Indonesian English

ANGKUTAN BARANG PERINTIS DARI DAMRI KINI HADIR LAYANI NATUNA

Sabtu, 25 Juli 2020 22:10 Admin1
Cetak

 

 ab-perintis

 

JAKARTA (25/07) – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memberikan subsidi Angkutan Barang Perintis dari Perum DAMRI yang akan melayani di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau dengan trayek Ranai-Selat Lampa sepanjang 80 Kilometer. Salah satu tujuan pemberian subsidi angkutan barang perintis ini yakni untuk menjamin ketersediaan logistik hingga ke seluruh pelosok Indonesia.

Pemberian subsidi ini dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 95 Tahun 2020 tanggal 23 April 2020 Tentang Penugasan Kepada Perusahaan Umum (Perum) DAMRI untuk Menyelenggarakan Kewajiban Pelayanan Publik Angkutan Barang di Jalan Dari dan Ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan Tahun Anggaran 2020.

“Untuk menunjang pelayanan angkutan barang dari dan ke daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan (3T 1P) maka diperlukan kewajiban pelayanan publik angkutan barang di jalan dari dan ke daerah 3T 1P tersebut. Oleh karena itu kami menugaskan Perum DAMRI untuk melakukan pelayanan di daerah 3T 1P, salah satunya yang ada di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Budi Setiyadi pada (25/7) di Jakarta.

Guna menjalankan subsidi angkutan barang perintis di Natuna, DAMRI telah menyiapkan 8 unit kendaraan dengan spesifikasi muatan padat dan cool box. “Layanan angkutan barang perintis dari DAMRI ini juga untuk mewujudkan konektivitas serta mengurangi kesenjangan harga antar wilayah di Indonesia, serta meningkatkan perekonomian masyarakat terlebih dalam situasi pandemi Covid-19,” tambah Dirjen Budi.

8 unit kendaraan angkutan barang ini nantinya akan mengangkut muatan yang tersambung dengan Tol Laut dari Selat Lampa menuju Ranai dan sebaliknya. “Jadi nanti untuk barang-barang yang diangkut dengan kapal dari Pelabuhan Selat Lampa akan dibawa dengan DAMRI menuju Ranai, juga sebaliknya,” ungkap Dirjen Budi. Subsidi pemerintah sebesar 100% terhadap angkutan barang perintis ini telah berlaku mulai 22 Juli yang lalu.

Selain Natuna, ada 6 lokasi lainnya yang mendapatkan subsidi perintis di tahun 2020 yakni:
1. Pelabuhan Pomako (Timika)- Bandara Mozes Kilangin (Timika);
2. Pelabuhan Pomako- Pasar Mozes Kilangin (Timika);
3. Pelabuhan Pomako- Bandara Mozes;
4. Pelabuhan Pomako- Gerai Maritim;
5. Kantor dan Gudang BUMD PPM- Bandara Mozes;
6. Pelabuhan Merauke- Bandara Tanah Merah.

“Setelah Natuna di bulan Juli ini, nanti menyusul pelayanan di Timika dan Merauke yang akan mulai aktif pada bulan Agustus 2020 mendatang,” ujar Dirjen Budi. (HS/PTR/EI)

---------------

 

SIARAN PERS

Nomor: 87/SP/VII/HMS/2020

---------------


KEPALA BAGIAN HUKUM DAN HUMAS DITJEN PERHUBUNGAN DARAT

 

Endy Irawan

Twitter: @hubdat151
Instagram : @ditjen_hubdat
Facebook Fan Page dan YouTube : Ditjen Perhubungan Darat
--------------