Indonesian English

TERMINAL PENUMPANG GIRI ADIPURA, WONOGIRI DIRESMIKAN

Selasa, 21 Oktober 2014 00:00 Admin1
Cetak

(Wonogiri, 16/10/2014) Terminal Giri Adipura Kabupaten Wonogiri resmi dioperasikan oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso, Kamis (16/10). Terminal yang dibangun dengan dana multiyear sejak tahun 2010 ini, menghabiskan dana sebesar Rp 48 miliar.

Direktur LLAJ Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hotma P Simanjuntak dalam laporannya mengatakan, pembangunan terminal Giri Adipura ini mulai dibangun sejak tahun 2010. Total dana APBN yang dikucurkan lewat 5 tahapan sebesar Rp 37,5 miliar, dengan perincian tahap I (2010) sebesar Rp 4 miliar, tahap 2 Rp 7,5 miliar, tahap 3 sebesar Rp 6 miliar, tahap 4 sebesar Rp 5 miliar dan tahap 5 sebesar Rp 15 miliar. Adapun dana dari Pemda Propinsi Jawa Tengah Rp 1 miliar dan dana APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp 11,5 miliar.

Terminal Giri Adipura ini berdiri diatas tanah seluas 50.800 meter, terdiri dari luas bangunan 39.532 meter dan luas emplasmen 21.268 meter. Terminal ini telah memiliki rencana induk terminal. Selain memiliki fasilitas utama dan penunjang juga akan dilengkapi dengan sarana taman lalu lintas dan
fasilitas bisnis lainnya.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso mengingatkan pemerintah kabupaten Wonogiri untuk mengoperasikan terminal dengan baik sesuai dengan fungsi teknis terminal. Bus-bus Antar Kota Antar Propinsi harus berhenti sampai terminal Giri Adipura. Untuk ke daerah tujuan lainnya bisa menggunakan bus-bus Angkutan Kota Dalam Propinsi (AKDP), angkutan perkotaan atau angkutan pedesaan.

"Inilah yang kita sebut dengan konektivitas transportasi, sehingga angkutan yang besar dan kecil saling berkesinambungan," kata Suroyo.

Peran serta pemerintah dan masyarakat juga dituntut untuk memelihara aset terminal yang sudah terbangun dan menjaga kebersihan serta keamanan di kawasan terminal. "Jangan sampai masyarakat mengeluh terminalnya gelap, tidak ada air dan bau tidak sedap. Wanita pun merasa nyaman dan aman di dalam terminal meski tengah malam sekalipun," pesan Suroyo.

Suroyo berkeyakinan bahwa terminal Giri Adipura ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Wonogiri mengingat masyarakatnya banyak yang pergi ke luar kota merantau untuk bekerja seperti ke Ibukota Jakarta dan kota lainnya. Oleh karenanya sarana transportasi sangat dibutuhkan dan itu dibuktikan dengan banyaknya bus-bus antarkota yang memiliki trayek dengan asal dan tujuan Wonogiri.

Sementara itu CEO PO Bus Rosalia Indah Suroso mengatakan, kehadiran terminal Wonogiri akan menghidupkan perusahaan angkutan perkotaan dan angkutan pedesaan baru. Dengan ramainya terminal juga akan menimbulkan perekomian baru disekitar terminal. (JO)