan Waai Maluku Tengah, dan Pelabuhan Penyeberangan Tual.“Pelayaran antarpulau tetap jalan dan beroperasi normal,” kata Pengolah Data Kehumasan dan Publikasi BPTD Maluku Mohammad Fausan Salatalohy, di Ambon, Kamis.Menurutnya, hal itu berdasarkan peringatan prakiraan cuaca wilayah pelayanan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, berlaku 14 September 2023 pukul 21.00 WIT-15 September 2023 pukul 21.00 WIT Nomor PJP/014/KAMB/IX/2023.“Tentunya ini berdasarkan imbauan atau peringatan dari BMKG. Kalau info gelombangnya masih tinggi kami pasti akan hentikan pelayaran sementara. Tapi karena masih kategori sedang, jadi aman,” ujarnya pula.Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin bepergian melalui jalur laut, agar tetap tenang meskipun curah hujan masih tinggi.“Karena yang kita lihat bukan dari hujannya, dan kami akan selalu memperbarui informasi pada jam 9.00 WIT pagi,” katanya lagi.Berdasarkan surat pemberitahuan BMKG, yang masuk kategori sedang saat ini laut perairan Kepulauan Kai, perairan Kepulauan Aru, perairan Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru bagian barat, dan Laut Arafuru bagian tengah.Sedangkan yang kategori rendah, yakni ​​​Seram bagian barat, Laut Seram bagian timur, perairan Buru, perairan Ambon-Lease, perairan selatan Seram, Laut Banda utara bagian barat, Laut Banda utara bagian timur, Laut Banda selatan bagian barat, Laut Banda selatan bagian timur, dan perairan Sermata.