Indonesian English

PROGRAM PADAT KARYA DI TERMINAL CILACAP, DITJEN HUBDAT IKUTSERTAKAN MASYARAKAT SETEMPAT

Selasa, 13 Oktober 2020 22:35 Admin1
Cetak

padat-karya-dirjen-okt

CILACAP (13/10/2020) – Sebagai upaya membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar Program Padat Karya di beberapa lokasi. Kali ini, program Padat Karya dilaksanakan di Terminal Bus Tipe A "Bangga Mbangun Desa" Cilacap, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, dalam sambutannya, mengatakan bahwa kegiatan Padat Karya ini sebagai upaya menjalankan instruksi pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan keterampilan masyarakat lokal, dan juga mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan, bahwa dalam pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat mengikutsertakan pekerja setempat.

"Pak Presiden pada kondisi sekarang ini mendorong semua kementerian ataupun pemerintah menggunakan anggarannya untuk dapat langsung menyalurkan kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat Covid-19," kata Dirjen Budi. Sejak merebaknya Pandemi Covid-19, dampak terhadap sektor ekonomi sangatlah besar, dimana banyak karyawan atau pun pekerja yang dirumahkan sementara yang menyebabkan berkurangnya daya beli sebagian masyarakat, untuk itu program Padat Karya diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Kegiatan padat karya pada hari ini melibatkan kurang lebih sebanyak 250 warga yang berasal dari Kabupaten Cilacap. Pekerjaan yang dilakukan pada Terminal Bus Tipe A Cilacap ini antara lain, pembersihan area terminal dan pekerjaan pengecatan kantin terminal.

Program Padat Karya Ditjen Perhubungan Darat dilaksanakan pada 33 provinsi, 250 kabupaten/kota, dan 400an desa, dengan anggaran sebesar 46 miliar. “Program Padat Karya ini merupakan bentuk kepedulian Direktorat Jenderal Perhubungan Darat terhadap masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19. Kegiatan Padat Karya ini berfungsi untuk memberikan tambahan penghasilan kepada masyarakat, sehingga daya beli dan kesejahteraan bisa meningkat," kata Dirjen Budi. Kegiatan ini juga merupakan upaya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat lokal, sehingga lebih berperan dalam mendidik masyarakat untuk lebih produktif bekerja dalam pembangunan.

Total Luas lahan terminal 9.855 m2, jumlah kendaraan bus perhari sebanyak 150 bus/hari, melayani keberangkatan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan tujuan Jakarta (terminal Pulo Gebang, terminal Kampung Rambutan), Tangerang (terminal Poris Plawad), Bogor (Terminal Baranangsiang), Cirebon (terminal Harjamukti), Surabaya (terminal Purabaya), Malang (terminal Arjosari).

Selain program padat karya, Ditjen Perhubungan Darat juga memiliki program kerja terkait penyelenggaraan sarana dan prasarana transportasi darat, termasuk di dalamnya terminal dan jembatan timbang. Fasilitas keselamatan jalan, seperti penerangan jalan umum, guardrail, ataupun roller barrier, turut menjadi perhatian.

Lebih lanjut Dirjen Budi mengatakan bahwa Terminal Bus Cilacap akan dibangun dengan konsep mixed use, yaitu terminal yang tidak hanya sebagai prasarana transportasi namun juga sebagai pusat kegiatan perkonomian masyarakat. "Kalau kemudian ada investor yang berminat bekerja sama dengan pemerintah mengembangkan terminal untuk dibangun pusat perbelanjaan, kami sangat terbuka," kata Dirjen Budi.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Hj. Novita Wijayanti, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan apresiasinya atas kegiatan padat karya yang diadakan di Terminal Cilacap. "Program padat karya ini sangat bermanfaat untuk masyarakat dan meningkatkan perekonomian sesuai dengan tujuan pemerintah," kata Novita. "Terimakasih atas semua yang bersinergi dalam kegiatan ini, semoga bermanfaat untuk Kabupaten Cilacap, serta langsung dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula sejumlah pejabat terkait, antara lain, Plt. Kepala BPTD X Jateng-DIY, Taufiq Hidayat, Bupati Cilacap, H. Tatto Suwarto Pamuji, DPRD Kabupaten Cilacap, serta jajaran Forkompinda Kabupaten Cilacap. (CAS/PTR/EI)

---------------

SIARAN PERS

Nomor: 118/SP/X/HMS/2020

---------------


KEPALA BAGIAN HUKUM DAN HUMAS DITJEN PERHUBUNGAN DARAT

Endy Irawan

Twitter: @hubdat151
Instagram : @ditjen_hubdat
Facebook Fan Page dan YouTube : Ditjen Perhubungan Darat
--------------