Indonesian English

DITJEN HUBDAT JAJAKI KSP TERMINAL SUKABUMI

Selasa, 23 Juni 2020 22:18 Admin1
Cetak

pakdirjen-23juni2020

SUKABUMI (23/6) – Kementerian Perhubungan saat ini selangkah lebih dekat lagi dengan pembangunan Sukabumi City Hub yakni pembangunan fasilitas modern dengan hadirnya mall dan hotel yang terintegrasi Terminal Ahmad Sanusi, Sukabumi. Pada Senin sore (22/6), Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi menghadiri Penilaian Kerjasama Pemanfaatan (KSP) BMN Oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan pada Terminal Ahmad Sanusi Sukabumi.

“Saya memandang pentingnya proyek Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU) yang pertama kali di Sukabumi ini. Pemerintah saat ini tengah mendorong beberapa skema dengan proyek kerjasama seperti ini. Melalui kerjasama ini diharapkan pihak swasta dapat masuk dan pemerintah dapat pembiayaan sekaligus dapat keuntungan dari kerjasama ini. Saya tegaskan bahwa kerjasama ini tidak hanya semata untuk Kementerian Perhubungan namun untuk pemerintah secara keseluruhan,” jelas Dirjen Budi mengenai acara yang dihadirinya hari ini di Hotel Horison Sukabumi, Jawa Barat tersebut.

Ia menilai bahwa dalam proses penilaian ini, peran dari Kementerian Keuangan sangat besar, terlebih berkaca dari proyek kerjasama sebelumnya di Terminal Tirtonadi di Solo, Jawa Tengah. “Menurut saya yang berperan besar dalam proses ini adalah Kementerian Keuangan. Belajar dari pengalaman yang di Solo beberapa kali, namun ternyata angkanya tidak sesuai dengan kemampuan calon investornya. Sebelumnya kita telah melalui proses lelang sebanyak 2 kali, penawarannya ada namun gagal. Semoga hal tersebut tidak terjadi di Sukabumi dan kerjasama ini dapat terlaksana dengan baik,” tambah Dirjen Budi dengan optimis.

Dirjen Budi menjelaskan bahwa dengan hadirnya Terminal Sukabumi yang dibangun dengan konsep city hub ini maka dapat menambah nilai dan fungsi terminal bagi masyarakat Sukabumi.

“Saya berharap peran serta dari Kemenkeu, yang perlu kita ingat adalah pemasukan pemerintah adalah peningkatan pelayanan pemerintah terhadap masyarakat melalui kehadiran terminal. Kalau ini gol, maka akan kita ingat bahwa ini pertama kali revolusi terhadap pembangunan fisik terminal yang tidak mengandalkan APBN,” ujar Dirjen Budi.

Pemilihan Terminal Ahmad Sanusi Sukabumi ini didasari beberapa alasan yakni Kota Sukabumi dipandang sebagai pusat pertumbuhan bagian Selatan tengah wilayah Jawa Barat. Terminal Ahmad Sanusi juga merupakan Terminal Tipe A yang melayani perjalanan hingga lintas Pulau Sumatera. Selain itu Kota Sukabumi memiliki sektor pariwisata sebagai sektor andalan perekonomian Kota Sukabumi, sehingga perlu dukungan sarana dan prasarana yang menunjang.

“Harapan kami tentu berdasarkan makna pelayanan kepada masyarakat, dengan adanya terminal ini dapat menambah kenyamanan terhadap pelayanan kami. Kalau kita lihat di Eropa, atau negara tetangga Malaysia dan Singapura maka konsep terminal mixed use dengan hub khusus. Dengan demikian harapan kami dapat di back up sepenuhnya oleh Kemenkeu, meski demikian saya pahami Kemenkeu punya penghitungan sendiri. Kami juga siap untuk diajak berdiskusi selama di lapangan,” kata Dirjen Budi.

Lebih lanjut lagi, Dirjen Budi memahami bahwa dalam proses kerjasama ini, terminal berbeda dengan proyek infrastruktur lainnya, terlebih pelayanan di terminal adalah untuk masyarakat ekonomi ke bawah.

“Dengan rencana yang kita bangun semoga dapat membangun atmosfer terminal yang betul-betul baik, nyaman, dan membanggakan masyarakat Sukabumi. Setelah di Sukabumi akan dikerjakan nanti dengan skema serupa di Pekalongan dan Serang. Sebelum ada penilaian, saya harap ada pendalaman terhadap bagaimana terminal itu ada dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan ini dapat memotivasi untuk kepentingan bangsa kita dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkas Dirjen Budi.

Dalam acara tersebut, Dirjen Budi didampingi oleh Direktur Prasarana Transportasi Jalan M. Risal Wasal. Hadir pula perwakilan dari Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Jawa Barat. (HS/PTR/EI)

---------------

SIARAN PERS

Nomor: 73/SP/VI/HMS/2020

---------------
KEPALA BAGIAN HUKUM DAN HUMAS DITJEN PERHUBUNGAN DARAT

Endy Irawan

Twitter: @hubdat151
Instagram : @ditjen_hubdat
Facebook Fan Page dan YouTube : Ditjen Perhubungan Darat
--------------