Indonesian English

DIRJEN HUBDAT TEGASKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI KENDARAAN KOMERSIL HARUS SELARAS DENGAN KESELAMATAN BERKENDARA

Kamis, 05 Maret 2020 22:18 Admin1
Cetak

odol-dirjen-2020

JAKARTA (5/3) – Dalam mendorong pengembangan industri kendaraan komersil yang berkeselamatan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi yang mewakili Menteri Perhubungan menghadiri acara pameran GAIKINDO Indonesia Internasional Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020 yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta pada Kamis pagi (5/3). Dalam acara tersebut juga dilakukan kegiatan pemotongan dump truck yang Over Dimension and Over Loading (ODOL) sebagai bentuk keselarasan antara perkembangan industri kendaraan komersil dengan target pemerintah mewujudkan Indonesia Zero ODOL 2023.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang turut hadir dan meresmikan acara ini mengatakan, “Pameran ini merupakan salah satu bentuk komitmen Gaikindo untuk mendorong industri otomotif serta membantu perkembangan infrastruktur dan pembangunan di tanah air. Kita harus optimistis dalam membangun sektor industri di tengah tekanan kondisi ekonomi global saat ini”.

Selain itu ia juga berharap, ke depannya industri kendaraan dapat berkontribusi untuk terus menyukseskan kebijakan-kebijakan pemerintah seperti penerapan kebijakan Zero ODOL yang akan berlaku efektif per 1 Januari 2023 dalam rangka meningkatkan keselamatan di jalan raya.

Senada dengan pernyataan Menperin, Dirjen Budi dalam sambutannya mengatakan, “Pemerintah pada saat ini sangat serius dalam persoalan memberantas ODOL, karena aspek keselamatan merupakan suatu hal yang harus diutamakan. Tidak hanya itu saja, pada saat ini terlihat nyata dampak ODOL juga berimbas pada kerugian negara akibat kerusakan jalan.”

Dirjen Budi menambahkan, “Di awal bulan ini saja pemerintah sudah melarang kendaraan ODOL untuk melintasi penyeberangan Merak – Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk. Kita lakukan sosialisasi bertahap. Selanjutnya, akan segera dilakukan penindakan”.

Dalam hal ini, pihak Ditjen Perhubungan Darat telah bekerja sama dengan pihak Korlantas Polri, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), dan PT Jasa Marga untuk melarang truk ODOL melintas di Jalan Tol Tanjung Priuk sampai Bandung.

Dirjen Budi turut menegaskan bahwa, “Kami (Kemenhub) mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan yang diberikan dalam memperbaiki ekosistem dan sistem transportasi khususnya transportasi darat yang berkeselamatan.”

Ia pun berharap dengan diadakan acara pameran kendaraan komersil disertai kegiatan pemotongan truk ODOL dapat memberikan kesadaran kepada semua pihak bahwa pengembangan industri kendaraan harus diselaraskan dengan peraturan dan keselamatan bersama agar tidak terjadi kembali kecelakaan lalu lintas yang disebabkan kendaraan ODOL. (IRA/ZR/HS/PTR/EI)

---------------

SIARAN PERS

Nomor: 33/SP/III/HMS/2020

---------------


KEPALA BAGIAN HUKUM DAN HUMAS DITJEN PERHUBUNGAN DARAT

Endy Irawan

Twitter: @hubdat151
Instagram: @ditjen_hubdat
FB Fan Page dan YouTube: Ditjen Perhubungan Darat
---------------